Sesaat di Pulau Pahawang Kecil

Setelah memaksimalkan waktu mengeksplorasi Teluk Kiluan, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Pahawang. Bermodalkan kenalan dari Pak Khairil yang bernama Pak Muchsin, kami pun bersiap memanjakan mata untuk merekam keindahan Pahawang.

Kami diantar Pak Harahap dan ditemani Wawan. Yup, ini Wawan yang sama dari Teluk Kiluan. Ia akan menemani kami bersnorkeling ria di sekitaran Pahawang dan Kelagian.

Sesampainya di rumah Pak Muchsin, kami sempatkan diri untuk sholat Dzuhur. Ternyata, kamar tempat kami sholat berada di atas perairan, dengan pemandangan langsung ke arah Pulau pahawang. Adem dan Indah sekali pemandangannya, meskipun rumahnya terbilang sangat sederhana. Pak Muchsin ini adalah anggota TNI, tepatnya marinir. Marinir yang hidup dalam kesederhanaan dan kesahajaan.

Setelah selesai sholat dzuhur dan berganti pakaian (maklum, pakaian kami sudah tidak ada lagi yang kering mengingat kami selalu kehujanan di Teluk Kiluan), kami pun bersiap menuju Pahawang. Makan siang, check! Snorkel dan life vest, check!, air minum, check!, hp, check! Sunblock, check! And we ready to go.

Dermaga tempat kapal kami bersandar tepat berada di sebelah rumah Pak Muchsin. Di sana, Pak Parto, sang kapten kapal sudah menunggu kami.

20161004_143953img-20161005-wa0009 img-20161005-wa0008 Sejam kemudian, kami sampai di Pulau Pahawang Kecil. Lagi-lagi, pulau yang sangat indah. Sayangnya, pulau ini ternyata pulau pribadi seseorang, sehingga kita tidak bisa mengeksplor seluruh bagian pulau. Amat disayangkan. Kok bisa yah pulau ini jadi pulau pribadi alias dibeli.

img-20161004-wa020320161004_152135 20161004_152124Di pulau ini, kita bisa berjalan menuju Pulau Pahawang Besar. Ketika air laut surut, akan terlihat ‘jalan’ berpasir (kerap dipanggil tanjung putus) yang menghubungkan kedua pulau. Maka, tidak heran jika kita melihat banyak orang seakan-akan berjalan di tengah laut di antara kedua pulau ini.

20161004_152439 20161004_153316Pasir di pulau ini dipenuhi oleh pecahan karang atau kerang. Ada baiknya jika kita tetap memakai alas kaki ketika mejejakkan kaki di pulau ini. Tidak seperti saya yang terlanjur bertelanjang kaki dan merasakan pedihnya menginjak pecahan karang tersebut.

20161004_151959 20161004_153000img-20161005-wa0086 img-20161005-wa0085Tak lama berselang, kami pun meninggalkan Pulau Pahawang kecil untuk menuju tempat dimana kami bisa snorkeling dan menemui Nemo, sang ikan yang terkenal seantero jagad raya akibat boomingnya film Finding nemo dan Finding Dory.

Pak Parto membawa kami ke daerah yang disebut Galangan. Disini, kami pun snorkeling selama lebih kurang setengah jam. Begitu kami menceburkan diri ke laut, kami langsung disambut oleh pemandangan bawah laut yang luar biasa indahnya. Setidaknya bagi saya yang baru pernah snorkeling di sekitaran Kepulauan Seribu saja.

Puluhan ikan wara-wiri di hadapan saya. Mereka seakan tidak takut akan kehadiran kami. Berenang kesana-kemari dengan santainya. Di sini pulalah saya akhirnya bertemu dengan Nemo. Sang superstar di kalangan anak-anak. Nemo ini adalah jenis ikan badut (clown fish).

Sungguh, pemandangan bawah laut yang indah sekali. Padahal, banyak terumbu karang yang sayangnya sudah mati dan mengapur. Namun, jumlah ikannya masih banyak sekali dan berbagai jenis pula.

Saya jadi berandai-andai, jika saja terumbu karangnya masih hidup, entah seperti apa keindahan yang saya saksikan sekarang.Pastinya akan membuat saya terpana. Semoga terumbu karang yang mati tidak bertambah lagi di kemudian hari.

Advertisements

Dry Rice Grain Necklace from Environmental Jewelry

Suka banget sama brand satu ini. Unik dan ramah lingkungan. Bagaimana tidak, perhiasan yang mereka tawarkan terbuat dari butiran beras kering. Yup, beras. Sama seperti beras yang setiap hari kita makan.

20161007_065204As someone who graduated from Biology major and love fashion, I really  have a soft spot in my heart for a sustainable fashion, ecofashion, or  fashion with nature-based.

When I encountered this brand from one of fashion week event in Jakarta, I just fall in love at first sight. Environmental Jewelry, that what was written there. A jewelry brand which all their jewelry carefully handcrafted using dry rice grain. Yup, rice, the same rice that we used to see everyday, ate every single day.

Unique. Timeless. Interesting.

My first impression of their jewelry at the first sight. While thinking how pretty it will be to wear the necklaces, bracelets, or even rings. Unfortunately not the earrings since I wear hijab.

And they are, very uniquely pretty to wear. Pretty much as a statement add to any simple outfit. Now, they are one of my favorites.

Lumba-lumba Teluk kiluan, Dimanakah kalian?

Masih dalam rangkaian petualangan kami di Lampung, tepatnya di Teluk Kiluan. Setelah seharian kemarin ke Pantai Pegadungan Gigi Hiu atau Batu Layar dan Snorkeling serta eksplor Pulau Kiluan, esoknya kami pun bersiap menjelang petualangan kami selanjutnya.

Pagi itu, cuaca masih tidak juga bersahabat. Mendung yang diikuti dengan gerimis seakan membujuk kami untuk tetap bersemedi di dalam pondok penginapan atau homestay. Menggoda kami untuk setidaknya menambah 1 hari lagi di Teluk Kiluan.

Dengan enggan, kami bersiap-siap dan packing perlengkapan untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Pahawang dan Pulau Kelagian.

Setelah sarapan habis kami santap, tiba-tiba Pak Khairil menginfokan kami untuk segera bersiap-siap menuju Samudera Hindia untuk berjumpa dengan sang lumba-lumba. Jujur, kami agak meragukan pertemuan ini. Entah mengapa di dalam hati kecil saya, rasanya kami belum berjodoh dengan sang lumba-lumba.

Bagaimana tidak, saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 8 lewat. Sementara umumnya, kawanan lumba-lumba terlihat sekitar pukul 6 pagi. Ditambah lagi dengan hujan dan angin yang membuat ombak menjadi tidak tenang, rasanya akan sulit menemukan mereka. Saya saja, kalau jadi lumba-lumba mungkin akan tetap berdiam di rumah dan menghabiskan waktu dengan keluarga atau teman.

Namun, rasanya memang tidak lengkap jika kami tidak mencoba menemui mereka. Setidaknya kami sudah berusaha dan tidak lagi penasaran. Karena Teluk Kiluan memang terkenal akan lumba-lumbanya. Bayangkan saja, lumba-lumba yang hidup di habitat liar atau habitat aslinya hanya bisa di lihat di Pulau Tangalooma Moreton di Australia dan di Teluk Kiluan, dari seluruh laut yang ada di dunia.

Akhirnya kami pun berangkat menuju laut lepas, Samudera Hindia. Jukung yang kami gunakan kini hanya ditumpangi oleh 4 orang saja. Jaket pelampung pun dengan senang hati saya kenakan mengingat ombak yang akan kami hadapi nanti dan cuaca yang tidak bersahabat.

20161004_103356Another challenging and high adrenalin trip.

Satu lagi perjalanan yang sepertinya akan terpatri kuat di memori saya. Kalau Gigi Hiu mewakili perjalanan darat, maka kali ini, pertemuan dengan lumba-lumba mewakili perjalanan laut.

20161004_07503120161004_075632 Bismillah.

Jukung mulai melaju dengan cepat menembus hujan dan menerjang ombak yang masih tenang.

20161004_084708Hingga tiba satnya kami meninggalkan kawasan Teluk Kiluan dan masuk ke laut lepas. Sungguh perjalananan yang sekali lagi memacu adrenalin. Sepanjang mata memandang, 360 derajat jarak pandang, yang terlihat hanyalah lautan luas.

20161004_083752Ombak yang besar dan tinggi (akibat hujan dan angin kencang) sesekali membuat Jukung melambung tinggi dan air laut menerjang kami, terlebih saya yang posisinya tepat di paling depan. Saya berasa seperti sedang arung jeram di Dufan, hanya saja kali ini 1000x lipat dahsyatnya.

Disinilah saya merasa sangat kecil. Kecil sekali dibandingkan dunia ini. Apalagi di hadapan Sang Pencipta dunia ini.

Highly respect for all the fisherman.

Respek banget buat para nelayan. Meskipun profesi nelayan adalah pilihan mereka dan sudah mendarah daging bagi mereka, tetap saja dibutuhkan keberanian dan nyali yang besar.

Terlebih lagi untuk nelayan seperti di teluk Kiluan ini yang perahunya kecil, tanpa atap, dan umumnya hanya digunakan oleh 1 orang nelayan. Membayangkan terombang-ambing di tengah lautan lepas, sendiri, di malam atau pagi hari, membuat saya takjub setengah mati.

Saya pernah menaiki kapal betok ketika di Pangandaran atau kepulauan seribu. Menaikinya di pagi hari, siang, bahkan malam hari. Tapi sungguh, belum pernah merasakan yang seperti ini. Di laut lepas. Mengerikan sekaligus membuat saya penasaran.

Lumba-lumba Teluk Kiluan, dimanakah kalian?

Setelah beberapa jam berputar-putar mencoba peruntungan, kami pun menyerah. Kami pun ikhlas menyatakan kalau kami belum berjodoh dengan sang lumba-lumba. Suatu hari, ya, mungkin suatu hari nanti. Kami akan bertemu. Seperti kata pepatah, kalau sudah jodoh tak akan kemana.

Matahari mulai menampakkan batang hidungnya meskipun masih malu-malu. Menandakan bahwa kami harus segera kembali dan melanjutkan perjalanan ke Pahawang.

20161004_102844 20161004_102811 20161004_102747-1Jadi, selamat tinggal lumba-lumba, selamat tinggal Teluk Kiluan.

We see you when we see you.

Baca Juga:
Kiluan Bay

Menjejakkan Kaki di Pulau Kiluan

Sepulang dari perjalanan yang tak terlupakan ke dan dari Pantai Pegadungan Gigi Hiu atau Batu Layar, kami pun berisitirahat sejenak dan menyantap makan siang.

Sungguh, rasanya bak mimpi. Muncul rasa tidak percaya atas apa yang kami lalui dan saksikan beberapa jam ke belakang. “Beneran yah tadi ke Gigi Hiu? Beneran ya naik motor melalui jalan ga jelas itu?” terbersit dalam pikiran saya.

Kalau saja saat itu saya tidak menatap pilu namun penuh ikhlas ke HP dan kamera yang terbujur kaku di kedua tangan saya, perjalanan ke Gigi Hiu rasanya seperti mimpi saja. Seakan tidak pernah terjadi.

Sambil menyantap makan siang, rasa sedih dan kecewa kami kemarin sudah lenyap tak bersisa. Bahkan kami merasa tak akan ada lagi rasa kecewa jikalau cuaca menghadang dan membuat kami tidak bisa kemana-mana di sisa waktu kami di Teluk Kiluan.

Tapi Allah Maha Baik, disimpannya berkah hujan dari Teluk Kiluan untuk sementara.

Lepas Makan siang, kami pun bergegas menaiki Jukung (kapal tradisional nelayan Teluk Kiluan) menuju Pulau Kiluan. Semangat untuk menjejakkan kaki di pulau yang tampak indah dari kejauhan itu dan tak sabar untuk snorkeling di sekitaran pulau.

Mengingat jaraknya yang dekat, jukung yang biasanya dinaiki 2-3 orang pun mendadak jadi penuh sesak karena berisi 8 orang. Untungnya kami semua bertubuh ‘mungil dan singset.’

Sesampainya di Pulau Kiluan, jernihnya air laut dan halusnya pasir pantai menyambut kaki kami.

Indah, sungguh Indah.

img_20161005_162429 20161003_15561820161003_155631Apalagi, hanya kami ber-7 yang ada di pulau ini. A privat island just for us.

Berjalan di sepanjang garis pantai di atas pasir putih yang sangat halus dan sesekali ombak menyapu kedua kaki ditambah dengan terpaan angin laut yang dengan manjanya menyentuh setiap senti kulit kami. What an amazing feeling.

img-20161004-wa0261img-20161004-wa0264img-20161004-wa0273Tak lama kemudian, kami menyempatkan diri untuk snorkeling di sekitar pulau. Ombak yang cukup besar menyulitkan kami untuk menikmati keindahan bawah laut Pantai Pulau Kiluan. Namun saya cukup beruntung karena menjadi saya satu-satunya yang masih sempat melihat keindahan bawah laut sebelum ombak semakin besar dan hujan deras datang mengguyur.

Dingin.

Untunglah di Pulau Kiluan ini ada homestay dan juga warung yang dijaga oleh 1 orang saja. Ketika akhirnya sang penjaga datang bersama dengan kapten kapal kami. Kami pun berbahagia.

Semakin bahagia ketika Ia mengatakan bahwa kami bisa membeli dan menikmati semangkuk Indomie berkuah panas dengan telur dan cabe rawit sebagai toppingnya. Mulailah kami mengumpulkan recehan dari berbagai sempilan.

Maklum, kami sungguh tidak berencana mengindomie di pulau seindah ini. Siapa juga yang menyangka akan ada warung di pulau kecil dan terpencil ini. Maka membawa uang tidak masuk dalam daftar bawaan kami.

Disinilah kami pertama kalinya menikmati makan indomie kuah dengan telur, namun telurnya diceplok ditambah taburan irisan cabe rawit.

Dengan kondisi seluruh tubuh basah dan air menetes dari ujung pakaian kami, ditemani suara gemericik hujan, nyanyian burung dalam sangkar, deburan ombak dari sisi lain pulau, maka semangkuk indomie berkuah panas merupakan kenikmatan yang tiada tara. Apalagi ketika Wawan membawakan senampan gelas berisi the manis panas. Alhamdulillah.

“Maka, Nikmat Tuhan mana lagikah yang kau dustakan?”

20161003_17552220161003_17555920161003_175553Dan petualangan kami kali ini pun diakhiri dengan menyaksikan sisa-sisa sunset di kejauhan.
img_20161005_164316img-20161004-wa0140

The Perks of Being a Highscope Preschool Teacher

dscn2424Di Highscope, menjadi guru Preschool atau yang lebih dikenal orang awam sebagai guru TK, merupakan sarana saya dan anak didik saya saling belajar dan saling menginspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Banyak orang memandang sebelah mata terhadap profesi saya, terlebih bagi lulusan UI seperti saya, hanya karena ketidaktahuan mereka terhadap pendidikan usia dini. Sebagian besar dari mereka hanya tahu bahwa guru TK adalah ‘teman bermain’ anak-anak. Entah berapa banyak orang yang mengatakan, “enak ya jadi guru TK, kerjanya main terus donk ya. ga perlu mikir.”

Benar!

Jelas sekali enak. Setiap saat bisa melihat senyum dan tawa yang tulus dari anak-anak. Betapa membahagiakan.

Pasti enak. Setiap hari bisa melihat bahagianya anak-anak ketika mereka bisa melakukan sesuatu yang baru secara mandiri. Betapa membanggakan.

Tidak diragukan lagi memang enak. Siapa sih yang tidak suka bermain? Anak-anak ataupun orang dewasa, semua suka bermain-main. Apalagi kalau kita dibayar untuk bermain. Betapa menguntungkan.

Kalau guru TK tidak bermain ketika menjalani profesinya, justru perlu dipertanyakan. Karena pada hakikatnya, anak-anak usia dini belajar dengan cara bermain.

Bagi guru TK, seperti saya, semakin banyak ‘bermain’ maka semakin banyak pengetahuan dan keahlian yang kami (saya dan anak didik saya) temukan dan kuasai.

Saya percaya bahwa proses jauh lebih bernilai daripada hasil yang terkadang hanya sekadar angka. Saya menilai mereka berdasarkan kemampuan mereka sendiri, sebagai pribadi yang unik.

Tidak membandingkan mereka dengan teman sebayanya, apalagi dengan diri saya di masa lampau, semasa kanak-kanak. Sungguh tidak adil rasanya.Tidak ada anak yang sama. Tidak ada zaman yang sama.

Kami melihat mereka bukan dari seberapa bagus mereka menulis dan mewarnai. Bukan dari seberapa cepat mereka menghapal angka dan huruf, terlebih lagi berhitung atau membaca kata-kata.

Kami hanya melihat mereka sebagai seorang anak. Anak yang layaknya selembar kertas putih bersih. Anak yang dengan antusiasnya ingin mengenal dunia dari ‘kacamatanya.’

Seorang anak yang kelak kami titipkan dunia ini padanya. Seorang yang kami persiapkan untuk menghadapi dunia dengan segala perubahannya. Dengan pekerjaan yang bahkan belum ada. Dengan semua permasalahan yang bahkan belum terlihat bentuknya.

Seorang anak yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seorang anak yang berpotensi menjadi seseorang di masa depan, apapun pilihannya.

Tidak benar!

Kalau kami ‘ga perlu mikir’

Lantas, apakah dengan bermain maka kami tidak perlu berpikir ketika mendidik mereka? Apakah bisa disebut mendidik jika kami tidak berpikir bagaimana mendidik mereka?

Salah besar jika ada yang berpikir demikian. Meskipun kami selalu bermain, bukan berarti kami bermain tanpa ada tujuan. Kami selalu memikirkan apa yang bisa kami ajarkan melalui setiap permainan yang kami lakukan.

Bahkan, saya pribadi baru menyadari bahwa tantangan terbesar adalah ketika kita mengajar anak usia dini. Bayangkan saja, sebagian dari mereka bahkan belum lancar berbicara. Belum mengerti banyak perbendaharaan kata. Belum bisa mengontrol pergerakan. Belum bisa mengekspresikan dan mengontrol emosi mereka. Bahkan belum bisa berinteraksi dengan teman sebaya dan orang dewasa yang bukan keluarganya.

Lantas, masihkah kami dianggap mendidik tanpa perlu berpikir?

 

Pantai Pegadungan Gigi Hiu yang Tak Akan Pernah Terlupakan

Pertama kali mengetahui tentang “surga tersembunyi” ini dari sebuah majalah keluaran maskapai Sriwijaya rute Silangit (DTB)—Jakarta CGK). Saat itu, spontan kami (saya dan Dwi) terkesima dengan foto penampakan Pantai Pegadungan Gigi Hiu berlatarbelakang matahari tenggelam alias sunset.

Indah. Begitu pikir kami.

Sangat Indah.

Sangat teramat indah dan memesona. Hingga akhirnya kami meniatkan diri untuk mengunjungi pantai itu di trip kami selanjutnya.

Senin, mentari pagi pun menjelang namun enggan menunjukkan batang hidungnya. Teluk Kiluan diguyur hujan. Langit pun menghitam. Deburan ombak pun semakin keras terdengar karena angin yang cukup kencang.

Sedih. Kecewa.

Setelah menghabiskan hari Minggu di lokasi homestay karena cuaca yang sama, kami pun berandai-andai akankah hari Senin ini berakhir sama. Tapi apa mau dikata, cuaca bukanlah perkara manusia. Maka, doa menjadi satu-satunya pilihan kami saat itu.

20161003_061315

Menanti redanya sang hujan

Setelah menikmati sarapan pagi ditemani dengan kopi item khas Lampung hasil gilingan sendiri dan dibumbui dengan obrolan bersama pak Khairil (pemilik homestay dan orang yang membantu trip kami di Teluk Kiluan), hujan pun mereda. Dan tibalah saatnya kami menuju Pantai Pegadungan Gigi Hiu atau Batu layar yang kami impi-impikan dahulu.

Untuk menuju pantai ini, Pak Khairil menyarankan kami untuk naik ‘ojek.’ Saat itu, kami ber-5 sama sekali tidak membayangkan jalur seperti apa yang akan kami tempuh. Yang kami tahu hanyalah lokasinya cukup jauh, terpencil dan jalannya berbatu.  Dibutuhkan sekitar 1,5–2 jam untuk mencapai lokasi. Maka, bersemangatlah kami.

Selama ini, para traveler, para fotografer, para blogger, dan para jurnalis yang mengangkat cerita mengenai Keindahan Pantai Pegadungan Gigi Hiu ini luput dari menjelaskan bagaimana perjuangan mereka hingga akhirnya bisa menikmati keindahannya.

Awalnya, rute yang kami lalui sama seperti rute ketika kami datang ke teluk Kiluan. Setelah keluar dari gapura teluk Kiluan, dimulailah perjuangan kami. Awal dari perjalanan yang sungguh tak terbayangkan, menantang, dan mamacu adrenalin, sekaligus memacu jiwa religious saya. Bagaimana tidak, sepanjang perjalanan, tak henti-hentinya saya berdoa atau berdzikir dalam hati.

Sungguh tak terbayangkan. Speechless.

img-20161004-wa0263-1Jalan yang semestinya untuk didaki. Jalan yang semestinya diperuntukkan bagi motor-motor off road atau mobil-mobil off road. Kali ini kami lalui bersama pengendara motor yang sebagian masih anak SMU beralaskan sandal jepit, sandal gunung, dan sepatu bot dengan motor andalan mereka yang sangat amat jelas adalah motor biasa, bukan motor off road.

20161003_125307Berbagai jenis jalan kami lalui. Mulai dari yang penuh batu besar, batu kecil, jalanan aspal, beton, tanah, lumpur, rumput, sebut saja. Semua jalanan ada di sini. Mulai dari yang di tengah-tengah perkampungan, di pinggir pantai, ditengah hutan hingga menyeberang jembatan pun kami lalui.

20161003_131414Ditambah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Alhasil, kami pun ditemani hujan, kabut, dan angin dingin.

Jalanan mendaki, menurun, dan berliku-liku terus berulang hingga kami sampai di lokasi. Dan ketika saya tuliskan mendaki juga menurun, bayangkan dengan sudut kemiringan lebih dari 45 derajat dengan kondisi jalan yang saya sebutkan di atas. Menegangkan dan melelahkan.

Berkali-kali kami tergelincir, ada yang terjatuh, saling mendorong, hingga terpaksa kami ‘minta atau diminta’ turun dari motor karena sulitnya medan yang kami tempuh.

Bahkan bagi Mega, yang notabene saya nobatkan sebagai anak gunung sejati (entah sudah berapa banyak gunung di Indonesia yang ia daki) merasa ‘sangat terkesan dan seru’ dengan perjalanan ini. Padahal ia sudah pernah menjejakkan kaki di trek Semeru dan Rinjani.

Ketika akhirnya kami diyakinkan oleh para bikers bahwa kami sudah tiba di lokasi, rasa lega dan haru pun membuncah dihati. Kami selamat sampai di sini.

Namun tampaknya perjuangan belum usai. Kami masih harus berjalan kaki melalui pinggir pantai. Melewati karang, bebatuan, dan pinggir hutan.

20161003_103334 20161003_103822 20161003_104454 20161003_105301Hingga akhirnya, dihadapan kami, terpapar dengan jelasnya, susunan batu karang yang Nampak layaknya Batu Layar atau Gigi Hiu. Sesekali dihantam keras oleh deburan ombak.

20161003_110146 img-20161005-wa003620161003_115356Indah. Begitu pikir kami.

Sangat Indah.

Sangat teramat indah dan mempesona. Sampai-sampai kami lupa sejenak perjalanan menegangkan tadi.

img-20161004-wa026720161003_110434Tak mau kembali, pikir kami.

Mengingat kami harus melalui jalan yang sama tadi.

Dan kami pun, menikmati hasil perjuangan hari ini, dari puncak salah satu karang di gugusan karang Gigi Hiu atau batu Layar ini. Mencoba mensyukuri dan merekam semua keindahan di sejauh mata memandang untuk kemudian diawetkan menjadi memori Pantai Pegadungan Gigi Hiu yang Tak Akan Pernah Terlupakan.

img-20161004-wa026520161003_113605img-20161005-wa003420161003_115749

 

Terima kasih saya ucapkan untuk biker yang terpaksa saya percayakan keselamatan saya selama perjalanan, yaitu Wawan. Cerita mengenai Wawan akan ada di lain kesempatan. Respect saya buat kamu. Pelajar kelas 2 SMUN bertubuh kecil namun sekuat dan setangguh baja. terima kasih tidak membuat saya jatuh, meskipun lebam biru biru tak terhindarkan di sekitaran telapak kaki saya.

Dari Merak ke Kiluan

Term Break! Akhirnya hari yang kami tunggu-tunggu tiba juga. 3 Bulan yang lalu tepatnya, kami berencana mengunjungi destinasi wisata yang ada di Lampung. Target kami kala itu adalah Teluk Kiluan, Laguna, Pantai Pegadungan Gigi Hiu, dan Pulau Pahawang serta pulau-pulau kecil di sekitarnya dalam waktu 3 hari 2 malam.

Hari itu, Sabtu dini hari, kami ber-5 bertemu di depan loket tiket ASDP Indonesia ferry di Pelabuhan Merak. Waktu menunjukkan pukul 3 lewat. Telat 1 jam dari rencana kami semula. Akhirnya, kami pun membeli tiket seharga IDR 13.000 untuk sekali jalan. Mengingat kondisi cuaca yang tidak begitu baik dan proses bongkar muat yang cukup memakan waktu, kapal ferry yang kami tumpangi pun berlabuh sekitar pukul 4 pagi dan bersandar di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 7 pagi.

img-20161002-wa0004

20161002_070905

Pelabuhan Bakauheni, Lampung

Sesampainya di Pelabuhan, mobil jemputan kami pun siap mengantarkan kami ke Teluk Kiluan. Perjalanan dari Pelabuhan menuju Teluk Kiluan terbilang cukup jauh. Belum lagi jalanan yang kami lalui penuh tantangan. Mulai dari jalanan yang rusak, penuh, air, berlumpur, berbatu, hingga berlubang, dan percayalah itu bukan lubang biasa. Jika anda berniat ke Teluk Kiluan menggunakan mobil sedan atau mobil yang rendah alias ceper, sebaiknya lupakan saja. Ada baiknya anda menggunakan mobil yang kuat untuk off road.

Mendekati Teluk Kiluan, perjalanan kami bagaikan perjalanan ke Puncak, atau perjalanan dari Bandara Silangit ke Danau Toba. Berliku-liku, di sepanjang pinggir bukit, dihiasi pemandangan pepohonan yang rimbun nan hijau. Tidak tampak penerangan di beberapa bagian. Di Kejauhan, teluk kiluan pun dengan sombongnya memamerkan keindahannya.

Tak lama kemudian, kami disambut oleh gerbang atau gapura yang menandakan tibanya kami di teluk kiluan. Di sepanjang perjalanan menuju homestay Iril (sang pemilik bernama Pak Khairil), kami mendapati sejumlah rumah khas Bali. Dengan gapura batu dan tempat ibadah di dalamnya. Sempat terpikir, “apakah saya di Bali atau di Lampung ya?”

20161002_142241img-20161004-wa0105Kami pun tiba di homestay yang letaknya tepat di depan teluk Kiluan. Suara ombak dengan nyaringnya menggetarkan pendengaran saya. Hembusan angin sepoi-sepoi dengan halusnya menerbangkan ujung kerudung saya. Nikmatnya. Ademnya. Ucap hati saya.

20161002_142533 20161002_142617 Dan kami pun, tak sabar untuk menjelajahi indahnya salah satu bagian bumi Indonesia ini selama 3 hari 2 malam. What a short getaway.

Baca juga:
Pantai Pegadungan Gigi Hiu yang Tak Akan Pernah Terlupakan

Gala Premiere Warkop DKI Reborn, Jangkrik Boss! Part 1

Dono, Kasino, Indro. Trio yang dikenal dengan nama Warkop DKI. Trio yang telah meramaikan dunia komedi Indonesia untuk puluhan tahun lamanya. Legenda. Kalau boleh dikatakan.

Dono, Kasino, Indro. Ketiga anggota Warkop DKI tersebut kini dilahirkan kembali melalui sosok 3 pemuda, aktor berbakat indonesia.

Abimana Aryasatya sebagai Dono, Tora sudiro sebagai Indro, dan Vino G. Bastian sebagai Kasino. Mereka hadir dalam kemasan Warkop DKI Reborn. Bukan sebagai pengganti Warkop DKI asli, namun sebagai penerus atau pewaris.

Tujuannya, agar generasi muda dan generasi seterusnya mengenal komedi yang ditawarkan sang trio legenda komedi Indonesia ini.

Malam itu, Hari Jumat, tanggal 2 September 2016, saya dan Dwi berkesempatan menghadiri Gala Premier Film Warkop DKI Reborn. Jangkrik Boss! Part 1. Bertempat di CGV Blitz Grand Indonesia, Lt. 8. Kemeriahan dan keseruan pun dimulai.

Acara yang dimulai pukul 18.00-22.30 malam ini pun dipenuhi sesak oleh para undangan serta fans setia Warkop DKI. Suasana CGV Blitz pun kental dengan nuansa Warkop DKI. Mulai dari photobooth, panggung, poster, toko merchandise hingga para pendukung acara yang berdandan ala Chips.

Pukul 18.00, kami pun menukar undangan dengan tiket. Setelah itu, kami menghabiskan waktu di restoran Warjok Asli (Warung Pojok Asli) hingga pukul 19.00 tiba. Tak lama, mulailah acara. Diawali dengan Red Carpet para pemain utama, temu ramah pemain yang dipandu oleh Imam Darto, Bernyanyi lagu Warung Kopi bersama, serta Flash Mob Chicken Dance yang menjadi salah satu ciri khas Warkop DKI.

Tibalah saat yang dinantikan. Penayangan perdana film Warkop DKI reborn. Alangkah beruntungnya kami, mendapat undangan di Auditorium 1 (bersama para aktor dan aktris pendukung), di posisi yang nyaman pula. Tepat dibelakang kami, putra ke-2 Almarhum Dono, sementara puluhan pekerja seni lainnya mulai memadati Auditorium 1.

Sebut saja BCL serta suami, Nino Fernandes, Omesh, Paramitha Rusady, Morgan Oey, Dewi Sandra, Tantri ‘Kotak,’ Miing, Christine Hakim, karina Suwandi, Mieke Amalia, Ari tulang, Tarzan, seluruh aktor dan aktris yang terlibat di film ini beserta keluarga mereka dan banyak lainnya.

Yang paling mengharukan adalah hampir seluruh keluarga besar Dono, Kasino, dan Indro juga hadir disini.

Sebelum film ditayangkan.  Para pemain, sutradara, produser, perwakilan Falcon Pictures dan juga kerabat Dono, Kasino, Indro melakukan stage greeting. Kami pun berkesempatan melihat mereka dari dekat serta mendengar kesan dan pesan mereka.

Akhirnya. Lampu pun dimatikan dan Warkop DKI Reborn siap mengocok perut kita semua. Meskipun ada beberapa adegan yang menurut saya tidak perlu, namun secara keseluruhan film ini sungguh menghibur.

Salah satu adegan favorit saya adalah ketika Trio Warkop ini mengunjungi Paman Dono (Tarzan) dalam rangka meminjam uang. Percakapan serta akting mereka semua sungguh mengundang gelak tawa yang tiada hentinya. Ditambah lagi dengan kehadiran para komika Indonesia, makin mengocok tawa kita.

Abimana, Tora, dan Vino sukses menghidupkan kembali sosok Trio Warkop di era masa kini. Jadi, jangan ragu untuk menyaksikan film ini di bioskop terdekat mulai 8 September 2016.

Ingat.

Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.

A Very Rare and Unforgettable Moment with Cheryl Polk, PhD. (President of HighScope Educational Research Foundation, USA)

20160816-cheryl polk (2)These past two days (August 15-16, 2016) was quite days for us, Highscope teacher in Sekolah Highscope Indonesia, TB. Simatupang. Why is it so? Because we have been visited by the one and only, Cheryl Polk, PhD. or as we called her Dr. Polk also Marianne. Dr. Polk is the President of Highscope Educational Research Foundation in Ypsilanti, Michigan, USA. While Marianne is one of the Director in the foundation.

Dr. Polk has a long record of success in translating research knowledge about the first five years of life into programs that address the continuum of young children’s needs, from high-quality childcare to mental health consultation and treatment. Most recently she served as the executive director of the Lisa and John Pritzker Family Fund where her dual expertise in early childhood development and philanthropy advanced the creation of groundbreaking intervention programs for children exposed to community and interpersonal trauma. Dr. Polk was president of the board of directors of Zero to Three: National Center for Infants, Toddlers, and Families and has been a board member of that organization for more than 10 years. [source: highscope.org]

We were so nervous but excited at the same time. Well, who won’t. It might be a chance once in a lifetime, to meet such a great and amazing person, even though I only knew her from the internet.

On the first day, I didn’t get a chance to meet them during our school hours. But after school, I had a chance to Meet and Greet with Marianne, Ibu Antarina SF. Amir, some owner of Sekolah Highscope in Indonesia, parents also some of colleagues from Preschool to Highschool level. What a very rare chance to be in there, especially for a preschool teacher like me.

On the second day, unpredictable of me, Dr. Polk, Marianne and also our ECEP team principal took a glimpse of our classroom, Grey Room.

Surprise. Nervous. Excited. Speechless. Worried.

All were my feeling at that time. Even though it only for a very short time. I really appreciated of her being in our classroom. Being in the same room and breathe the same air as her, lastly being in one frame with her, with them. How lucky I am.

Thank you for your visit. Hopefully, me and my partner will become as great as you, well, almost as great as you. Well, at least, being a great preschool teacher more than today.

Unique Necklaces by Schonmoi

Jatuh cinta sama aksesoris atau perhiasan dari merk local bernama Schonmoi or schon. Produk yang mereka tawarkan sangat unik. Pertama, sebagian besar terbuat dari kayu. kedua, model dan bentuknya bisa dibilang vintage atau retro. Jadi, kalau memang ingin bergaya oldies, retro or vintage, Schonmoi ini bisa jadi pilihan utama.

I like jewelry. But as a woman wearing veil, I can not wear as much or all kind of jewelry I want. Most of the time, I add jewelry such as long necklace, rings or bracelet that have uniqueness.

One of them is necklaces from a brand called Schon or Schonmoi. They focuses on the products of home décor, jewelry, accesories, and other fashion products. What I really love about their necklaces are almost all of them made of wood. So it can pretty much called as part of ecofashion.

Next, the design are unique. A little bit retro or vintage. So when you wanted to add some vintage or retro style on your daily wear or style, Schonmoi is one of the best choices out there.

IMG-20160712-WA0082

Warna-Warni Lampion di Langit Pulau Cipir, Kepulauan Seribu

Perjalanan kami di kepulauan seribu tidak hanya berakhir sampai belajar sejarah di Pulau Cipir. Airis project menawarkan paket di mana kami bisa mendapat pengalaman menerbangkan lampion ke langit Pulau Cipir. Seperti yang kami tuliskan sebelumnya di postingan Kepulauan Seribu: Benteng Martello di Pulau Kelor bahwa Airis membanggakan dirinya sebagai perintis EO yang melakukan pelepasan lampion pada saat sunset di kepulauan seribu.

Sunset pun mulai terlihat di kejauhan dari dermaga kecil Pulau Cipir.

Kami pun bersiap-siap menyalakan lampion dan melepaskannya ke udara. Tapi ternyata, tidak semudah yang ada di bayangan. Kegagalan pun terjadi, 2 lampion gagal kami terbangkan. Dibutuhkan 2-3 orang untuk menyalakan lampion hingga ia siap dilepas ke udara. belum lagi kesabaran untuk menunggu hingga udara panas memenuhi bagian dalam lampion.

Dan lampion pun dilepaskan terbang menjauh terbawa angin. Warna-warni lampion seketika memnuhi langit Pulau Cipir di atas lautan.

Dan berakhirlah perjalanan kami di kepulauan seribu untuk hari itu. Until next time, in another island.

Kepulauan Seribu: Pulau Cipir

Pulau ke-3 atau pulau terakhir yang kami kunjungi setalah Pulau Kelor dan Pulau Onrust adalah Pulau Cipir.

Pulau ini dikenal juga dengan nama Pulau Kahyangan atau Pulau Kuyfer merupakan 1 dari 3 pulau yang menjadi benteng pertahanan Belanda.

Selain itu, pulau ini juga difungsikan sebagai tempat perawatan dan karantina penyakit menular bagi para jemaah haji. Sebelum berangkat haji mereka dikarantina untuk cek kesehatan dan setelah pulang dari ibadah haji pun dikarantina kembali untuk cek kesehatan lagi.

Pada zaman kolonial, Belanda-lah yang memberi gelar Haji. Orang-orang yang pulang dari ibadah haji, dikarantina, dan jika kemudian lulus cek kesehatan maka mereka akan mendapat gelar Haji dari kolonial Belanda. Oleh karena itu, gelar Haji hanya ada di Indonesia. * Baru tahu kalau ternyata sebutan Haji merupakan warisan penjajahan belanda *

Di pulau ini banyak sisa reruntuhan Rumah Sakit dan kamar-kamar rawat pasien.

Selain itu, telah dibangun dermaga dan menara pengamatan di pulau ini.

Kepulauan Seribu: Sejarah Panjang Pulau Onrust

Pulau ke-2 yang kami sambangi setelah Pulau Kelor adalah Pulau Onrust.

Penjajahan terhadap Indonesia selama 350 tahun dimulai di Pulau yang kecil ini. Pada tahun 1619 armada dan tentara VOC berkumpul di sini untuk mempersiapkan penyerangan kota Jayakarta. Sejak itulah satu persatu kerajaan di nusantara jatuh oleh Belanda.

[Tulisan yang tertera di depan kantor pengelola Pulau Onrust]

Pulau ini memiliki sejarah yang amat panjang. Dikenal dengan sebutan Pulau Unrest atau Pulau Sibuk pada masanya dulu karena kondisi pulau ini tak pernah berhenti membongkar muat barang-barang komoditi dan kegiatan perbaikan kapal-kapal.

Memasuki Pulau Onrust, kami mendapat kesempatan belajar sejarah dari guide yang ada di Pulau Onrust. Ia mengajak kami berkeliling Pulau Onrust dan menceritakan kembali kejayaan dan kejatuhan Pulau Onrust.

Setelah mendengar sepenggal kisah sejarah tersebut, muncullah rasa ingin tahu saya hingga saya menemukan rentetan sejarah Pulau Onrust di website Jakarta.go.id

Pada zaman dahulu Pulau Onrust pernah menjadi tempat peristirahatan keluarga raja-raja Banten. Namun kemudian terjadi sengketa antara Kerajaan Banten dan Jayakarta hingga tidak pernah ada upaya penyelesaian. Jayakarta merasa memiliki pulau ini karena lokasinya dekat (di hadapan Kota Jayakarta), sedangkan Banten mempunyai hak atas pulau tersebut sebab seluruh Kepulauan Seribu merupakan bagian dari teritorial kekuasaannya. Saat Belanda datang dan gagal memonopoli perdagangan di Banten kemudian mengalihkan perhatiannya ke Jayakarta dengan menggunakan salah satu pulau di Teluk Jakarta, yakni Pulau Onrust.

Tahun 1610, terjadi perjanjian antara Belanda (diwakili L. Hermit) dan Jayakarta (diwakili Pangeran Jayakarta) yang isinya memperbolehkan orang-orang Belanda mengambil kayu untuk pembuatan kapal-kapalnya di Teluk Jakarta. Melihat banyak kapal yang berlayar ke Asia terutama Asia Tenggara dan tinggal beberapa lama, sering memerlukan perbaikan kapal akibat perjalanan panjang, maka VOC berniat untuk membangun sebuah galangan kapal di Teluk Jakarta. Niat tersebut diijinkan oleh pangeran dengan menggunakan Pulau Onrust.

Tahun 1613, VOC mulai membangun Pulau Onrust.

Tahun 1615, VOC mendirikan sebuah galangan kapal dan sebuah gudang kecil. Selain sebagai galangan kapal, Jan Pieterzoon Coen mengharapkan Onrust menjadi koloni sehingga VOC mengirim keluarga Cina ke Onrust dengan segala fasilitasnya.

Tahun 1618, Coen menjadikan Onrust sebagai pulau pertahanan terhadap akibat memuncaknya ancaman Banten dan Inggris. Pembangunan sarana fisik terus dilakukan.

Tahun 1656, dibangun sebuah benteng kecil bersegi empat dengan 2 bastion (bangunan yang menjorok keluar berfungsi sebagai pos pengintai).

Tahun 1671, diperluas menjadi benteng persegi lima dengan bastion pada tiap tahap sudutnya namun tidak simetris yang semuanya terbuat dari bata dan karang.

Tahun 1674 dibangun gudang-gudang penyimpanan barang, gudang penyimpanan besi dan dok tancap yang semuanya dikerjakan oleh 74 tukang kayu dan 6 tukang lainnya. Pada tahun yang sama dibangun sebuah kincir angin untuk keperluan penggergajian kayu.

Tahun 1691–1695, dibangun sebuah kincir angin yang kedua, terdapat 148 abdi kompeni dan 200 budak.

Tahun 1800, Inggris melakukan blokade terhadap Batavia, dan pertama kali mengepung Onrust dan sekitarnya. Semua bangunan yang terdapat dipermukaan Onrust tersebut dimusnahkan.

Tahun 1803–1810, Belanda merencanakan pembangunan kembali atas Onrust sesuai dengan rencana DM. Barbier.

Tahun 1810, selesai dibangun, Pulau Onrust dihancurkan lagi oleh Inggris dan menduduki Onrust sampai 1816.

Tahun 1827, Pulau Onrust baru mendapat perhatian lagi dan pada tahun 1828 pembangunan dimulai dengan mempekerjakan orang-orang Cina, dan tahanan. Dan 1848 kegiatan berjalan kembali.

Tahun 1856 arena pelabuhan ditambah lagi dengan sebuah dok terapung yang memungkinkan perbaikan kapal laut. Setelah Pelabuhan Tanjung Priok dibangun tahun 1883, Onrust hilang perannya dalam dunia perkapalan dan pelayaran.

Tahun 1905, Onrust mendapat perhatian lagi dengan didirikannya stasiun cuaca di pulau ini dan Pulau Kuyper (Cipir).

Tahun 1911–1933, Onrust diubah fungsinya menjadi karantina Haji bagi orang-orang yang hendak berangkat ke mekah dan kembali dari Mekah.

Tahun 1933–1940, Onrust dijadikan tempat tawanan para pemberontak yang terlibat dalam “Peristiwa Kapal Tujuh” (Zeven Provincien).

Tahun 1940, Onrust dijadikan tempat tawanan orang-orang Jerman yang ada di Indonesia, diantaranya Stenfurt, mantan Kepala Administrasi Pulau Onrust.

Tahun 1942, setelah Jepang menguasai Batavia, Onrust dijadikan penjara bagi para penjahat kriminal kelas berat.

Tahun 1945, Pada masa Indonesia merdeka, pulau ini dimanfaatkan sebagai Rumah Sakit Karantina terutama bagi penderita penyakit menular di bawah pengawasan Departemen Kesehatan RI hingga awal 1960-an.

Tahun 1960–1965, Onrust dimanfaatkan untuk penampungan para gelandangan dan pengemis, selain itu juga dimanfaatkan untuk latihan militer.

Kemudian, Pulau ini terbengkalai, dianggap tak bertuan. Pada tahun 1968 terjadi pembongkaran dan pengambilan material bangunan secara besar-besaran oleh penduduk atas ijin kepolisian setempat.

Tahun 1972, Gubernur KDKI Jakarta mengeluarkan SK yang menyatakan Pulau Onrust sebagai pulau bersejarah.

What an interesting and hurtful stories of Onrust.

Di pulau Onrust, fasilitas yang disediakan sangat lengkap. Mulai dari Musholla, toilet, restoran, hingga museum dimana kita bisa melihat kisah pulau onrust.

Kepulauan Seribu: Benteng Martello di Pulau Kelor

Kali ini kami mencoba ikut Open Trip untuk pertama kalinya. Instagram telah mengenalkan kami dengan Airis Project, yang membanggakan dirinya sebagai perintis EO yang melakukan pelepasan lampion pada saat sunset di kepulauan seribu.

Pulau pertama yang kami sambangi adalah Pulau Kelor yang dahulu dikenal dengan nama Pulau Kherkof . Pulau ini merupakan 1 dari 3 pulau di Kepulauan seribu yang menjadi benteng pertahanan kolonial Belanda pada masa penjajahan di Indonesia.

Pulau Kelor juga disebut sebagai Pulau Kuburan. Pada masa itu, banyak tahanan politik ataupun pribumi yang dihukum mati atau sakit dan dikubur di pulau ini.

Sesuai dengan namanya, Kelor, pulau ini luasnya terbilang kecil, persis seperti daun pohon kelor yang memang berukuran kecil.

Di pulau ini terdapat reruntuhan benteng Martello yang dibangun pada tahun 1849. Martello itu sendiri merupakan menara untuk tujuan militer yang biasanya dilengkapi dengan senjata yang bisa bermanuver 360 derajat. Martello ini sebenarnya bagian dalam dari benteng yg didirikan di Pulau Kelor.

Benteng ini digunakan Belanda untuk menahan serangan Portugis di abad ke-17. Bata merah yang menyusun benteng ini batanya berasal dari Tangerang dan bahannya lebih kuat dari bata sekarang. Bahkan benteng ini disebut sebagai benteng anti meriam.

Luas pulau kelor ini semakin hari semakin menyusut karena abrasi laut. Oleh karena itu, pemerintah membangun tanggul di sebagian sisi pulau dan juga menaruh pilar-pilar pemecah ombak untuk menjaga kelestarian pulau ini.

Fasilitas di pulau kelor ini terbilang cukup lengkap dan bersih. Musholla dan Toilet atau kamar mandi bilas tersedia di sini dan cukup bersih. Next time coming here, I’ll make sure to swim in the beach.

Places to Stay in Danau Toba: Sentosa Lake Resort

Saying goodbye doesn’t always mean the end. It is definitely the beginning of another adventure. Thank you #sentosalakeresort for the hospitality, comfort, great background view, and satisfying service. Would love to come back soon in the near future * my thought before leaving lake Toba *

Selama liburan kami di Danau Toba, Sumatera Utara, kami menginap di hotel di daerah Muara, Danau Toba. Hotel ini dikenal dengan mana Sentosa Lake Resort atau Hotel Sentosa. Hotel ini berada di Jl. Sisingamangaraja No.12, Muara Nauli, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Hotel ini menyediakan fasilitas yang cukup lengkap. Mulai dari mobil yang bisa mengantar jemput kita dari bandara silangit hingga berbagai permainan air yang bisa kita coba tepat di halaman belakang hotel ini.

Sebagai info, sebagian danau toba terutama yang terletak dekat Tomok atau Parapat dan juga dekat tambak ikan Nila, kondisi airnya sangat memprihatinkan. Tidak jernih, terdapat banyak pakan ikan, beberapa sampah dan bau amis. * saya melihat sendiri dan mencium sendiri bau amis tersebut dalam perjalanan menuju tomok *  Nakhoda kapal feri yang kami tumpangi mengisahkan kalau sebagian besar keramba tersebut milik PT Aqua Farm Nusantara yang dimiliki pengusaha asal Swiss.

Di satu sisi, hal itu membawa nilai positif karena meningkatkan daya hidup masyarakat tapi di sisi lain membawa kerugian bagi ekosistem danau toba dan industri pariwisata danau toba karena mencemari danau. Semoga Pemerintah bisa segera menangani masalah ini sebelum pencemaran meluas ke seluruh danau toba.

Oleh karenanya saya merasa sangat beruntung bisa menginap di hotel di daerah Muara yang notabene airnya masih sangat jernih, jauh dari budidaya ikan keramba.

Kamar hotel yang disediakan juga beragam, mulai dari yang standar hingga VIP yang pemandangannya tepat mengarah keindahan Danau Toba.

Untuk makan, tidak perlu khawatir karena di hotel ini juga ada restorannya. Makanan yang disediakan pun beragam, tapi akan lebih baik kalau kita mencoba menu khas Sumatera Utara seperti sambal tombur,berbagai ikan bakar dan lainnya.

Lokasi hotel ini pun sangat strategis, tidak jauh dari bandara Silangit, berada tepat di bibir danau toba, dekat dengan pasar desa Muara sehingga ada ATM BRI di sini * maklum, agak sulit untuk menemukan ATM di sekitar danau toba kecuali di pasar atau kota yang ramai penduduk. *

Pemandangan indah yang tampak dari halaman belakang hotel ini yang paling membuat saya terkesan. Selain itu, air Danau Toba yang masih sangat jernih juga menarik perhatian saya.

Air Terjun Situmurun atau Air Terjun Binangalom

Setelah makan siang dan puas berbelanja oleh-oleh di Tomok, Pulau Samosir. Kami pun melanjutkan perjalanan menggunakan kapal motor ke salah satu air terjun terunik di Danau Toba. Disebut unik karena air terjun ini jatuh langsung ke Danau Toba, sementara air terjun lainnya hanya bermuara di Danau Toba. Untuk menikmati keindahan air terjun ini pun, kita hanya bisa menggunakan kapal alias tidak bisa melalui jalur darat.

Air Terjun Situmurun berada di Kecamatan Lumban Julu, Pulau Samosir, Sumatera Utara. Air terjun setinggi lebih kurang 70 meter dan memiliki 7 tingkatan ini juga dikenal sebagai air terjun Binangalom karena airnya berasal dari sungai di desa Binangalom.

Saat ini, pemerintah telah membangun dermaga kecil di dekat air terjun sehingga kapal bisa berlabuh dan para pengunjung bisa puas menikmati air terjun dari dekat atau bahkan berenang di bawah aliran air terjun * sayangnya kami tidak bawa perlengkapan berenang, well next time. *

IMG-20160713-WA0024

Sejarah Huta Siallagan dan Boneka Sigale-gale di Pulau Samosir

Hari kedua kami di Danau Toba, Tulang pun membawa kami mengunjungi salah satu destinasi wisata paling terkenal di Pulau Samosir, yaitu Huta Siallagan.

Huta Siallagan berada di Kampung Siallagan, Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Untuk memasuki objek wisata ini dikenakan tarif idr 2000/orang.

Menurut penuturan guide kami dari Sentosa Lake Resort, Huta Siallagan ini menyimpan sejarah kelam di masa lampau. mengapa kelam? Karena hukum adat-istiadat Batak pada masa itu terbilang cukup sadis.

Memasuki Huta Siallagan, kita akan disambut oleh sederetan rumah adat Batak yang konon katanya sudah berusia ratusan tahun. Semakin kita berjalan ke dalam kampong ini, terlihatlah sebuah rumah Raja batak, Pohon besar yang disebut Hau Habonaran, dan Batu Kursi (persidangan dan eksekusi) Pertama.

Batu kursi pertama, di bawah pohon kayu Habonaran, tepat di tengah Huta Siallagan  sebagai tempat rapat atau pertemuan Raja dan tetua adat membicarakan berbagai peristiwa di huta Siallagan dan sekitarnya, juga menjadi tempat persidangan atau tempat mengadili sebuah perkara kejahatan. Jenis hukuman yang diberikan oleh Raja Siallagan adalah Hukuman denda, penjara (pasung) dan hukuman mati (dipancung).

Lanjut berjalan ke bagian luar Huta Siallagan, kita bisa melihat Batu Kursi Kedua. Disini terdapat Kursi untuk Raja, para Penasehat Raja dan tokoh adat, dan masyarakat yang ingin menyaksikan pelaksanaan hukuman mati.

Penjahat dibawa oleh hulubalang raja ke tempat eksekusi dengan mata tertutup menggunakan Ulos, kemudian ia ditempatkan diatas meja batu besar setelah bajunya ditanggalkan. Kemudian, tubuhnya disayat dengan pisau tajam sampai darah keluar dari tubuhnya. 

Selanjutnya Sang Datu (eksekutor), sambil membacakan mantra-mantra, ia mengambil pedang dan dengan sekali tebas, kepala penjahat dipenggal hingga terpisah dari tubuhnya. Untuk memastikan penjahat sudah mati, sang Datu kemudian menancapkan kayu Tunggal Panaluan ke jantung penjahat. Jantung dan hati dikeluarkan dari tubuh penjahat dan darahnya ditampung dengan cawan lalu diminum bersama. Hati dan jantung penjahat dicincang dan kemudian dimakan oleh Raja dan semua yang hadir. MEnurut keprcayaan mereka dahulu, memakan bagian tubuh penjahat akan menambah kekuatan mereka.

Bagian Kepala dibungkus dan dikubur di tempat yang jauh dari Huta, sementara bagian tubuhnya dibuang ke danau. Raja kemudian memerintahkan warganya untuk tidak menyentuh air danau selama 1-2 minggu karena air masih dianggap berisi setan atau kekuatan gaib.

Selain batu kursi atau batu persidangan, di dalam hutta siallagan juga kita bisa melihat dan menari tor-tor bersama boneka sigale-gale.

Menurut sejarah, boneka sigale-gale dibuat ketika seorang raja kehilangan anaknya. Boneka kayu ini merupakan perwujudan anak sang raja. Boneka tersebut menemani sang raja hingga akhir hidupnya, dan pada saat kematiannya, boneka sigale-gale menari di samping jenazah sang raja.

Seiring waktu, boneka sigale-gale menari ketika ada anak laki-laki yang meninggal atau keluarga yang berduka karena tidak punya anak laki-laki. Mereka percaya bahwa arwah yang meninggal akan bersemayam di dalam sigale-gale.

Konon katanya, setiap orang yang membuat boneka sigale-gale harus menyerahkan seluruh jiwanya agar boneka itu bisa bergerak layaknya manusia hidup. Karena itu, siapapun yang membuat boneka sigale-gale akan meninggal sebagai tumbal setelah pembuatannya selesai.

Serunya Bermain Banana Boat di Danau Toba

Bermain banana boat mungkin terbilang biasa jika kita melancong ke destinasi wisata yang dipenuhi air, macam pantai, danau maupun waduk. Namun, akan menjadi luar biasa bila bermainnya di Danau Toba, salah satu danau terbesar dan terdalam di dunia * Tulang bilang kedalaman danau toba lebih kurang 1000 meter. *

Beruntungnya, hotel tempat kami menginap, Sentosa Lake Resort, menyediakan fasilitas permainan air. Mulai dari banana boat, donut boat, bebek-bebekan, speed boat dll.

Sore itu, setelah kami puas menikmati Air Terjun Janji kami pun bersemangat main banana boat. Pelampung pun segera dikenakan. Speedboat bernama GNB * singkatan dari Grace Ben Nuel yang merupakan murid kami di Sekolah Highscope Indonesia * pun sudah siap untuk menarik banana boat kami menyusuri  indahnya danau toba.

Pengalaman yang benar-benar indah. Berada di tengah-tengah danau toba, dimanjakan dengan pemandangan perbukitan yang hijau, sejuknya udara yang kami hirup, dinginnya air yang sesekali membasahi kami…

Meskipun Tulang sengaja melakukan manuver-manuver ajaib sehingga menyebabkan kami jatuh terhempas ke dalam danau toba, sebanyak 3 kali * 3x cukup yaaa Tulang, pleaseee… Jatuhnya si enak, usaha naik ke speed botany itu yang butuh perjuangan * Kami sangat menikmati permainan ini. Ingin rasanya terus bermain air. Ingin rasanya mencoba semua fasilitas permainan air yang ada, namun apa daya, sunset pun mulai terlihat di kejauhan.

Mau tidak mau, rela tidak rela, kami pun harus keluar dari sejuknya mengapung di danau toba.

 

Sejuknya Air Terjun Janji (Waterfall of Janji)

Salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Danau Toba adalah Air terjun janji atau Waterfall of Janji.  Air terjun ini merupakan satu dari banyak sekali air terjun di kawasan danau Toba.

Air terjun ini berada di Desa Marbun Toruan, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara

Air terjun setinggi lebih kurang 30 meter ini bermuara langsung ke Danau Toba. Pada saat kami menginjakkan kaki di dermaga, kami sudah disambut dengan aliran air terjun ini. * kebetulan saya dan teman-teman sudah disewakan kapal untuk menuju lokasi ini. meskipun jalur darat juga bisa dilalui untuk sampai di sini. *

Untuk menikmati air terjun janji tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, di air terjun ini tidak diperbolehkan untuk mandi atau bermain air langsung di bawah air terjun. Bagi pengunjung yang ingin mandi atau bermain air, disediakan bilik khusus untuk pria dan wanita tepat di bagian bawah aliran air terjun.

Baca ini juga:

 

Menikmati Keindahan Danau Toba dari Tugu Toga Aritonang

Selagi kami menikmati perjalanan menuju Danau Toba, Tulang pun mengajak kami untuk berhenti sejenak di kawasan Tugu Toga Aritonang. Sebuah tugu yang Nampak dari kejauhan dan dengan gagahnya berdiri tegak menjulang hingga seakan-akan mencapai langit. 

Tugu ini berada di Desa Dolok Ambar atau Desa Aritonang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Tugu ini dibangun atas gagasan dan kesepakatan keturunan Toga Aritonang di Bona Pasogit (di Sumatera Utara) maupun di perantauan.

Toga Aritonang adalah salah satu anak dari Raja Lontung. Mereka tujuh bersaudara; Toga Sinaga, Tuan Situmorang, Toga Pandiangan, Toga Nainggolan, Toga Simatupang, Toga Aritonang dan Toga Siregar. Toga Aritonang ini memiliki tiga anak yakni Simaremare, Rajagukguk dan Ompusungguh (ketiga anak ini yang kemudian dibuatkan patungnya dan diletakkan di dalam tugu Toga Aritonang). Turunan Toga Aritonang ini kemudian memakai ketiga marga itu.

Raja Lontung sendiri adalah anaknya Guru Tatea Bulan, yang tinggal di Sianjurmulamula di bagian barat (hasundutan) Pussubuhit (gunung Toba yang meletus 78 ribu tahun lalu) sebagai anak pertama si Raja Batak.

Tugu ini diresmikan pada bulan Maret 2016. Tugu berbiaya 5 Miliar dan setinggi 33 meter ini bisa dibilang merupakan ikon Tapanuli Utara. Tugu ini juga diharapkan bisa mempererat persatuan antara sesama marga Aritonang dan sebagai salah satu upaya melestarikan budaya Tapanuli Utara.

Berikut adalah pemandangan Danau Toba dilihat dari kawasan Tugu Toga Aritonang * what a sight! *

danau toba trip 2016 (69) danau toba trip 2016 (70)

 

Menarik untuk dibaca:

 

 

Dari Silangit ke Danau Toba, Sumatera Utara

It was one of many unforgettable moment in life. When I can see how beautiful my country is. North Sumatra, one of province in Indonesia which have lots of places to visit with their uniqueness and amazing view.

danau toba trip 2016 (63)Tujuan kami kali ini adalah Danau Toba dengan Pulau Samosirnya. Perjalanan dimulai dengan menaiki pesawat Sriwijaya Air dengan rute Soekarno Hatta (CGK) – Silangit (DTB). Bandara Silangit terletak di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.  Jarak dari pusat kota sekitar 7 km.danau toba trip 2016 (51)

Bandara Silangit dibangun pada masa penjajahan Jepang. Pembangunan kembali bandara ini mulai dilakukan sejak tahun 1995 dengan menambah landas pacu sepanjang 900 meter menjadi 1.400 meter. Pada Maret 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pengoperasian Bandara Silangit. Sejak saat itu pembangunan Bandara pun mulai dilakukan dengan gencar. Pada tahun 2011, Bandara Silangit akhirnya memiliki landas pacu sepanjang 2.400 meter. Pada tanggal 18 Januari 2011, Bandara Silangit didatangi oleh Presiden RI beserta rombongan yang menggunakan pesawat Boeing 737-500. Dengan kedatangan Presiden tersebut, dinyatakanlah bahwa Bandara SIlangit telah sanggup melayani pesawat sekelas B737. [Sumber: Silangit-airport.co.id]

Sebagai info tambahan, pesawat Sriwijaya Air yang kami naiki memberikan makan pagi di pesawat, * which is amaze me since we only have to fly for 2 hours. Well, good service if I may say.

Sesuai dengan namanya, Silangit, berada di bandara ini serasa kita dekat dengan langit. Udara yang amat dingin menyusup ke dalam kulit esaat kita menapakkan kaki di bandara ini. Hampir seperti dinginnya Dataran Tinggi Dieng di pagi hari atau Gunung Prau di siang hari.

Untuk menuju Danau Toba, tepatnya Kecamatan Muara, kami pun harus menempuh perjalanan lebih kurang 1 jam. Perjalanan yang dipenuhi dengan pemandangan indah di kanan kiri atas dan bawah. Sesekali, kami pun berhenti untuk mengabadikan momen ini.

See!

What a beautiful view, eventhough we taking it from the side road on our way to danau Toba.

Perjalanannya seharusnya memakan waktu lebih kurang 1 jam, terpaksa menjadi lebih lama karena saya terkagum-kagum dengan apa yang ada di depan mata saya * maklum, biasa lihat kemacetan dan gedung-gedung kaca beton menjulang ke langit *

Another Oh Hae Young List of OST and BGM

Another Oh Hae Young 1

Not long ago, I decided to give a break with TVN dramas because of one hell of rollercoaster and  a bit painful journey with their dramas, such as Reply 1988 and Cheese In The Trap. Actually, they are very good dramas, very very good indeed. It just somehow, along the way, there were so many things involved that make me think, “Aaah too bad, it could have been a great dramas ever.”

Anyway, I guess that just me being disappointed and hard to move on. Since I heard that Eric Mun comeback to kdramaland with Seo Hyun Jin, I really anticipate for it. I’ve known him since he is in Shinhwa and fell in love more when he play Super Rookie alongside Han Ga In. So, I can’t not really wait. But then, it will be in TVN. Darn! But, for the love of Eric, I decided to open my heart again for TVN * well, I always love TVN for their dramas and Music and Drama OST *

At first, Another Oh Hae Young or Another Miss Oh or Oh Hae Young Again is not quite known, especially when everyone in the galaxy still rooting for DOTS (descendant of The Sun). But me, I knew from the start that I will love this drama and it will be another good journey. I watch it because of the cast which I love for their acting in dramas. Let’s see, Kim Mi Kyung, my favorite actress which involved in many great dramas (The Heirs, Yong Pal, Can You Hear My Heart). Kim Ji Suk which I known from his role in Cheongdamdong Alice and Ye Ji Won from the latest Page Turner drama. As for the story, definitely refreshing, the whole family is entertaining. Not to mention, the idea that Eric is a sound producer, make it very interesting. The drama emphasize about sound a lot which a new knowledge and experience for drama viewers like me.

So, this drama currently airing and just reached episode 7 from the whole 18 episode. Pray that it will be a funny, romantic, and warm journey to the end. Just like the OST and BGM they had offered so far. A catchy, upbeat, warm, mellow song and music which now filling my playlist altogether with CITT OST, Goodbye Mr. Black OST, Beautiful Gong Shim OST, Coldplay, Adele and Shawn Mendez.

1. Wable – Little Miss Sunshine [OST Part 1]

2. Wable – Little Miss Sunshine [OST Part 1] – Instrumental

3. Ben – Just Like A Dream [OST Part 2]

4. Ben – Just Like A Dream [OST Part 2] – Instrumental

5. Seo Hyun Jin & Yu Seungwoo – What Is Love [OST Part 3]

6. Seo Hyun Jin & Yu Seungwoo – What Is Love [OST Part 3] – Instrumental

7. Roy Kim – Maybe I [OST Part 4]

8. Roy Kim – Maybe I [OST Part 4] – Instrumental

9. Jung Seung Hwan – If It Is You [OST Part 5]

10. Jung Seung Hwan – If It Is You [OST Part 5] – Instrumental

11. Sina & Pierre Faa – L’émerveillement (episode 4, Soo Kyung flashback of her time with her boyfriend)

12. Cheetah – Expectation (episode 2, at the club/bar when Do Kyung drink after P-OHY called him then he met J-OHY there)

13. Echae En Route – Uneasy Romance (episode 1 and episode 3, when Do Kyung met J-OHY in the street and when J-OHY saw P-OHY in the rain)

14. Kim Yoon A – One Fine Spring Day (episode 7, when J-OHY riding her bicycle while singing along the song from her earphone)

15. Lee Seok Hoon – I’ll be there [OST Part 6]

15. Lee Seok Hoon – I’ll be there [OST Part 6] – instrumental

16. The Black Skirts –  Till the end of time [OST Part 7]

17. The Black Skirts –  Till the end of time [OST Part 7] – instrumental

18. Shin Seung Hun – Sorry (episode 13, the song J-OHY and her friend listen in the car)

19. Wishtree Project – Sleepless Night (episode 14, when J-OHY read love letter from highschool in front of PDK)

20. GGotJamProject – Scattered [OST Part 8]

21. GGotJamProject – Scattered [OST Part 8] – instrumental

22. Various Artist – 나 심심하다 진짜… (inst. track no. 17)

23. Various Artist – 이사도라 펑키  (inst. track no. 16)

24. Various Artist – 설렘is (inst. track no. 14)

25. Various Artist – mistery (inst. track no. 13)

26. Various Artist – 난 내가 여전히… (inst. track no. 12)

27. Various Artist – HUL music (inst. track no. 11)

28. Various Artist – 헐~~  HUL word (inst. track no. 10)

29. Various Artist – 소풍 (inst. track no. 9) [Seo Hyun Jin & Yu Seungwoo – What Is Love jazzy instrumental version]

30. Various Artist – 오메~~ (inst. track no. 15)

GUNPLA: AEU ENACT CUSTOM TYPE

Sebenarnya saya mau posting mengenai gunpla sejak zaman dahulu kala. Tapi apa boleh buat, baru bisa terlaksana sekarang. Jadi, saya ini salah satu penggemar anime bergenre Mecha alias robot terutama GUNDAM * baca Gandam *. Apa saja seri Gundam yang masuk dalam daftar tontonan saya bisa dilihat di postingan berjudul 25 Gundam TV engraved in my memory.

Teramat sukanya saya dengan robot-robot itu, sampai-sampai timbul keinginan untuk merakit gunpla sendiri. Apa itu Gunpla? Gunpla  * dalam bahasa Jepang dibaca Ganpura * adalah singkatan dari Gundam Plastic Model Kit adalah plastik Model kit Gundam. Pembuatan gunpla diadaptasi dari anime berjudul Mobile Suit Gundam dan diproduksi oleh Bandai.

Untungnya, hobi saya sama dengan adik, jadilah kami bahu-membahu dalam hal gunpla ini. Adik saya yang membeli dan saya yang merakit * maklum, adik saya kerjanya ga kenal waktu, jadi sedikit banget waktu luangnya *

Gunpla AEU ENACT CUSTOM TYPE ini adalah gunpla yang saya rakit sendiri dan menghabiskan waktu 2,5 jam * kepotong makan dan ‘urusan pribadi’ hehe * Puas? yah bisa dibilang cukup memuaskan. Biasanya merakit gunpla grade SD (Super Deformed) alias gundam mokit dengan ukuran yang mini, tiba-tiba merakit gunpla grade HG (High Grade) dengan ukuran yang lebih besar rasanya cukup melelahkan. Apalagi kalau merakit gunpla grade MG (Mega Grade) dan PG (Perfect Grade) ya…

For the Love of Linen

for the love of linen 1

Linen merupakan salah satu jenis bahan yang menjadi favorit saya. Dibandingkan katun (cotton), saya lebih memilih linen menjadi pilihan utama. Harganya memang terbilang cukup mahal, namun kenyamanan pada saat memakainya membuat saya tidak perlu berpikir ulang untuk membeli bahan Linen ini. Ditambah lagi, teksturnya yang lembut dan tampilannya yang terlihat sederhana tapi elegan.

for the love of linen 2

Bahan linen ini memang mudah kusut dan bahkan terlihat ‘lusuh’ ketika dipakai, tapi justru disitulah kelebihannya, meskipun kusut alias “lecek” tidak akan menjadi masalah karena memang seperti itulah sifat alami linen. Untuk saya yang beranggapan menyetrika baju adalah pekerjaan yang paling berat di seantero jagad pekerjaan rumah tangga, Linen menjadi pilihan yang sangat pas.

for the love of linen 4

Selain itu, karena iklim tropis yang menyelimuti negara kita, udara Jakarta yang panas dan seringkali membuat kita mudah berkeringat, maka Linen dengan sifatnya dingin saat dipakai, ringan, berpori, dan menyerap keringat sekaligus mudah kering kembali tanpa meninggalkan bau yang tidak sedap, sangat cocok untuk pilihan berbusana sehari-hari.

for the love of linen 5

 

Menikmati Wisata Malam di Monas

Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan nama Monas kini telah dibuka hingga malam hari. Bahkan, para pengunjung bisa menikmati keindahan dan gemerlap kota Jakarta di malam hari dari Puncak maupun Cawan Monas.

Wisata malam di Monas resmi dibuka pada tanggal 5 April 2016 oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok. Harapannya, agar Monas bisa setenar Empire State Building di New York, Amerika yang ramai dikunjungi oleh wisatawan hingga dini hari.

Untuk wisata Monas ini, pihak pengelola menjual 1.800 tiket untuk siang hari (pukul 08.00–16.00) dan 700 tiket untuk malam hari (pukul 19.00–22.00). Khusus untuk malam hari, loket tiket tutup pukul 21.00 dan dibuka setiap hari dari Senin hingga Minggu.

Mengingat wisata malam monas ini baru pertama kali diadakan, saya dan keluarga pun tertarik untuk mencobanya. Penasaran untuk menikmati Monas di malam hari, terutama melihat Jakarta dari ketinggian puncak monas.

Jadi, malam itu, tepatnya di salah satu malam di Long Weekend, kami meluncur ke lokasi. Pasti ramai sekali, pikir saya dalam hati. Benar saja, lahan parker pun menjadi penuh sesak oleh kendaraan, baik motor maupun mobil. Kami bahkan harus berkeliling 2 kali untuk mendapatkan parkir mobil.

Langsung saja kami menuju Monas. Ramai. Super ramai. Monas dipenuhi ribuan orang. Sayangnya sesampainya di loket tiket, tiket untuk menuju puncak monas sudah habis terjual, padahal saat itu jam baru menunjukkan pukul 19.30. Saya rasa antusiasme masyarakat untuk menikmati Monas di malam hari, apalagi di long weekend ini begitu tinggi. Alhasil, kami hanya mendapat tiket masuk hingga ke cawan Monas.

Monas ini begitu indah, setidaknya Monas yang sekarang. Dengan permainan lampu berwarna-warni, Monas kini tampak jauh lebih hidup dan indah.

Kami pun bergegas menuju cawan Monas. Betapa kagetnya saya melihat antrian super panjang bak ular. Ternyata antrian itu adalah antrian untuk menuju puncak Monas. Well, setidaknya, mereka mengantri di malam hari dalam keadaan tidak panas * coba saja kalau mengantri di siang hari seperti yang pernah saya alami *

Samapailah kami di cawan Monas. Subhanallah. Indahnya kota di mana saya dibesarkan ini. Kota Jakarta, kota yang tak pernah tidur. bahkan hingga malam selarut ini, masih terlihat mobil, motor, kereta, dan manusia berlalu-lalang. Suara klakson, suara deru mobil, dan suara kereta pun masih terdengar jelas di telinga saya.

IMG-20160507-WA0051 Setelah puas menikmati pemandangan dari Cawan Monas, kami pun menyempatkan diri untuk melihat diorama-diorama di Museum Sejarah Nasional. Wow, menikmati museum di malam hari entah kenapa memberikan sensasi tersendiri bagi saya * saya jadi teringat film Ben Stiller yang judulnya Night At Museum. *

IMG-20160507-WA0046 Entah mengapa, ketika melihat diorama dan membaca penjelasannya, lebih berasa. Saya seakan dibawa kembali ke masa itu. Rasa pedih pun mendadak muncul mengingat menderitanya bangsa kami saat penjajahan dahulu. Saya pun membuat catatan tersendiri. Lain kali kami mengunjungi Monas di malam hari, pastikan untuk melihat kembali semua diorama di museum ini.

Waktu sudah menunjukkan pukul 21.30 yang berarti tanda untuk kami beranjak pergi. Wisata malam kali ini sungguh berkesan sekali. Meskipun ada ketidakpuasan karena tidak bisa sampai ke puncak Monas dan menikmati kota Jakarta dari ketinggian.

Tips untuk wisata malam Monas:

  • Jika memang berniat untuk naik hingga ke Puncak Monas, lebih baik datang sebelum jam 19.00 sehingga begitu loket tiket untuk wisata malam dibuka, kita sudah di depan loket. Mengingat hanya tersedia 700 tiket. Apalagi jika di weekend atau musim liburan. Belum lagi waktu yang dibutuhkan untuk mencari tempat parkir dan jalan menuju loket tiket * kayanya bisa sejam-an *
  • Jika sudah mendapatkan tiket untuk ke Puncak Monas, sesegera mungkin menuju antrian lift agar tidak terjebak dalam antrian panjang yang mengular. Kalau untuk melihat bagian lain monas, bisa dilakukan setelah menikmati Puncak Monas. Maklum saja, hanya ada 1 lift ke dan dari Puncak Monas.
  • Bawa tissue basah or kering dan masker kalau perlu. Jika terpaksa ingin ke belakang. Maklum saja, toilet yang tersedia hanya beberapa dan di malam hari di musim liburan, bayangkan saja berapa ribu manusia yang sudah menggunakan toilet tersebut.
  • Pastikan sudah makan dan minum, karena jelas di dalam Monas tidak ada jualan makanan. Kalaupun ada, mahal. Tapi jangan khawatir, di sekitaran monas, dan dekat tempat parkir ada food court. Info tambahan, untuk membeli makanan di sini diutamakan penggunaan e-money dari Bank mandiri.
  • Bagi yang membawa anak-anak, siapkan uang lebih. Karena banyak permainan, jajanan, souvenir, dan mainan yang dijamin bakal menarik perhatian anak-anak.

Goodbye Mr. Black List of OST

After Descendants of The Sun (DOTS) ended, I practically move on to other dramas. Fortunately, there is this one drama I watch along with  the DOTS. Which none other than Goodbye Mr. Black. Eventhough the drama is quite off radar or I may say underrated, but somehow I was curious enough to make me continue watching it I watched it silently because everyone eyes, heart, and soul was in DOTS.

Furthermore, this drama is a comeback drama for Moon Chae Won, one of actress that I fond of after watched The Princess’s man, Good Doctor, and Innocent Man. Ah, it also have Song Jae Rim in it and Im Se Mi, so yeah, I like them too.

goodbye-mr-black-poster5

This drama is based on the original Manhwa/Webtoon called Goodbye Mr. Black.” by Hwang Mi Na which was first published in 1983. The comic is motivated by French author Alexandre Dumas’s novel “The Count of Monte Cristo“.

After saw their first few episodes, I kinda liked it although not as far as crazy about it or ‘baper’ in Indonesian Language. It got me hook, at least until now. And the OST, off course I like the OST. That is why I decided to write this post. Especially the OST Part 4 which I kept replayed in my playlist along with CITT OST and DOTS OST.

So, here are some of the OST that captured my heart * tsaaah *

1. Baek Ji Young – Goodbye [OST Part 1]

2. Baek Ji Young – Goodbye [OST Part 1] – instrumental

3. Bae Su Jung – Walking In Place [OST Part 3]

4. Bae Su Jung – Walking In Place [OST Part 3] – instrumental

5. Song Yu Bin – Perhaps This Is… [OST Part 3]

6. Song Yu Bin – Perhaps This Is… [OST Part 3] – instrumental

7. 2BIC – Bear [OST Part 4]

8. 2BIC – Bear [OST Part 4] – instrumental

 

 

 

 

Ekowisata Hutan Mangrove: Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk merupakan salah satu objek ekowisata yang cukup ngehits di kalangan warga Jakarta. Puluhan bahkan ratusan foto-foto selfie, preWedding dan lainnya beredar di dunia maya dengan berlatang belakang pemandangan nan indah di TWA ini.

Saya pribadi menganggap bahwa tempat wisata ini sangat cocok untuk bernarsis ria dan sangat instagramable. Selain tentunya, sangat cocok untuk menambah pengetahuan kita yang dangkal ini mengenai hutan mangrove.

Taman Wisata Alam Angke menjadi satu-satunya kawasan hutan mangrove terluas di Jakarta. Pepohonan mangrove yang rimbun, jalan setapak yang tersusun rapi dari batang pohon mangrove dan juga bambu, ditambah lagi dengan pemandangan pantai serta hembusan angin laut yang sepoi-sepoi membuat tempat ini cukup tepat untuk sekadar melepas lelah dan penat akibat kesibukan dan kemacetan Kota Jakarta.

Tempat wisata ini berada di ujung utara Jakarta, tepatnya di Pantai Indah Kapuk. Berdasarkan data dari Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi, diketahui kalau Taman Wisata Angke Kapuk ini seluas 99.82 Ha.

Taman ini dipenuhi oleh berbagai jenis tanaman mangrove, diantaranya adalah Api-api (Avicenia sp), Bidara (Sonneratia caseolaris), Bakau (Rhizophora mucronata, Rzhizophora stylosa), dll.

Lokasi

Untuk mencapai lokasi, bisa dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Saran saya, jika menggunakan transportasi umum, lebih baik naik Taxi, Gojek, Grab, Ojek, Bajaj, atau Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) dari halte Monas (rute Monas – PIK), jadi tidak perlu naik turun angkot yang berarti hemat ongkos dan tenaga. BKTB akan mengantarkan kita tepat hingga depan Yayasan Budha Tzu Chi. Kemudian, cukup berjalan menyusuri Yayasan tersebut (ke arah belakang) dan sampailah kita ke lokasi.

Kesan pertama saya dalam perjalanan menuju TWA ini adalah, wow… miris! Betapa tidak, TWA ini dikelilingi perumahan mewah, bahkan bisa dibilang sangat mewah. Saya seakan berada di dunia lain (setelah sebelumnya melewati lorong-lorong sempit dan kumuh di kawasan Duri dan Tanah Abang).

Belum lagi tampilan kompleks Yayasan Budha Tzu Chi yang sangat teramat luas dan indah, tidak bisa saya jelaskan dengan kata-kata. Seakan-akan saya sedang berada di negeri Cina.

Wow, sekali lagi wow… takjub! Pintu gerbang TWA tepat di depan gedung Yayasan ini. Mereka hanya dipisahkan oleh sebuah jalan raya.

Kok bisa ya? Untuk sesaat, ingatan saya melayang mundur ke belakang saat kawasan PIK belum dipenuhi bata, beton, dan baja.

Tiket

  • Dewasa: IDR 25.000
  • Anak-anak: IDR 10.000
  • Wisatawan Asing: IDR 250.000
  • Mobil: IDR 10.000
  • Motor: IDR 5000
  • Bus: IDR 50.000

Setelah membayar tiket, kita harus berjalan menuju pos pemeriksaan. Kemudian, kita bebas mengeksplorasi Taman Wisata Alam ini. Selain kita dapat dengan puas mengamati pohon mangrove, kalau beruntung, kita juga bisa mengamati biawak, burung, bahkan kera.

Yang paling membekas bagi saya adalah ketika berjalan di sepanjang titian kayu-kayu ditengah desahan daun-daun pohon mangrove yang saling bergesekan. Sesekali, terpaan angin laut menyentuh kulit saya. Sementara sinar mentari dengan malu-malu mencoba menyelusup dan mengintip di antara dedaunan.

Taman Wisata Alam Agke kapuk (12)Fasilitas

  • Wisata Air. Disini kita bisa mengelilingi perairan di dalam Taman Wisata Air dengan menggunakan kano, perahu dayung, ataupun perahu motor dengan harga mulai dari IDR 100.000/ orang
  • Wisata Hutan. Untuk wisata hutan, kita bisa berkemah, outbound, pemotretan, wisata alam, dan juga penelitian.
  • Penginapan. Bagi yang ingin menikmati taman wisata ini lebih dari satu hari, bisa menginap di Pondok Alam, berkemah dengan tenda, ataupun berkemah dengan Pondok Permanen yang berbentuk mirip tenda.
  • Konservasi. Bagi yang ingin berperan serta dalam konservasi hutan Mangrove, kita dapat menanam pohon mangrove dengan membayar IDR 150.000/orang dan IDR 500.000/orang jika ingin tanaman mangrove diberi papan nama.

Penting untuk diketahui sebelum berkunjung:

  1. Tidak diperbolehkan membawa kamera selain kamera dari handphone, ipad, smartphone dan kawan-kawan sejenisnya. Akan ada pemeriksaan di pos setelah pintu masuk. Jika terpaksa harus membawa kamera digital atau DSLR, maka kita harus membayar IDR 1.000.000.
  2. Tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Jangan khawatir, di dalam TWA terdapat kantin dengan suasana alam dan harga kuliner yang terjangkau. Kalau terlanjur membawa, harus dititipkan di pos atau ‘disimpan’ di dalam tas. * saya memaklumi hal ini, mengingat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih sangat minim. Terbayanglah oleh saya, jika diijinkan membawa makan dan minum, pasti banyak sampah di mana-mana *
  3. Membawa kantong untuk sampah. Yuk, kita menjadi traveler yang cerdas. Dilarang keras untuk membuang sampah sembarangan. Kita bisa menyimpan sampah kita kemudian membuangnya di tempat sampah yang memang tersedia di beberapa area. *saya malah kepengen membawa trash bag rasanya ketika melihat perakaran pohon mangrove yang terbelit tumpukan sampah. Ingin rasanya memunguti sampah-sampah tersebut. Miris *
  4. Sebaiknya datang di pagi hari atau di sore hari menjelang matahari undur diri. Selain menghindari teriknya sengatan matahari, juga menghindari ramainya pengunjung taman wisata ini * saat saya menulis ‘ramai,’ percayalahbahwa itu benar-benar ramai, terutama di saat hari libur * Saya pribadi datang di pagi hari, sehingga saya nyaman dan puas berjalan menyusuri rimbunnya hutan layaknya menikmati hutan pribadi. btw, TWA ini buka jam 8.00-18.00.
  5. Jangan sampai salah kostum. Sangat tidak disarankan memakai high heels, wedges, platform ataupun sandal jepit mengingat akses alias jalanan untuk menyusuri TWA ini terbuat dari bambu atau kayu gelondongan yang berjajar rapi. Jangan memaksakan mengenakan pakaian yang ‘super kece yang lagi ngehits’ hanya demi mode dan foto OOTD kalau tidak ingin menderita karena kepanasan dan kegerahan. Pakailah pakaian yang nyaman dan mudah menyerap keringat * misalnya yang terbuat dari bahan katun dan linen *
  6. Membawa peralatan tempur guna melawan teriknya matahari. Topi atau scarf, handuk kecil atau sapu tangan, tissue, tabir surya alias sun lotion * ini wajib hukumnya *
  7. Memakai minyak atau lotion anti nyamuk bagi yang sensitive terhadap gigitan nyamuk. Maklum, namanya hutan Mangrove, lebat, lembab, berair yang berarti tempat yang cukup disukai para nyamuk.
  8. Bagi solo traveler, wajib hukumnya membawa tongsis agar tidak merepotkan orang lain, selain juga karena mungkin tidak bertemu dengan orang lain.

Taman Wisata Alam Agke kapuk (7)

Menengok Indonesia Travel Fair 2016

Di Sabtu pagi yang Alhamdulillah cerah itu, akhirnya saya dan Dwi memutuskan untuk menengok Indonesia Travel Fair 2016, yang berlangsung di JCC. Setelah sehari sebelumnya tergoda dengan harga-harga tiket pesawat yang terpampang jelas dalam poster di atas.

Untuk dapat masuk ke dalam area pameran, kita diwajibkan membayar tiket masuk IDR 20.000 atau gratis kalau kita mempunyai kartu kredit keluaran BRI. Mengingat saya dan Dwi mengajukan diri untuk membuat KK BRI on the spot, jadilah kami gratis dapat tiket masuk.

Saat kami memasuki area pameran, terlihat lapang dan ‘agak sepi’ entah karena masih pagi atau memang seperti ini atmosfernya. Sambil berkeliling, kami sibuk tengok kanan kiri, depan belakang, mencari promo tiket, hotel atau trip murah.

Pada akhirnya, yang paling menarik perhatian kami adalah tujuan Pahawang Lampung, Belitung, Bali, Lombok, Pulau Komodo, Cruise ke beberapa negara, dan pastinya UMROH. Kami memang planning untuk umroh tahun depan jadi semoga dimudahkan ya Allah, Aamiin.

Kami pun segera beranjak pergi setelah puas mengelilingi, bertanya, dan mengumpulkan brosur untuk dikemudian hari. Walaupun bisa dibilang kurang puas juga karena tenant yang mengisi pameran, menurut saya hanya sedikit dan kurang beragam.

Dari pengamatan, booth yang dipenuhi pengunjung adalah booth yang menawarkan Air Asia dan City Link. So, goodbye ITF, waiting for GTF di bulan April dan promo Air Asia selanjutnya.

Travelling and Umroh, here we come…

 

 

Syar’i For Urban by Si.Se.Sa

sisesa (anak Merry Pramono)

Si.Se.Sa = Siriz, Senaz, Sansa (putri desainer Merry Pramono)

Kali ini Si.Se.Sa, salah satu brand favorit saya, mengeluarkan koleksi terbarunya di tahun 2016. Bertempat di Segara Ballroom, Dharmawangsa Hotel pada Rabu, 10 Februari 2016. Satu hal yang saya suka, Si.Se.Sa menawarkan puluhan busana muslim Syar’i namun tetap fashionable.

syar'i for urban by sisesa (6)syar'i for urban by sisesa (3)Mereka tetap menjaga kaidah islami dalam setiap rancangannya. Busana yang tidak menerawang dan longgar (tidak pas badan), khimar yang menutup bagian dada, gaun yang menjuntai hingga menutup pergelangan tangan. Itulah mengapa tagline mereka, “Syar’i for Urban” bukan sekadar tagline semata. Ditambah lagi dengan taburan kristal swarovsi yang semakin membuat koleksi mereka tampak ekslusif.

syar'i for urban by sisesa (11)Tidak salah rasanya, jika Si.Se.Sa menjadi salah satu pilihan bagi kita, wanita muslim, yang ingin fashionable namun tetap Syar’i.

syar'i for urban by sisesa (4)syar'i for urban by sisesa (7)syar'i for urban by sisesa (15)syar'i for urban by sisesa (1)syar'i for urban by sisesa (14)syar'i for urban by sisesa (2)syar'i for urban by sisesa (13)syar'i for urban by sisesa (12)

Disclaimer: semua foto credit to Indonesia.style, tribunnews, and detik.com

 

 

 

Museum Nasional: “Untuk Kepentingan Masyarakat Umum”

Museum Nasional atau yang juga dikenal dengan nama Museum Gajah ini menyimpan dan memamerkan ratusan koleksi sejarah Indonesia, yaitu benda-benda yang mengandung nilai sejarah Indonesia dan benda-benda peninggalan dari masa pendudukan bangsa Eropa di Indonesia, antara abad ke-16 Masehi hingga abad ke-19 Masehi.

Koleksi tersebut meliputi benda-benda berupa perabot, meriam, gelas, keramik, textil dan aksesoris. Textil, ukiran, pola, dan aksesoris inilah yang cukup menarik rasa ingin tahu saya mengingat passion terhadap fashion.

Museum Nasional terletak di Jalan Medan Merdeka Barat No. 12. Museum ini merupakan salah satu ikon kota Jakarta, jadi tidak ada salahnya kalau kita menyempatkan diri untuk berkunjung ke Museum ini.

Selain arsitekturnya yang indah, koleksi sejarah yang tertata rapi, tiketnya pun terbilang murah, hanya . Kita bisa belajar sejarah Indonesia secara lengkap. Sesuai dengan tagline Museum, “Ten Nutte Van Het Algeemen” yang artinya, “Untuk Kepentingan Masyarakat Umum.”

Sebelum ke Museum, sebaiknya kita melihat website resmi Museum ini di www.museumnasional.or.id. Di website resminya, terpapar dengan jelas dan lengkap berbagai informasi mengenai Museum ini.

Mulai dari harga tiket, peta lokasi, peta area pameran, rute transportasi menuju lokasi hingga penjelasan mengenai koleksi sejarah yang disimpan dan dipamerkan Museum Nasional.

Saya pribadi, sudah lama sekali sejak kunjungan terakhir saya ke Museum ini. Betapa takjub melihat museum yang kini lebih lengkap dan lebih bagus menurut ingatan saya.

Terlebih lagi dengan ditambahnya satu bangunan lagi di kompleks museum ini untuk menambah koleksi yang dipamerkan, membuat saya makin terpana. Karena saya dan dwi pergi di hari Sabtu, pengunjung yang datang pun cukup banyak, termasuk turis mancanegara.

?

?

Descendants of the Sun OST List

Descendants-of-the-Sun

Another kdramas in my waiting list for 2016 is finally airing, Descendants of the Sun. Really curious of how it will be since the writer is the great Kim Eun Sook. Not to mention the lead cast is our Song Joong Ki and Song Hye Kyo.

Both of them are my favorites. Love Song Hye Kyo since Autumn Tales era till now. While Song Joong Ki, well, first time I saw him was in Triple. And this is his new drama after serving his nation in Military. So, who is not gonna be excited to watch him again after 2 years, right.

One more thing, this drama shooting is already ended aka pre-produced, which is I believe, just like Cheese in The Trap, the cinematography and the editing or the scene showing will be just perfect since they have time to make it the best they can. Furthermore, from what I saw, we will be spoiled by many topless soldier scene, Oh dear…

After watching their first 2 episodes, I know I have been fallen in love. And fortunately, it aired during the time when I felt down because of the lack of JungSeol moment in Cheese In The Trap. Somehow, it lifted my kdramas spirit up.

But hey, it just been 2 episode, don’t know about the rest. But I like what I’ve seen so far. The drama kinda reminds me of “Tour of Duty” (a drama aired back in the eighties. beside about war, friendship, military, it also about love between a Liutenant and a doctor. What a memories).

Ah, I also like the OST, so here it is… another long list OST to add to my playlist.

1. Chen (EXO) and Punch – Everytime [OST Part 2] (episode 1, when Mo Yeon treated Shi Jin wound at the Hospital)

2. Chen (EXO) and Punch – Everytime [OST Part 2] – Instrumental

3. Yoon Mirae – Always [OST Part 1 – (episode 1, when Shi Jin left Mo Yeon in the rooftop)

4. Yoon Mirae – Always [OST Part 1] – Instrumental

5. Puff Daddy feat. faith Evans – I’ll Be Missing You (episode 1, when Shi Jin and Dae Young in the cafe with their stuffed doll)

6. Viktor Tsoi (rock band “Kino”) – Red and yellow Days (episode 2, when Shi Jin and Dae Young in some kind of bar)

7. Davichi – This Love [OST Part 3]

8. Davichi – This Love [OST Part 3] – Instrumental

9. Gummy – You Are My Everything (English version) [OST Part 4] 

10. Gummy – You Are My Everything (Korean version) – [OST Part 4]

11. Gummy – You Are My Everything – [OST Part 4] – Instrumental

12. Kim Na young ft. Mad Clown – Once Again [OST Part 5] (episode 6, when Myeong Joo is on a phone with Dae Young and Shi Jin on the bus)

13. Kim Na young ft. Mad Clown – Once Again [OST Part 5] – instrumental

14. K.Will – Talk Love [OST Part 6]

15. K.Will – Talk Love [OST Part 6] – instrumental

16. Lyn – With You [OST Part 7]

17. Lyn – With You [OST Part 7] – instrumental

18. SG. Wannabe – By My Side [OST Part 8]

18. SG. Wannabe – By My Side [OST Part 8] – instrumental

19. Epik High – Love Love Love (episode 4, when Myeong Joo confront Dae Young about the ‘rumor’)

20. WHAM! – last Christmas (episode 4, when Myeong Joo confront Dae Young about the ‘rumor’)

21. Виктор Цой – Печаль (episode 5, when Mo Yeon and Shi Jin at the restaurant)

22. Junsu ft. Song Joong Ki – How Can I Love You (unreleased OST, cut from the drama, episode 8, from Mo Yeon phone during broadcast before her confession)

23. Maroon 5 – Sugar (episode 13, at Subway Sandwich)

24. MC THE MAX – Wind Beneath Your Wings [OST Part 9] – (preview episode 14)

25. Ellie Goulding – How Long Will I Love You (episode 15, at cafe when they both share their mutual feeling)

26. XIA Junsu [JYJ] – How Can I Love You  [OST Part 9]

26. XIA Junsu [JYJ] – How Can I Love You  [OST Part 9] – instrumental

27. Various Artists – Mission Part 2 [OST Vol 01 – Track 14] – instrumental – (episode 6, after Urk’s earthquake when the doctors embark to save victims and episode 2 at cafe when Shi Jin and Mo Yeon separate)

27. Various Artists –  I Love You [OST Vol 01 – Track 15] – instrumental

28. Various Artists –  Mission Part 1 [OST Vol 01 – Track 7] – instrumental – (episode 6, when Shi Jin met his father to take a picture and when Onew cried)

29. Various Artists –  Aroma [OST Vol 01 – Track 16] – instrumental

30. Various Artists –  The Lover [OST Vol 01 – Track 15] – instrumental

31. Various Artists –  My Everything [OST Vol 01 – Track 11] – instrumental

32. Various Artists –  Save The Day  [OST Vol 01 – Track 6] – instrumental – (episode 1, at the helicopter and landed in Afghanistan)

33. Various Artists –  Time Is Running Out [OST Vol 01 – Track 8] – instrumental

33. Various Artists –  Hidden Genius [OST Vol 01 – Track 9] – instrumental

33. Various Artists –  Endless War [OST Vol 01 – Track 10] – instrumental

33. Various Artists –  Heart Break [OST Vol 01 – Track 12] – instrumental

33. Various Artists –  Military Dignity [OST Vol 01 – Track 13] – instrumental

33. Various Artists –  War of Tomorrow [OST Vol 01 – Track 17] – instrumental

34. Various Artists –  No More War [OST Vol 02 – Track 6] – instrumental

35. Various Artists –  Always I Love You [OST Vol 02 – Track 7] – instrumental

36. Various Artists –  Fighter [OST Vol 02 – Track8] – instrumental

37. Various Artists –  Mission 2 Epic Tension [OST Vol 02 – Track 9] – instrumental

38. Various Artists –  Lonely Road [OST Vol 02 – Track 10] – instrumental

39. Various Artists –  Vital Fantasy [OST Vol 02 – Track 11] – instrumental

40. Various Artists –  Love You 2 [OST Vol 02 – Track 12] – instrumental

41. Various Artists –  Don’t Forget Me [OST Vol 02 – Track 13] – instrumental

42. Various Artists –  Time Is Running Out (Ver.2) [OST Vol 02 – Track 14] – instrumental

43. Various Artists –  Attention Mission Ver. [OST Vol 02 – Track 15] – instrumental

44. Various Artists –  Move Forward [OST Vol 02 – Track 16] – instrumental

45. Various Artists –  Freedom  [OST Vol 02 – Track 17] – instrumental

46. Various Artists –  Attention O.R.I [OST Vol 02 – Track 18] – instrumental

47. Korean Army Song – Mochin Sanain

48. Red Velvet – Dumb Dumb Dumb

Gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020

21 Februari 2005 pukul 02.00. Timbunan sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, longsor dan mengubur 2 kampung dari peta, yaitu Kampung Cilimus dan Kampung Pojok. 157 orang terkubur sementara ratusan lainnya kehilangan keluarga juga harta bendanya.

Oleh karena itu, pada hari Bumi, 5 Juni 2005, Kementerian lingkungan Hidup menetapkan 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

21 Februari 2016, 11 tahun kemudian, terbersitlah sebuah gerakan yang bertajuk “Indonesia bebas sampah 2020” untuk menyebarkan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terkait masalah sampah di negeri ini. Harapannya adalah terwujudnya Indonesia yang bebas dari sampah di tahun 2020.

Berbekal rasa peduli kami terhadap masalah sampah di Indonesia, pagi itu, sekitar pukul 6 pagi, saya, Dwi, dan mama bergabung dengan ratusan orang lainnya di Taman Untung Suropati di kawasan menteng untuk ambil bagian dalam gerakan tersebut.

Bersama relawan Turun Tangan, kami melakukan operasi semut memungut sampah, memilahnya, kemudian menukarkan sampah yang berhasil dikumpulkan dengan bibit pohon.

Kemudian, kami bersama-sama bergerak menuju Bundaran Hotel Indonesia untuk menaruh sampah di truk-truk sampah yang sudah disiapkan.

kemudian, kami semua berkumpul untuk mendeklarasikan Indonesia Bebas Sampah 2020 bersama ribuan orang lainnya yang berasal dari hampir semua lapisan masyarakat, secara serentak di Seluruh Indonesia.

Deklarasi Indonesia Bebas Sampah 2020

 

Sebagai upaya menjaga lingkungan demi generasi mendatang yang lebih baik, Kami, masyarakat Indonesia bertekad mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2020.

Kami siap untuk bersama-sama:

 

  1. Mengurangi, memilah, dan meletakkan sampah pada tempatnya.
  2. Mengelola sampah secara bertanggung-jawab.
  3. Aktif berperan serta dalam kegiatan pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Rakyat Indonesia, 21 Februari 2016.

 

Mengingat Indonesia sudah darurat sampah, semoga deklarasi ini tidak hanya menjadi deklarasi yang hanya berakhir di bibir saja atau sekadar euforia trending topik di berbagai media sosial belaka. Indonesia bebas sampah 2020 memerlukan aksi nyata dari setiap masyarakat, termasuk saya, agar bisa terwujud.

Saat ini, Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia setelah Cina.Kita menghasilkan sampah plastik sebanyak 1 juta plastik per menitnya.

Bayangkan apa jadinya lingkungan hidup bagi anak cucu kita ke depannya jika kita membiarkan permasalahan sampah ini berlalu begitu saja.

Jadi, mari mulai dari diri kita sendiri dengan hal-hal yang terlihat kecil namun bayangkan jika setiap orang melakukannya. Misalnya dengan cara:

  1. Buang sampah pada tempatnya. Kalau tempatnya tidak ada, simpan dululah sampahnya di tas atau kantong pakaian kita. Kalo memang sampahnya basah atau lengket, ya bisa lah diakalin dibungkus pakai tisu baru dibuang kalau sudah menemukan tempat sampah. Terutama kalau naik kendaraan, plis jangan buang sampah dengan cara membuka kaca mobil dan melempar sampahnya ke jalanan.
  2. Tidak usah menggunakan kantong plastik jika barang belanjaan yang kita beli masih bisa masuk di dalam tas atau kantong pakaian. Masa beli coklat 1 masih minta kantong plastik. Pliss deh.
  3. Bawa kantong belanja sendiri dari rumah, misal tas kain atau tas kanvas atau taruh di dalam kardus bekas jika belanja bulanan.
  4. Kurangi minum dari botol kemasan, mulailah bawa botol minum sendiri, kan sekarang banyak tumblr yang kece-kece model dan size nya.
  5. Mulai pilah sampah kita, at least sampah di rumah. Plastik sama plastik, sisa makanan, sayuran dll jadi satu, kertas sama kertas, dll. Abang-abang yang suka mengambil sampah di rumah juga pasti seneng deh ngambilnya.
  6. Tegur orang-orang disekitar kita yang membuang sampah sembarangan.
  7. Ajarkan anak-anak di sekitar kita budaya menjaga kebersihan.
  8. Konsistensi. Ya, harus konsisten. Kuatkan niat. Semua pasti bisa. jangan lengah, “ga papa deh, sekali aja buang sampah di sini, dikit ini.” buang jauh-jauh pikiran itu dari dalam kepala kita. Sekali kita ga konsisten, bakalan tergoda untuk melakukannya lagi.
  9. dan lain sebagainya (isi saja sendiri ya…)

Menerima Anak Apa Adanya

Entah sudah berapa kali kisah ini direblog, dishare melalui mailing list, twitter, wa, bbm, line, tumblr, facebook, reddit, linkedin, path, instagram, dan jutaan sosmed lainnya. Satu lagi tambahan dari saya rasanya akan menambah panjang daftar yang memang sudah panjang itu.

Sebagai salah satu dari jutaan pendidik di Indonesia, seringkali saya menemukan banyak orangtua yang menaruh harapan besar terhadap anak-anak mereka. Orangtua cenderung membangun ekspektasi yang tinggi terhadap pencapaian anak mereka, terutama dalam hal akademis.

Padahal, setiap anak adalah individu yang berbeda. Mereka mempunyai bakat dan kemampuannya masing-masing. Mereka mempunyai keunikan masing-masing. Ketidakmampuan di bidang akademis tidak lantas membuat mereka menjadi orang yang tidak berguna dan patut dipandang sebelah mata.

Berapa banyak orang sukses di luar sana, yang tidak bergantung kepada kemampuan akademis mereka? Namun, bukan berarti pula kita lantas melupakan sisi akademis dalam pendidikan kita.

Saya suka sekali kisah ini. Kisah ini menginspirasi kita untuk menerima anak apa adanya. Membiarkan mereka menjalani hidup dan pilihan mereka. Membiarkan mereka bahagia.

Beginilah kisahnya…..

Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar, namun ternyata anak kami  menerimanya dengan senang hati.

Suamiku mengeluhkan ke padaku, setiap kali ada kegiatan di perusahaannya atau pertemuan alumni sekolahnya, setiap orang selalu memuji-muji “Superman cilik” di rumah masing-masing, sedangkan dia hanya bisa menjadi pendengar saja. Anak keluarga orang, bukan saja memiliki nilai sekolah yang menonjol, juga memiliki banyak keahlian khusus. Sedangkan anak kami rangking nomor 23 dan tidak memiliki sesuatu pun untuk ditonjolkan. Dari itu, setiap kali suamiku menonton penampilan anak-anak berbakat luar biasa dalam acara televisi, timbul keirian dalam hatinya sampai matanya begitu bersinar-sinar.

Kemudian ketika dia membaca sebuah berita tentang seorang anak berusia 9 tahun yang masuk perguruan tinggi, dia bertanya dengan hati kepada anak kami: “Anakku, kenapa kamu tidak terlahir sebagai anak dengan kepandaian luar biasa?”

Anak kami menjawab: “Itu karena ayah juga bukan seorang ayah dengan kepandaian yang luar biasa”. Suamiku menjadi tidak bisa berkata apa-apa lagi, saya tanpa tertahankan tertawa sendiri.

Pada pertengahan musim, semua sanak keluarga berkumpul bersama untuk merayakannya, sehingga memenuhi satu ruangan besar di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang perlahan-lahan mulai beralih kepada anak masing-masing. Dalam kemeriahan suasana, anak-anak ditanyakan apakah cita-cita mereka di masa mendatang? Ada yang menjawab akan menjadi pemain piano, bintang film atau politikus, tiada seorang pun yang terlihat takut mengutarakannya di depan orang banyak, bahkan anak perempuan berusia 4½ tahun juga menyatakan bahwa kelak akan menjadi seorang pembawa acara di televisi, semua orang bertepuk tangan mendengarnya. Sementar, anak perempuan kami yang berusia 15 tahun terlihat sangat sibuk sekali sedang membantu anak-anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya kelak.

Di bawah desakan orang banyak, akhirnya dia menjawab dengan sungguh-sungguh: Kelak ketika aku dewasa, cita-cita pertamaku adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main * hehehe, bagi orang awam, begitulah pandangan mereka terhadap guru TK. Padahal, guru TK itu lebiiih daripada itu * Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan akan cita-cita keduanya. Dia menjawab dengan besar hati: “Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang”. Semua sanak keluarga tertegun dibuatnya, saling pandang tanpa tahu akan berkata apa lagi. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.

Sepulangnya kami kembali ke rumah, suamiku mengeluhkan kepadaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak menjadi guru TK? * apa salahnya jadi guru TK. sighed! sebagai guru TK, emosi saya membaca ini *

Apakah kami tetap akan membiarkannya menjadi murid kualitas menengah?

Sebetulnya, kami juga telah berusaha banyak. Demi meningkatkan nilai sekolahnya, kami pernah mencarikan guru les pribadi dan mendaftarkannya di tempat bimbingan belajar, juga membelikan berbagai materi belajar untuknya.
Anak kami juga sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik lagi, tidak ikut kelas origami lagi, tidur bermalas-malasan di akhir minggu tidak dilakukan lagi.

Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti. Namun biar bagaimana pun dia tetap seorang anak-anak, tubuhnya tidak bisa bertahan lagi dan terserang flu berat. Biar sedang diinfus dan terbaring di ranjang, dia tetap bersikeras mengerjakan tugas pelajaran, akhirnya dia terserang radang paru-paru. Setelah sembuh, wajahnya terlihat semakin kurus. Akan tetapi ternyata hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23. Kemudian, kami juga mencoba untuk memberikan penambah gizi dan rangsangan hadiah, setelah berulang-ulang menjalaninya, ternyata wajah anak perempuanku kondisinya semakin pucat saja.

Apalagi, setiap kali akan menghadapi ujian, dia mulai tidak bisa makan dan tidak bisa tidur, terus mencucurkan keringat dingin, terakhir hasil ujiannya malah menjadi nomor 33 yang mengejutkan kami. Aku dan suamiku secara diam-diam melepaskan aksi tekanan, dan membantunya tumbuh normal.

Dia kembali pada jam belajar dan istirahatnya yang normal, kami mengembalikan haknya untuk membaca komik, mengijinkannya untuk berlangganan majalah “Humor anak-anak” dan sejenisnya, sehingga rumah kami menjadi tenteram damai kembali. Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai sekolahnya.

Pada akhir minggu, teman-teman sekerja pergi rekreasi bersama. Semua orang mempersiapkan lauk terbaik dari masing-masing, dengan membawa serta suami dan anak untuk piknik. Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa dan guyonan, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan karya seni pendek. Anak kami tiada keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.

Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan. Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang bocor ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.

Ketika makan terjadi satu kejadian di luar dugaan. Ada dua orang anak lelaki, satunya adalah bakat matematika, satunya lagi adalah ahli bahasa Inggris. Kedua anak ini secara bersamaan berebut sebuah kue beras yang di atas piring, tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Walau banyak makanan enak terus dihidangkan, mereka sama sekali tidak mau peduli. Orang dewasa terus membujuk mereka, namun tidak ada hasilnya. Terakhir anak kami yang menyelesaikan masalah sulit ini dengan cara yang sederhana yaitu lempar koin untuk menentukan siapa yang menang.

Ketika pulang, jalanan macet dan anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti. Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan banyak bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan, membuat anak-anak ini terus memberi pujian. Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing. Ketika mendengar anak-anak terus berterima kasih, tanpa tertahankan pada wajah suamiku timbul senyum bangga.

Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku.

Pertama-tama mendapatkan kabar kalau nilai sekolah anakku tetap kualitas menengah. Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang hendak diberitahukannya, hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu siapa teman sekelas yang paling kamu kagumi dan alasannya. Selain anakku, semua teman sekelasnya menuliskan nama anakku. Alasannya pun sangat beragam: antusias membantu orang, sangat memegang janji, tidak mudah marah, enak berteman, dan lain-lain, paling banyak ditulis adalah optimis dan humoris. Wali kelasnya mengatakan, banyak yang emngusulkan agar dia dijadikan ketua kelas saja. Dia memberi pujian: “Anak anda ini, walau nilai sekolahnya biasa-biasa saja, namun kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.

Saya bercanda pada anakku, kamu sudah mau jadi pahlawan. Anakku yang sedang merajut selendang leher terlebih menundukkan kepalanya dan berpikir sebentar, dia lalu menjawab dengan sungguh-sungguh: “Guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.” Dia pun pelan-pelan melanjutkan: “Ibu, aku tidak mau jadi Pahlawan aku mau jadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.” Aku terkejut mendengarnya dan mengamatinya dengan seksama. Dia tetap diam sambil merajut benang wolnya, benang warna merah muda dipilinnya bolak balik di jarum, sepertinya waktu yang berjalan di tangannya mengeluarkan kuncup bunga.

Dalam hatiku pun terasa hangat seketika.

Pada ketika itu, hatiku tergugah oleh anak perempuan yang tidak ingin menjadi pahlawan ini. Di dunia ini ada berapa banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan, namun akhirnya menjadi seorang biasa di dunia fana ini. Jika berada dalam kondisi sehat, jika hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hati, mengapa anak-anak kita tidak boleh menjadi seorang biasa yang baik hati dan jujur.

Jika anakku besar nanti, dia pasti menjadi seorang isteri yang berbudi luhur, seorang ibu yang lemah lembut, bahkan menjadi seorang teman kerja yang gemar membantu, tetangga yang ramah dan baik. Apalagi dia mendapatkan ranking 23 dari 50 orang murid di kelasnya, kenapa kami masih tidak merasa senang dan tidak merasa puas?

Masih ingin dirinya lebih hebat dari orang lain dan lebih menonjol lagi?

Lalu bagaimana dengan sisa 27 orang anak-anak di belakang anakku? Jika kami adalah orangtua mereka, bagaimana perasaan kami?

Anakmu bukan milikmu.
Mereka putra putri sang Hidup yang rindu pada diri sendiri,
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya,
Tapi tidak untuk jiwanya,
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat kau kunjungi meski dalam mimpi.
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur, dan anak-anakmulah
Anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah Maha Tahu sasaran bidikan keabadian.
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.
Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihiNya busur yang mantap.
[ Khalil Gibran ]

Belajar Itu Tidak Mudah!

Dulu, ketika saya masih sekolah, seringkali saya mendengar orangtua bilang kalau belajar itu mudah alias gampang. Masalahnya cuma kita ingin belajar atau tidak dan bagaimana usaha kita untuk belajar.

Yang susah itu, menghasilkan uang untuk membiayai kita sekolah. Intinya, bekerja lebih susah ketimbang cuma belajar.

Dari sudut pandang orangtua, tentu saja hal itu benar.

Tapi, pernahkah kita menempatkan diri sebagai anak-anak (usia dini terutama). Bagi mereka,

Belajar jelas bukan hal yang mudah.

dscn2979Bayangkan ketika kita pertama kali masuk sekolah. Entah itu TK, SD, SMP, SMA, bahkan Universitas. Pasti ada perasaan takut tersembunyi di dalam hati kita.

Sekarang, bayangkan kita adalah seorang anak berusia 1,5 – 2,5 tahun di hari pertama kita masuk sekolah.

Kita datang ke tempat yang baru, gedung yang baru pertama kali kita datangi, penuh oleh anak-anak dan orang dewasa yang asing bagi kita.

Kemudian masuk ke dalam ruangan yang penuh mainan, buku, dan fasilitas lain yang jelas bukan milik kita. Banyak sekali yang harus kita pelajari.

Bagaimana caranya supaya bisa kenal semua orang ini?

Bagaimana bergaul dengan mereka?

Bagaimana cara memainkan semua mainan ini?

Bagaimana cara membaca buku itu?

Bagaimana cara memakai semua fasilitas itu?

Bisakah kita melakukan semua itu?

Dan jutaan pertanyaan lain yang berkeliaran bebas di kepala kita, persis di hari pertama kita menginjakkan kaki di sekolah.

Untuk menjawab semua pertanyaan di atas. Cuma satu jawabannya.

Belajar.

Kita harus belajar.

Bagaimana caranya? Untuk belajar, kita harus memberanikan diri untuk masuk sekolah dan mencoba segala sesuatu yang baru di sepanjang perjalanan sekolah kita.

Belajar adalah kerja keras, dan mengambil resiko… akan kemungkinan untuk ditertawakan, disalahkan, tidak diacuhkan, atau ditolak. (Hyson, 2004)

Sekarang, siapa sih yang dengan sengaja berani untuk ditertawakan, disalahkan, tidak diacuhkan dan ditolak. Saya rasa tidak ada.

Selama kita tidak memiliki fondasi emosional yang kuat maka kita semua pasti akan menghindari hal tersebut. Yang berarti, kita tidak akan bisa mempelajari apapun juga.

Jadi, siapa bilang kalau belajar itu mudah?

Ya, belajar itu mudah. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Belajar tidak dibatasi oleh umur, kekayaan, ataupun jarak.

Akan tetapi, belajar itu juga tidak mudah. Belajar membutuhkan usaha dan kerja keras. Belajar juga membutuhkan keberanian, bahkan hanya untuk sekadar memulainya.

Dan bagi saya, bahkan untuk punya keberanian saja bukanlah perkara yang mudah.

Meskipun belajar bukan hal yang mudah, lantas bukan berarti kita jadi berhenti belajar atau malas belajar. Ini berarti kita harus menghargai sekecil apapun pengetahuan dan keahlian yang kita dapat melalui proses belajar.

Kita harus bersyukur bahwasanya kita masih diberi kesempatan untuk belajar sesulit apapun itu. Karena, percayalah, kalau banyak orang di luar sana, yang ingin belajar namun tidak punya kesempatan untuk belajar, melainkan hanya menjadi sebatas impian.

 

Exploring IKEA

IKEA. Been heard of that word millions time before. The only thing I know, back then, it was a store in Singapore with lots of cute and sophisticated furniture and anything related to interior design.

So when rumor has it, IKEA will open their store here, in BSD, Indonesia. I am super duper happy. I Guess all Indonesian as happy as I am. You can see by how crowded In there during weekends or holiday * I’ve been there and awfully full packed of people, not comfortable at all *

 

Nonetheless, here, IKEA not only serve as a store, but also a place to hang out, refreshing, window shopping, playing, also sight seeing. There’s even places that became an infamous spot * picture below * for taking selfie and OOTD * no exception for me and my cousins, hehe *

Anyway, if you like to design or decorated your own space or room, and you like a cute, simple, multi-function, and rare furniture, IKEA will be one of the right place to visit. Just make sure you prepared some money to shop there.

Cheese In The Trap List of OST

As per usual, when I am hooked in a drama, it will shown in my passion to find all the OST or even all the song included in the drama. And obviously there is no exception for this pretty ‘infamous’ drama called Cheese In the Trap.

ost part 1ost part 2

It only just 4 episode on air, but dang the OST is already worth listen for. The background music (BGM) also addicting and refreshing. And the song, no words can describe, love all the song. This drama really trapped me through its everything, just like I stated in my previous post about this drama.

1. Twenty – Cheese in The Trap [OST Part 1 – Track 1]

2. Cosmos Hippie – Maybe I like You [OST Part 1 – Track 2] – (episode 2, when Seol printing her report)

3. Tearliner – Golden Coconut Club (Sentimental Scenery Mix) – Instrumental [OST Part 1 – Track 3] – (episode 2, when Bora dressed up and make over Seol for blind date)

4. Tearliner – Our Whispering (Sentimental Scenery Mix)- Instrumental [OST Part 1 – Track 4] – (episode 2, in the beginning)

5. Tearliner feat. Yozoh – I am Love  [OST Part 2 – Track 1] – (episode 1, when Seol met Jung and monologue that she isn’t ready to trust his answer, yet)

6. Tearliner – Einfuhlung  [OST Part 2 – Track 2] – (episode 1, ending)

7. Tearliner – Cat and Nap [OST Part 2 – Track 3] – Instrumental (episode 3, BGM when Seol met In Ho, while Jung watching from behind them)

8. Tearliner – Warm Winter Latte [OST Part 2 – Track 4] – Instrumental – (episode 3, BGM when Seol being the only one who came to the presentation meeting)

9. Tearliner – It’s Partly Cloudy Today [OST Part 2 – Track 5] – Instrumental

10. 10 cm – Love Forms a Drop (episode 1, BGM when Seol met Jung in coffee shop and Jung ignored her)

11. Mountain Mocha Kilimanjaro – Sympathy [fast forward to 8:16] (episode 1, when Seol running to Uni after Bora called her about their early class)

12. Zion T – No Make Up (episode 1, at Coffee Bay when Bora give Seol her saving)

13. Needle & Gem – Dawn (episode 1, at Coffee Bay when Yoo Jung buy americano for himself and strawberry shake for Seol, episode 4 when Jung asked Seol for a date)

14. Slow 6 – Aloha (episode 2, when Jung attended Prof. kang class and sat next to Seol)

15. 316 – Cappucino (episode 2, BGM when Seol try to set up Jung with Ah Young in Uni cafetaria)

16. Zee Avi -Madness (episode 2, BGM when Inho almost fight with Seol’s blind date)

17. POE (Band) – Prelude (episode 2, BGM when Jung met In Ho for Seol handphone)

18. No Respect for Beauty – I am A Shadow (episode 4, during flashback, BGM when Jung said he don’t want to see Nam Jo Yeon ever again after homeless incident with Seol)

19. Love X Stereo – Hide and Seek (original)

20. Vanilla Acoustic – xx (unreleased OST, when Jung follow behind Seol)

21. Kang Hyun Min feat. Jo Hyun Ah of Urban Zakapa – Such [OST Part 3] – (episode 2, ending)

22. People and People – No Sorrow Words [OST Part 3] – (episode 3, when Seol recalled what prof. kang said and when she called ‘sunbae’ after he give a coin to the vending machine for Seol)

23. Needle & Gem – Walls (episode 4, BGM when Seol met Jung on their first date)

24. Tearliner – xx [OST Part 3] – Instrumental (episode 4, BGM Seol starving after first date with Jung)

25. F(x) – 4 Walls (episode 4, in store where In Ha shopping)

26. Sunday2pm – 어떻게 (episode 4, in restaurant, Jung and Seol first date)

27. Tearliner – xx [OST Part 3 – Track 4] – Instrumental (episode 5, when Seol and Jung talked outside the hospital)

28. Tearliner – xx [OST Part 3 – Track 5] – Instrumental (episode 3, BGM when Seol’s presentation group member text her to cancel off their meeting)

29. Biggi Hilmars – Shortcut to Happiness (BGM opening)

30. Rocoberry – I’m Fine (episode 5, BGM in the beginning when Jung saved Seol from Falling and their quarrel under the rain)

31. Hyukoh – Comes and Goes (episode 5, BGM in the bar when Jung met Joo Yong)

32. No Respect For Beauty – Day of Departure (episode 5, BGM when Teacher Assistant Heo told Seol about Jung behind her Scholarship and her office job also during Seol confronted Jung about it)

33. The Solutions – (I Couldn’t be) Your One (episode 5, when Jung at the Gym)

34. Vanilla Acoustic – Our Time [OST Part 1 – Track 1] – (episode 3, when Jung following Seol from behind)

35. Tearliner feat. 5urprise – Delete You. Erase You [OST Part 1 – Track 2] – (episode 6, ending song)

36. Tearliner – Powder Sugar lowering [OST Part 2 – Track 3] – Instrumental

37. Tearliner – xxx  [OST Part 2 – Track 4] – Instrumental (episode 1, when EunTaek took the attendance list and run with it to help Seol reach the class on time)

38. Tearliner – Perception Today  [OST Part 2 – Track 5] – Instrumental (episode 5, when Jung and Seol under the rain)

39. Scentimental Scenery – First Kiss [OST Part 5] – Instrumental

40. Salt n Paper – Go (English Version) – [OST Part 5]

41. Salt n Paper – Go (Korean Version) – [OST Part 5]

42. Tearliner – The end is near [OST Part 5] – Instrumental

43. Tete – 그냥 좋은데 [OST Part 5]

44. Salt n Paper – One Heart (episode 9, when Jung part with Seol after Seol confront him about the text messages between him and Young Gon)

45. Bye Bye Badman – (episode 8, when Jung drunks in the bar and sniffling in Seol’s hair)

46. Min Chae – La la la (episode 8, when Seol ask for coffee in Seol’s uncle restaurant)

47. Sweden Laundry – A Little Bit More [OST Part 6] – (episode 9, when Seol thinking, can she even break up with Jung)

48. Monkeyz – Perhaps This is Love [OST Part 6] – (episode 11, when Seol excitedly met Jung who visit her in campus)

49. Tearliner – 밤의 편의점 [OST Part 6] – instrumental (episode 11, when Seol brought her mom and Jun to see his dad giving flyers for their restaurant)

50. Tearliner – 장화 속 무당벌레 [OST Part 6] – instrumental (episode 11, when Seol family asked Inho to join their family dinner)

51. O.O.O. – Gold Dust (episode 11, when Seol tutoring InHo in the library and Inho look so out of it)

52. No Respect For Beauty – Owls On the Ground (episode 12, flashback during Inho’s hand incident in Highschool)

53. Seoha – Cheese in The Trap female version [OST Part 7] – (episode 5, when Jung and Seol sleep in the hospital waiting for Bora’s dad)

54. Tearliner Feat. Taru – 살랑 어쩌면 사랑 (perhaps love) [OST Part 7] – (episode 2, when Seol met Jung during his graduation photoshoot and Jung took selfie of him with Seol)

55. Tearliner – Natural Curl [OST Part 7] – instrumental

56. Tearliner – Dream Inside of You [OST Part 7] – instrumental

57. eAeon – My Anniversary (episode 7, Seol monolog after the incident with the thief, scene where Jung out from police station)

58. Tearliner – 방황하는 파도 [OST Part 5] – Instrumental – (episode 9, during the flashbacks of Jung, Inha, Inho playing fireworks and episode 13, when jung offered money to Inho)

59. Tearliner feat. Kim Go Eun – Attraction (in many episode, when Jung backhug Seol, when they hug each other after the cool off phase aka JungSeol moment.)

60. Love X Stereo – Hide And Seek OST VERSION [OST Part 8] – (episode 14, ending)

61. Low-End Project – 첫만남 [OST Part 8] – Instrumental

62. Tearliner – 첫만남 [OST Part 8] – Instrumental

63. Sister’s Barbershop – Dancing Alone (episode 6, When Seol and Inho drinks at the Bar before Jung join in)

First Recommended Kdrama in 2016: Cheese in The Trap

Definitely in love with this drama called Cheese In The Trap. My newest addiction in 2016. Wondering a lot, giggling nonstop, and enjoying a lot the whole time watching. Even though it just only 4 episodes and still ongoing until the 16th episode, but it really hooked me. Fall in love with Hong Seol while swooning over Yoo Jung and In Ho.

CITT (4)Interesting story.

Well, what can you expect, this drama is based on Line webtoon, so I’m pretty sure that it will be quite funny, hilarious, cute, heartwarming and also a lit bit mysterious.

Based on the original webtoon with the same title by “Soon Ggi” which was published via “Naver Online” from 2010-July-07.

CITT (1)Hong Seol (Kim Go Eun) isn’t the smartest or most privileged university student, but she is without a doubt hardworking and earnest. In contrast, Hong Seol’s senior, Yoo Jeong (Park Hae Jin), is a high achiever with the good looks, athleticism and grades to prove it — but he harbors a dark side. Even stranger, an unlikely alliance is forged between these two classmates from opposite sides of the track * from dramafever.com *

Perfect cast.

There is no doubt that the director and producer did their best to cast the actors and actresses. They were all like some kind of people who came out from the comic book. They are perfectly suit for the character, IMHO.

CITT (3)Especially for Hong Seol character. I just love how Kim Go Eun perfectly portrayed her. Her natural beauty, her quirkiness, her nervousness, her gesture, her voice, her cute monolog, her outfit, her smile, is just perfect for the role * I am officialy her fan since then. *

Beautiful Cinematography.

Since the drama has been filmed before it airs, I think the production staff put their maximal efforts to do the editing, to make the drama looks so beautiful in its own way.

I love how they show the scene of Yoo Jung and Seoul in the campus near the stairs when they stared to each other, or when Yoo Jung silently following Seoul from behind after she had a hard time during presentation. It just beautiful.

Refreshing and addicting OST.

Somehow, I love almost all music or Original Soundtrack from dramas airs on TVN. Somehow, they always offered different kinds of music. At first, I hardly know the singer since it pretty much not a worldwide idol out there. But that what make it so refreshing. It just 4 episode, and I already downloaded all the OST * hopefully can buy the CD soon. * Repeatedly listen to it just because the beat, the tune, the song are all perfect fit for the drama.

That College Campus Look.

Actually, watch this drama make me sob just a little. Thinking back on how I look during my college campus day. Oh my dear, I am not even look  a tiny bit like them all * can I turn back the time puhleeees *

CITT 6How can’t I be swoon over of Yoo Jung sophisticated style, somehow look simple, classic, and casual. In love with Hong Seol comfortable and warm outfit. Last but not least, sporty Eun taek and girly Bo Ra style will surely make your college day look brighter * at least brighter than I do before *

So, if you haven’t watch this drama, I suggest you start now. You can watch it here or here.

And when watching and reading webtoon is not enough, why don’t you join Cheese In The Trap family in soompi, I bet you’ll get fast update and many interesting fact about this Cheese In The trap drama, not to mention, you’ll find new friends who is as crazy as you are. At least it help you lessen the suffering of waiting next episode to come.

An Ongoing List of Korean Drama

I am a drama addict. Yes I am. Any kind of drama. Just named it. One of those dramas is Korean drama worldwide known as kdrama. Since I was a teenager, I spent some of my spare time to watch kdrama marathonly * if you know what I mean with marathon *

background kdrama

Suddenly, I was thinking. How many kdramas have I watch for all these time? So then, I recall deep inside my memory and go down the memory lane of kdrama. Long Time Ago, when Kpoper or kdrama is not hugely known as it is right now,  I remember my first kdrama is Autumn Tale followed by the amazing and unforgettable “Winter Sonata.”

So, let’s see how many drama have I watch all these years and still ongoing though;

  1. A Gentleman’s Dignity
  2. A Love To Kill
  3. A Man Called God
  4. All In
  5. Alone in Love
  6. Arang and the Magistrate
  7. Athena: Goddess of War
  8. Autumn Tale
  9. Awl
  10. Baby-faced Beauty
  11. Bachelor’s Vegetable Store
  12. Baker King, Kim Tak Goo
  13. Beethoven Virus
  14. Bicheonmu
  15. Big
  16. Birth of a Beauty
  17. Birth Secret
  18. Bodyguard
  19. Boys Before Flowers
  20. Bridal Mask
  21. Brilliant Legacy
  22. Bubblegum
  23. Cain and Abel
  24. Cheo Yong (Season 1)
  25. Cheo Yong (Season 2)
  26. Cheongdamdong Alice
  27. Cheese in The Trap
  28. Cheer Up, Sassy Go Go!
  29. Cinderella Man
  30. Cinderella’s Sister @ Cinderella’s Stepsister
  31. City Hall
  32. City Hunter
  33. City of Glass
  34. Coffee Prince
  35. Color of Woman
  36. Creating Destiny
  37. Crime Squad
  38. Dae Jang Geum
  39. Damo
  40. Dating Agency: Cyrano
  41. Delightful Girl Choon Hyang
  42. Dream High (Season 1)
  43. East Of Eden
  44. Empress Ki
  45. Endless Love
  46. Faith @ The Great Doctor
  47. Fashion 70’s
  48. Fashion King
  49. Fated to Love You
  50. Feast of the Gods
  51. Fermentation Family
  52. Flames of Desire
  53. Flower Boy Next Door
  54. Flower Boy Ramyun Shop
  55. Friends 2002
  56. Full House
  57. Full House Take 2
  58. Ghost @ Phantom
  59. Glass Mask
  60. Glass Slippers
  61. Glory Jane @ Man of Honor
  62. God of War
  63. Goddess of Marriage
  64. Goong
  65. Goong S – Prince Hoo
  66. Gourmet
  67. Great Inheritance
  68. Greatest Marriage
  69. Healer
  70. Heard It Through the Grapevine
  71. Heartstrings
  72. Heart to Heart
  73. Hello! Miss
  74. Hidden Identity
  75. High Society
  76. HIT (Homicide Investigation Team)
  77. Hong Gil Dong
  78. Hotel King
  79. Hwang Jin Yi
  80. Hyde, Jekyll and I
  81. I Love You, Don’t Cry
  82. I Miss You @ Missing You
  83. I Order For You
  84. I Remember You
  85. Iljimae
  86. Incarnation of Money
  87. Innocent Man
  88. Ireland
  89. IRIS
  90. IRIS 2
  91. Ja Myung Go
  92. Jang Ok Jung
  93. Joseon Gunman
  94. Jumong – Prince of The Legend
  95. KangChi, The Beginning
  96. Kill Me, Heal Me
  97. Kimcheed Radish Cubes
  98. Last
  99. Lee Soon Shin is the Best
  100. Let’s Go To The Beach
  101. Level 7 Civil Servant
  102. Lie to Me
  103. Lobbyist
  104. Love Again
  105. Love Rain
  106. Love You
  107. Loveholic
  108. Lovers in Paris
  109. Love Story in Harvard
  110. Ma Boy
  111. Mary Stayed Out All Night
  112. Mask
  113. Masked Prosecutor
  114. May Queen
  115. Me Too, Flower!
  116. Misaeng
  117. Mischievous Kiss
  118. Miss Ripley
  119. Miss Korea
  120. Missing Noir M
  121. Money’s Warfare
  122. Monstar
  123. My Daughter Seo Yeong
  124. My Fair Lady (2003)
  125. My Girl
  126. My Girlfriend is Gumiho
  127. My Love Patzzi
  128. My Love Eun Dong
  129. My Name is Kim Sam Soon
  130. My Princess
  131. Nine Tailed Fox
  132. Oh My Ghost
  133. Oh My Venus
  134. On Air
  135. One Fine Day
  136. One Mom and Three Dads
  137. One Percent of Anything
  138. Only You
  139. Operation Proposal
  140. Panda and Hedgehog
  141. Partner
  142. Pasta
  143. Personal Taste
  144. Pink Lipstick
  145. Pinocchio
  146. Powerful Opponents
  147. Prince’s First Love
  148. Princess Lulu
  149. Prosecutor Princess
  150. Protect the Boss
  151. Punch (2003)
  152. Queen Inhyun’s Man
  153. Queen of Reversals
  154. Queen Seon Duk
  155. Remember You
  156. Rooftop Prince
  157. Romance Town
  158. Reply 1988
  159. Sad Love Song
  160. Salaryman
  161. Sang Doo, Let’s Go To School
  162. Scent of a Woman
  163. Scholar Who Walks the Night
  164. School 2013
  165. School 2015: Who Are You?
  166. Secret / Secret Love
  167. Secret Garden
  168. She is Nineteen
  169. Smile Again
  170. Sorry I Love You
  171. Spring Waltz
  172. Splash Splash Love
  173. Stairway to Heaven
  174. Style
  175. Successful Story of a Bright Girl
  176. Summer Scent
  177. Sungkyunkwan Scandal
  178. Super Rookie
  179. Surplus Princess
  180. Sweet Spy
  181. Take Care of the Young Lady
  182. Take Care of Us, Captain
  183. The Devil
  184. The Equator Man
  185. The Girl Who Can See Smells
  186. The Greatest Love
  187. The Heirs
  188. The King 2hearts
  189. The King of Dramas
  190. The Kingdom of The Winds
  191. The Master’s Sun
  192. The Moon That Embraces the Sun
  193. The Musical
  194. The Night Watchman
  195. The Painter of the Wind
  196. The Princess’ Man
  197. The Return of Iljimae
  198. The Story of the First King’s Four Gods
  199. The Suspicious Housekeeper
  200. The Thorn Birds
  201. The Time We Were Not In Love
  202. Time Between Dog and Wolf
  203. Time Slip Dr. Jin
  204. To the Beautiful You
  205. Tomorrow Cantabile
  206. Tree of Heaven
  207. Triple
  208. Warrior Baek Dong Soo
  209. We Are Dating Now
  210. Wedding
  211. What Happened in Bali
  212. When a Man Falls in Love
  213. When a Man is in Love
  214. When Spring Comes
  215. Which Star Are You From?
  216. While You Were Sleeping
  217. Who Are You? (MBC)
  218. Who Are You? (tvN)
  219. Why Did You Come to My House ?
  220. Will it Snow for Christmas?
  221. Winter Sonata
  222. Witch Amusement
  223. Wonderful Life
  224. Yong Pal
  225. You’re Beautiful

Two hundred and twenty five dramas! Oh my, what a quite long list. I am not sure if I missed some of it though, since I have limited memory. One thing for sure, this list so gonna be longer in the near future.

Cara Mengurus NPWP yang hilang

29 Desember 2015,

Masih melanjutkan mengurus kartu yang hilang, saya pun segera meluncur ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren untuk mengurus kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) saya yang hilang.

Alamat:

Jl. Bintaro Utama Sektor V

Kampus Stan Bintaro Jaya

Sehari sebelumnya, saya menyempatkan diri mendatangi kantor tersebut setelah mengurus SIM di Serpong. Tapi sesampaiya disana, petugas menyampaikan kalau untuk layanan pembuatan NPWP sudah tutup. Mereka hanya membatasi 100 kartu yang diterbitkan setiap harinya.

Hari ini, saya sengaja datang pagi sekitar jam 7 agar bisa mendapat nomor antrian paling awal. Pelayanan memang dimulai pukul 08.00 pagi, namun pengambilan nomor antrian sudah dibuka sejak jam 07.00 pagi.

Jadilah saya mendapat nomor urut 8. Setelah itu, cukup banyak orang yang datang untuk mendapatkan layanan dari Kantor Pajak Ini. Belum tepat jam 8, seluruh bangku tunggu sudah dipenuhi manusia.

Kantor ini cukup nyaman, bersih dan dingin * karena masih baru kali ya. * Interior dan furniturnya pun masih bagus. Ditambah lagi disediakan Aqua gelas gratis bagi kami yang menunggu.

Sabar menunggu, akhirnya tiba giliran saya. Loket 1, 2, dan 3 membuka layanan untuk NPWP.

Dokumen yang harus dibawa:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari kepolisian.
  2. Fotokopi KTP atau surat keterangan KTP.
  3. Fotokopi NPWP yang hilang.
  4. Formulir Permohonan Cetak Ulang yang sudah diisi (bisa diambil dilokasi).
  5. Formulir Perubahan Data Wajib Pajak * karena alamat saya sudah berubah alias pindah alamat * yang sudah diisi (bisa diambil di lokasi).

Semua dokumen sudah lengkap, petugas pun mengecek dan siap mencetak kartu saya. Hingga tiba-tiba…

Petugas: “maaf, tapi NPWP yang ibu berikan, di dalam data kami, statusnya telah dihapus.”

Saya: “maaf, kenapa mas? ” masih mencerna kata ‘hapus’

Petugas: “iya, jadi, kartu NPWP ibu yang hilang itu sudah dihapus, sudah tidak berlaku lagi.”

Saya: “apa!!! sejak kapan dihapusnya mas. Saya masih pakai NPWP saya itu loh mas.”

Petugas: “O gitu ya bu. Ibu pernah lapor-lapor pajak ga selama ini.”

Saya: *dalam hati saya, hellloooow* “Saya masih bayar pajak dan lapor SPT tahunan dengan nomor itu loh mas. Gimana cara, Kok bisa dihapus,”

Petugas: “iya bu, statusnya terhapus. Jadi kalau ibu mau, ibu jadinya buat kartu NPWP baru. Jadi ibu mengajukan pembuatan NPWP baru.”

Saya: “lah, gimana ceritanya mas. Nanti laporan pajak saya gimana? Pajak saya yang kemarin-kemarin kemana?”

Petugas: dia terdiam. “iya bu, tidak apa-apa ko bu. Cuma ibu jadinya harus bikin yang baru saja”

Wajar sih, dia mana tahu soal beginian, dia kan hanya petugas yang barusan mengecek data saya di computer.

Saya: menghela napas panjang. “ya sudah mas, apa yang saya butuhkan untuk buat yang baru.”

Petugas: mengambilkan formulir permohonan pembuatan KTP dan Surat keterangan bekerja. “Ibu hanya perlu mengisi ini, disertakan materai 6000. dan fotokopi KTP. nanti ibu langsung saja ke sini.”

Saya: “kalau gitu nanti saya kembali mas. makasi.”

Saya pun kembali mengambil nomor antrian dan hendak membeli materai. Sampai di luar. Entah kenapa kesalnya tak tertahan. Bagaimana bisa terhapus, selama saya kerja saya bayar pajak dan lapor pajak dengan nomor NPWP tersebut. Lantas, kemana semua uang pajak saya.

Akhirnya, saya batalkan niat untuk membuat NPWP baru. Saya akan konsultasikan dulu ke HRD tempat saya bekerja mengenai perubahan ini.

 

 

Cara Mengurus SIM yang Hilang

28 Desember 2015,

Melanjutkan perjuangan saya mengurus kartu-kartu yang hilang, SIM alias Surat Izin Mengemudi adalah nomor 2 yang krusial setelah KTP. Bagaimana tidak, saya tidak berani mengendarai si jagoan merah saya tanpa SIM di tangan.

Jadi, setelah selesai mengurus KTP, saya langsung meluncur menuju Serpong untuk Mengganti SIM yang hilang.

Ingat, pakai baju yang ‘pantas’. Untuk kaos, pakai yang berkerah dan pakai sepatu atau sepatu sandal. Dilarang keras pakai kaos oblong dan sandal jepit. Nanti kena tegur Pak Polisi dan disuruh pulang. nah lo.

Bagi saya yang berdomisili di Tangerang Selatan, saya sangat bersyukur dengan adanya kantor Satuan Administrasi Pelayanan SIM (Satpas) Polres Tangerang.

Alamat:

Pertigaan Jalan Raya Cisauk dan Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan.

Kantor ini bisa dicapai dengan menggunakan moda transportasi KRL alias commuter Line jurusan Tanah Abang-Serpong atau Tanah Abang-Maja. Dari stasiun Serpong, kita tinggal menyebrang jalan dan naik angkutan umum. Lokasinya tidak jauh dari stasiun, dengan membayar 3k sampai sudah kita di lokasi.

 

Yang harus dibawa:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian (1 lembar).
  2. Fotokopi KTP atau dalam kasus saya, fotokopi surat keterangan KTP dalam proses (3 lembar).
  3. Fotokopi SIM yang hilang (1 lembar).
  4. KK (Kartu Keluarga) untuk kasus saya yang KTP-nya tidak ada (1 lembar fotokopi ). Tapi bawa saja untuk berjaga-jaga.
  5. Uang sebesar 175k.
  6. Pulpen (mengingat ada formulir yang harus kita isi).
  7. Handphone atau buku novel (untuk mengusir kebosanan karena menunggu antrian yang puanjang).
  8. Kipas, mengingat kantornya bisa dibilang tidak luas sementara peminatnya membludak * agak lebay sih, tapi seriusan panas banget. Penuh banget. Apalagi kalau musim liburan gini. bikin SIM udah kaya ngantri mau nonton konser artis kenamaan *

Yang harus dilakukan di Satpas:

1. Cek Kesehatan

Setelah berkas-berkas siap dan dijadikan 1 (bawa paper klip biar tidak tercecer), langsung saja masuk ke ruangan bagian cek kesehatan (ada tulisannya di pintu).

Berkasnya terdiri dari 1 lembar surat kehilangan, 1 lembar fotokopi SIM, I lembar fotokopi KK, 1 lembar fotokopi surat keterangan KTP)

Serahkan semua berkas ke petugas dan ia akan menanyakan perihal kesehatan, mulai dari tinggi badan dan berat badan dll.

Oleh karena saya tidak membuat SIM baru dan saya menyertakan fotokopi SIM yang hilang, cek kesehatan bisa dibilang merupakan formalitas saja.

Setelah itu, petugas akan mengembalikan berkas berikut hasil cek kesehatan. Berkas ini sudah diatur dan distaples sedemikian rupa oleh petugas, sehingga kita tidak perlu khawatir akan tercecer.

Biaya: 20k

2. Pembuatan kartu Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP)

Keluar dari ruang cek kesehatan, langsung saja berikan berkas ke loket paling kiri, sebut saja loket 1 (ada 3 loket, namakan saja loket 1, 2, dan 3, secara berurutan).

Di sini, kita akan diminta 1 lembar fotokopi surat keterangan KTP (fotokopi KTP). Kemudian, berkas akan dikembalikan ke kita beserta dengan Kartu asuransi (AKDP).

Biaya: 30k

3. Registrasi Mengurus SIM yang Hilang (sama dengan perpanjangan SIM).

Lanjut ke loket 2. Serahkan berkas ke petugas berikut 1 lembar fotokopi surat keterangan KTP (fotokopi KTP). Saya tidak terlalu memperhatikan apa yang dilakukan petugas (mengingat penuh sesak).

Biaya: 75k

4. Pengambilan formulir pendaftaran.

Lanjut ke loket 3, kita akan diberikan berkas berikut formulir pendaftaran yang harus di isi. Disini saya dikenakan biaya 45k.

Bodohnya, saya tidak bertanya untuk apa biaya tersebut * yang kepikiran cuma cepat selesai, apalagi ruangannya panas dan penuh sesak. * Tapi saya positif thinking saja, mungkin karena saya pindah alamat, entahlah. Pas browsing2 setelah selesai, baru ngeh, untuk apa ya biaya tersebut.

5. Mengisi formulir pendaftaran.

Untuk mengisinya disediakan meja besar di luar kantor Satpas dengan tata cara pengisian yang jelas dan lengkap. Di sinilah pulpen yang kita bawa melakukan perannya * daripada susah-susah cari pinjeman *

6. Kembalikan berkas tersebut ke loket 3.

Tunggu hingga nama kita dipanggil petugas. Disinilah buku novel, handphone, dan kipas berperan besar. Lamanya menunggu tidak bisa diprediksi. Kalau beruntung, kita bisa mendapatkan kursi untuk duduk, kalau tidak, ya terpaksalah berdiri.

7. Proses Identifikasi.

Disini, kita tetap akan menunggu giliran, duduk harus sesuai urutan. Petugas akan memverifikasi data kita * penting untuk didengarkan, karena bisa jadi ada kesalahan. * Lanjut dengan merekam sidik jari jempol kanan dan kiri juga tanda tangan.

Terakhir, say cheese! Foto asal-asalan buat SIM * saya bilang asal-asalan karena kebayang donk ya penampakan wajah kita setelah melalui proses di atas dan menunggu lama. Belum lagi posisi kita saat difoto yang pastinya ga akan seindah kalo kita selfie. Belum lagi pada saat difoto ada puluhan mata memandang, aih aih. Belum lagi, proses foto yang begitu cepat (mungkin sekitar 1 detik) tanpa ada kesempatan untuk melihat hasilnya dan mengulangi *

8. Pengambilan SIM.

Finally, all is done. Kita tinggal keluar kantor kemudian menuju sebuah tempat * tepatnya sih di luar sebuah ruangan tepat di depan sebuah jendela * dan tunggu nama kita dipanggil. Ambil SIM yang baru dan TTD.

Pastikan semua data yang tertera di SIM adalah benar.

Supaya kalau ada kesalahan bisa langsung diperbaiki saat itu juga.

 

And yeay, we are done!

Tidak susah dan tidak ribet, masih terjangkau pula.

 

 

 

 

 

Cara Mengurus Kartu AEON Express Card yang Hilang

23 Desember 2015,

Meskipun kartu AEON ini tidak dapat digunakan pihak lain * karena selalu akan ada verifikasi data setiap kali kita hendak melakukan transaksi * namun, tidak ada salahnya jika saya menginginkan penggantian kartu.

[Photo Credit: www.aeon.co.id]

Kartu AEON express card akan mempermudah saya untuk membeli barang-barang melalui pembiayaan AEON.

  1. Hubungi Customer Service AEON di (021) 2971 1000 untuk menginfokan kehilangan kartu.
  2. Buat Surat Pernyataan Kehilangan Kartu dan Permohonan Penggantian Kartu Baru.
  3. Scan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian.
  4. Scan Fotokopi Kartu AEON Express Card.
  5. Kirim email ke customercare@aeon.co.id dengan melampirkan poin 2, 3, dan 4 di atas dalam email tersebut.
  6. Hubungi Customer Service AEON di (021) 2971 1000 untuk mengonfirmasi email yang telah kita kirim.
  7. Kartu baru akan dikirim dalam jangka waktu 14 hari kerja.

Cara Mengurus KTP yang Hilang

23 Desember 2015, Rumah Pak RT

Ini dia, kartu yang paling penting sedunia. Makanya, kartu ini adalah prioritas nomor wahid untuk diurus secepatnya.

Untuk mengurus KTP atau Kartu Tanda Penduduk yang hilang, saya membutuhkan surat pengatar dari Pak RT.

Yang harus dibawa ke Pak RT:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)

GRATIS, tanpa biaya. Selembar surat keterangan sudah ditangan. Saya tinggal menuju Kelurahan.

Tapi, rencana tinggal rencana, Saya meminta surat tersebut di malam hari dengan maksud mengurus keesokan harinya. Tapi ternyata, it is long weekend. Saya lama tak tengok kalender hingga lupa kapan saja tanggal merahnya. terpaksa, menunggu hingga Senin tiba.

28 Desember 2015, Kelurahan Sawah

Saya start sebelum jam 08.00 pagi. Secepatnya, saya meluncur ke Kelurahan Sawah.

Yang harus dibawa ke Kelurahan:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  4. Surat Pengantar dari Pak RT

Saya langsung menuju loket pelayanan, bertemu dengan Ibu Ita (pesan dari pak RT) * ternyata Bu Ita ini juga membuatkan surat pengantar dari RW. Mungkin dimintai tolong sama pak RT kali ya. * Makasih Bu Ita * beliau sangat ramah, tutur katanya sopan, dan murah senyum. *

Ternyata, sekarang KTP balik lagi ke KTP elektronik alias e-KTP * aneh banget deh, sebelumnya saya e-KTP, ketika pindah  kelurahan eh ganti lagi jadi KTP biasa, eh sekarang suruh balik lagi jadi e-KTP. cape deh. * Alhasil, pupus sudah rencana, yang tadinya membayangkan KTP akan jadi dalam waktu seminggu, sekarang, dalam sebulan baru akan jadi * garuk-garuk pala Barbie *

Tidak lama kemudian, saya pun dipanggil dan diberikan satu berkas untuk selanjutnya dibawa ke Kecamatan * panjang ya bo. *

28 Desember 2015, Kecamatan Ciputat

Alhamdulillah, adalah kalimat pertama yang saya panjatkan. Kenapa? Karena kantor Kecamatan Ciputat berada tepat dibelakang kantor Kelurahan Sawah. Bahkan, ada jalan tembus yang mempersingkat waktu tempuh. sekali lagi, Alhamdulillah. Hemat waktu dan tenaga. * coba kalau kantornya jauh seperti dulu waktu saya belum pindah ke sini. *

Sesampainya di sana, kita jelaskan maksud kedatangan untuk kemudian diperiksa kelengkapan berkas-berkasnya dan diberikan nomor antrian. * kesan pertama, wow, kantornya lumayan juga, sudah dibuat loket-loket macam di kantor pajak. *

Yang harus dibawa ke Kecamatan:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  4. Surat pengantar dari Pak RT-RW
  5. Formulir F-1.21 dari Kelurahan
  6. 1 lembar Pas Foto ukuran 2×3 (tidak dijadikan 1 berkas, dibutuhkan untuk membuat surat keterangan KTP)

Yang harus dilakukan di Kecamatan:

1. Ambil Nomor Antrian.

Sekali lagi, datanglah sepagi mungkin, untuk menghindari antrian.

2. Proses Perekaman dan Verifikasi Berkas.

Setelah dipanggil, saya serahkan berkas tadi, untuk kemudian diproses.

Bagi yang belum pernah membuat e-KTP, maka akan dilakukan proses perekaman (foto, rekam ke sepuluh sidik jari tangan, dan rekam tanda tangan).

Bagi yang sudah pernah * seperti saya * pihak kecamatan akan mencoba mengecek data kita untuk kemudian dicocokkan kembali atau diperbaharui * seperti kasus saya, yang sekarang pindah alamat *

3. Minta Surat Keterangan Yang menyatakan KTP sedang dalam proses.

Bawa kembali berkas yang tadi menuju loket yang tersedia. Sampaikan bahwa kita membutuhkan surat keterangan sebagai pengganti KTP, mengingat e-KTP baru akan kita terima dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan. Surat ini juga diperlukan untuk mengambil e-KTP kita nantinya.

Tunggu beberapa saat hingga nama kita dipanggil, lalu serahkan 1 lembar pas foto ukuran 2×3 untuk selanjutnya dilem dan dicap oleh petugas.

Penting untuk diingat:

Sebelum meninggalkan tempat, baik di rumah pak RT, kelurahan, atau kecamatan. Kita HARUS mengecek kembali berkas yang dibutuhkan dan juga hasil ketikan di setiap dokumen atau formulir. Jangan sampai ada kesalahan penulisan atau ketikan (misal, namanya salah huruf, nomornya beda 1 angka, atau alamat tidak sesuai KTP dll.) Kesalahan akan mengakibatkan kita untuk mengulang kembali proses dari awal karena kita akan ditolak pada saat mengurus dokumen lainnya.

 

 

Cara Mengurus Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian (POLSEK) Terdekat

22 Desember 2015

Perjalanan panjang pun dimulai, mengurus kembali dokumen-dokumen penting yang telah hilang alias raib entah kemana, memang akan menguras tenaga, waktu, dan biaya.

Hal yang pertama harus dilakukan adalah melaporkan kehilangan tersebut ke kepolisian terdekat atau tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa pos polisi di sekitar pasar, mall, atau kampus biasanya menyediakan layanan ini. Namun, terkadang kita baru sadar kehilangan pada saat kita sudah sampai di rumah. Maka, ada baiknya langsung saja menuju POLSEK terdekat di wilayah tempat tinggal kita.

Polsek Ciputat [Photo credit: anditomato.blogspot.com]

Untuk mempermudah dan mempercepat proses pelaporan, saya melakukan beberapa hal di bawah ini:

1. Daftar dokumen dan barang yang hilang.

Sebelum melapor, saya pribadi membuat daftar (list) tertulis mengenai dokumen apa saja yang hilang, beserta dengan nomor dokumen jika kita menyimpannya.

  1. KTP an. Ani dengan no. 12334545645646
  2. Kartu Kredit an pelapor dengan  no. 124355866
  3. SIM A an. pelapor dengan no. 1323455445564.
  4. ATM Bank BCA an. Subagyo dengan no. 122345645646.
  5. Hp Samsung Galaxy Note 5 dengan nomor Simpati 0812356565656.
  6. dan seterusnya…

Tidak perlu khawatir jika kita tidak mengingat nomor dokumen yang hilang, karena pihak kepolisian akan menulisnya dengan keterangan “dengan nomor yang tidak di ingat

Kemudian, saya lingkari nomornya untuk menandakan dokumen mana yang butuh surat keterangan kehilangan Asli sehingga saya bisa meminta pak Polisi agar di print-kan lebih dari 1. FYI, untuk mengurus dokumen yang berhubungan dengan bank (misal, ATM), STNK, Sertifikat, Pegadaian, dan beberapa dokumen lainnya dibutuhkan Surat Keterangan Asli untuk dilampirkan; atau minimal fotokopi yang dilegalisir pihak kepolisian.

2. Mencari Fotokopi dokumen yang hilang.

Mulailah mencari di rumah, jika saja terselip fotokopi dokumen-dokumen kita yang hilang. Terkadang tanpa sengaja kita memfotokopi atau pernah fotokopi untuk keperluan lain. Fotokopi tersebut akan sangat membantu dan mempermudah kita mengurus kembali dokumen yang hilang tersebut.

mental note for myself: Selalu fotokopi semua dokumen yang kita punya, termasuk kartu-kartu dsb kemudian simpan di satu folder yang mudah ditemukan.

3. Membawa fotokopi KTP yang hilang.

Dengan adanya fotokopi ini, pak Polisi akan lebih mudah mencatat laporan kehilangan kita, kemungkinan untuk salah ketik nama atau alamat dsb juga bisa lebih dihindari.

Tapi kalau memang tidak ada, lebih baik kita tulis identitas kita (sesuai KTP) di selembar kertas untuk memudahkan proses pelaporan.

4. Datanglah ke POLSEK terdekat sepagi mungkin untuk menghindari antrian.

Memang sih terkadang sepi, tapi kalau musim liburan macam saya kali ini, panjang kali antriannya. Banyak copet kali ya ataupun kita yang jadi semakin kurang waspada.

POLSEK mulai melayani pengaduan kehilangan sejak pukul 08.00 pagi.

Kemudian, mulailah pelaporan. Jelaskan kronologisnya, atas nama siapa (tunjukkan FC KTP), apa yang hilang (tunjukkan daftar yang tadi dibuat), dan hilang di mana jam berapa (semua itu akan tertera di surat kehilangan).

Yang terakhir, sebelum di print, jelaskan kepada pak Polisi kalau kita membutuhkan beberapa lembar surat asli. Saya pribadi meminta beliau nge-print sebanyak 10 lembar.

Setelah di print, kita tinggal tanda tangan di setiap lembar surat tadi dan ucapkan terima kasih kepada sang Polisi.

GRATIS tanpa biaya * walaupun terkadang ada embel-embel ‘sukarela’ *

Surat pun ditangan, lanjut mengurus surat lainnya…

Penting untuk diingat: Surat keterangan kehilangan berlaku selama 14 hari saja. Jadi, kalau kita ternyata baru bisa mengurus dokumennya ternyata lebih dari 14 hari, maka kita harus memperpanjang atau membuat surat yang baru.

 

 

 

 

Cara Mengurus Kartu Kredit Bank BCA yang Hilang

22 Desember 2015

Segera setelah saya tersadar dompet kartu saya hilang, saya langsung menghubungi pihak Bank BCA melalui HALO BCA (021) 1500888. Setelah tersambung dengan Customer Service Officer, saya jelaskan keinginan saya untuk memblokir Kartu Kredit BCA dan BCA Card sesegera mungkin.

[Photo credit: www.bca.co.id]

Saya tinggal memberikan informasi identitas saya beserta jenis kartu kredit dan nomor kartu kredit * ternyata ada manfaatnya juga saya menulis kedua nomor kartu kredit di buku goldie saya. *

Setelah menunggu beberapa saat, kartu kredit saya resmi diblokir. Sementara untuk penggantian kartu baru, saya dikenakan biaya 100k. Kartu pengganti akan dikirim dalam waktu 14 hari kerja * which is a long time since it was long holiday. *

Alhamdulillah… beres. Kalau tidak, bisa-bisa tagihan kartu kredit saya membengkak entah siapa yang menggunakannya.

 

 

Must Have Item: Sneakers Slip-On

Sejatinya, sneakers dipakai ketika kita menginginkan kenyamanan di kaki pada saat hendak melakukan perjalanan jauh, santai, dikala cuaca dingin, ataupun melakukan kegiatan yang berhubungan dengan olahraga. Pemakaian sneakers seringkali terlihat hanya disaat kita ingin bergaya kasual.

slip onashley olsendenim-shoes-weworewhat-w352

Akan tetapi, belakangan ini, sneakers menjadi salah satu must have item yang sangat populer dan dipakai di berbagai kesempatan, mulai dari kasual hingga formal. Sneakers tidak lagi hanya dipadankan dengan celana * yang biasanya memberi kesan boyish atau tomboy * melainkan juga dipadupadankan dengan dress ataupun rok. Salah satu jenis sneakers yang paling populer saat ini adalah sneakers slip-on * I love slip-on karena mudah dipakai dan tidak perlu diribetkan dengan tali-menali *

slip-on-sneakers-preppyprinted-slip-on-sneakers2e2bb5d3e406fc47a2f42f717e7a2cf3

Berbagai jenis sneakers slip-on dengan mudahnya kita lihat melengkapi outfit para fashion blogger, selebritis, hingga orang-orang di sekeliling kita. Jadi, tidak ada salahnya kalau kita mulai menambah koleksi sepatu kita dengan salah satu sneakers slip-on kece-kece berikut ini.

guiseppe zanotti zip detail slip-on sneakers

guiseppe zanotti zip detail slip-on sneakers

adidas superstar slip on

adidas superstar slip on

chuck taylor classic color slip

chuck taylor classic color slip

fendi in black leather with geometric print

fendi in black leather with geometric print

burberry Canvas Check and Calfskin Slip-on Trainers

burberry Canvas Check and Calfskin Slip-on Trainers

zara flat sneakers with elastic

zara flat sneakers with elastic

kenzo 'Tiger' slip-on sneakers

kenzo ‘Tiger’ slip-on sneakers

dolce and gabbana sequinned slip-on sneakers

dolce and gabbana sequinned slip-on sneakers

miu miu Embellished glitter slip-on sneaker

miu miu Embellished glitter slip-on sneaker

rivieras vynil rouge

rivieras vynil rouge

mango Slip-on check pattern print

mango Slip-on check pattern print

Steve Madden Buhba Animal Print Slip On Trainers

Steve Madden Buhba Animal Print Slip On Trainers

joshua sanders 'babilion' hologram viper print flatform skate slip on

joshua sanders ‘babilion’ hologram viper print flatform skate slip on

stradivarius snake print slip on

stradivarius snake print slip on

michael kors 'Kyle' cheetah print calf hair slip-ons

michael kors ‘Kyle’ cheetah print calf hair slip-ons

Givenchy persian print skate shoes

Givenchy persian print skate shoes

Giuseppe Zanotti vegas metallic sneakers

Giuseppe Zanotti vegas metallic sneakers

adidas honey 2.0 slip on

adidas honey 2.0 slip on

vans beauty and yout slip on leopard

vans beauty and yout slip on leopard

stella mccartney Binx Crouching Cat Loafers

stella mccartney Binx Crouching Cat

salvatore ferragamo pacau glittered slip-on sneakers

salvatore ferragamo pacau glittered slip-on sneakers

Keds x kate spade new york Triple Decker Bow

Keds x kate spade new york Triple Decker Bow

Chuck Taylor all star deck star slip x missoni

Chuck Taylor all star deck star slip x missoni

stradivarius slip on with fringing details

stradivarius slip on with fringing details

mango Satin slip-on sneakers

mango Satin slip-on sneakers

Busana Muslim Bagi Para Penggemar Korea

Revealing Innocence - Iva Latifah (12)Sebagai seorang muslimah, saya sering kali mencari inspirasi berbusana. Salah satu koleksi yang menarik perhatian saya adalah koleksi Iva Lativah di Indonesia Fashion Week 2014 yang bertajuk Revealing Innocence. Koleksi tersebut merupakan akulturasi Indonesia dan Korea. Busana yang ditampilkan mirip sekali dengan Hanbok (busana tradisional Korea) namun dengan sentuhan Indonesia berupa kain batik khas asli Indonesia.

Revealing Innocence - Iva Latifah (13)Saya pribadi memang terpikat oleh hanbok * akibat sering menonton drama korea yang bertema era-era Joseon * Makanya jangan heran kalau saya memasukkan film Korea berjudul “The Royal Tailor” ke dalam daftar 25 film yang layak ditonton untuk fashionnya karena disepanjang film, kita akan disuguhi berbagai hanbok yang indah dan menawan.

Sempat terbayang, hanbok itu sepertinya cocok untuk saya pakai karena desainnya yang berupa atasan dan rok panjang nan lebar, longgar, juga berlapis-lapis * dalam artian tidak menonjolkan lekuk tubuh * Oleh karena itu, ketika Iva Lativah meluncurkan koleksi akulturasinya itu, rasanya seperti salah satu impian saya terwujud sudah. * mengingat saya penggemar Korea dan pecinta batik *

Hanbok + batik + baju muslim = one of my dreams came true

Tidak salah rasanya memasukkan desainer Iva Lativah ke dalam 25 desainer busana muslim Indonesia favorit saya.

Revealing Innocence - Iva Latifah (11)Revealing Innocence - Iva Latifah (9)Revealing Innocence - Iva Latifah (14) Revealing Innocence - Iva Latifah (6) Revealing Innocence - Iva Latifah (7) Revealing Innocence - Iva Latifah (5) Revealing Innocence - Iva Latifah (10) Revealing Innocence - Iva Latifah (8) Revealing Innocence - Iva Latifah (3) Revealing Innocence - Iva Latifah (4) Revealing Innocence - Iva Latifah (2) Revealing Innocence - Iva Latifah (1)

 

disclaimer: I do not own the pictures. credit goest to wollipop.com and others right owner.

Natural Kei (Natural Style)

Kalau sebelumnya saya jatuh cinta dengan style yang namanya Mori Girl, kali ini saya mulai mengenal Natural Kei * Kei artinya Style. *

Natural Kei (5)

Kenapa akhirnya saya menyukai kedua style ini? Awalnya mungkin karena saya suka semua hal yang berhubungan dengan alam alias nature * mungkin itu sebabnya saya masuk Biologi UI kali ya * Jadi secara tidak langsung, saya suka dengan style yang bertema atau bersentuhan dengan alam.

Mengenal lebih jauh tentang Natural Kei, ternyata style ini jauh lebih dulu muncul dibandingkan Mori Girl Style (Mori Kei), yaitu sekitar tahun 1970-an. Hanya saja, gaungnya tidak menggema ke seluruh penjuru dunia. Maka ketika Mori Girl Style muncul, banyak orang yang menyangka kalau Mori Girl style itu sama dengan Natural Kei. Padahal, kedua style ini cukup berbeda * bisa dikatakan serupa tapi tak sama. Seperti saudara. ”

Mori Girl style menggambarkan seseorang yang hidup di hutan, tampak hampir seperti peri hutan, karena itu pakaiannya terlihat sederhana (walaupun dengan banyak lapisan)dengan warna-warna yang earthy (beige, brown, white, dusty green dan lainnya). Umumnya berupa bahan katun, linen, atau wol tanpa corak.

Mori Kei (1)

Sementara Natural Kei menggambarkan seseorang yang hidup di sebuah kota kecil atau pedesaan yang berbatasan dengan hutan sehingga terkadang mereka menghabiskan sebagian waktunya di hutan. Maka dari itu, pakaian mereka bisa dibilang lebih ‘trendi dan modern’ daripada Mori Girl Style.

Natural Kei (8) Natural Kei (3)

Umumnya pakaian mereka lebih berwarna, dengan berbagai corak, dan dilengkapi dengan beberapa aksesoris yang ‘unik.’ Tidak jarang Natural Kei memperlihatkan adanya pemakaian celana atau legging.

Natural Kei (2)

Banyak orang menganggap bahwa Natural Kei terinspirasi oleh kisah “Little House in The Prairie” atau seri “Anne of Green Gables.” * fortunately, they are my all time favorite books, so I kind of get the idea what natural kei looks like. *

natural kei 9

Cukup sulit memang membedakan keduanya terlebih lagi bagi orang awam seperti saya, apalagi ketika saya googling dan menemukan istilah Mori Girl bercampur dengan Natural Kei. Akan tetapi, setelah membaca dari sekian banyak postingan mengenai kedua style ini, saya merasa bahwa saya bisa membedakan keduanya dari ‘feel’ atau kesan yang diberikan. Saya membayangkan pakaian apa yang akan saya kenakan jika saya tinggal dan hidup di dalam hutan. Dan apa yang akan saya kenakan ketika hendak bermain, membaca buku, hingga menikmati keindahan hutan.

 

 

 

 

 

25 Idol Actor in Kdramaland

For us who attracted by Kpop idol. For us who addicted to Kdrama. Just think of it as a treat when we watched our idol acted in kdramaland. Usually, the drama will be a big hit since almost all the Kpop singer, Boyband, or Girlband had a wide and loyal fanbase, locally and internationally.

Some of them got praises of their acting while some other just so so. Although I must admit, all of them are getting better in acting. I guess, they all keep on learning from their sunbae actor.

So, here they are! Idol Actor that have been catch my eyes. Are they in your list too?

  1. DO of EXO-K

do exo

  • EXO Next Door (Naver TV Cast, 2015)
  • Remember You (KBS2, 2015)
  • It’s Okay, That’s Love (SBS, 2014)
  • To The Beautiful You (SBS, 2012)
  1. GO of MBLAQ

go mblaq

  • Pure Love (KBS2, 2013)
  • Ghost (SBS, 2012)
  • KPOP – The Ultimate Audition (Channel A, 2012) cameo
  • Salamander Guru (SBS, 2012) cameo
  • Welcome to The Show (SBS, 2011) cameo
  • Housewife Kim Kwang Ja’s Third Activities (MBC, 2010) cameo
  1. Jung Yonghwa of CN.Blue

jung yonghwa

  • The Three Musketeers Season 1 (tvN, 2014)
  • Marry Him If You Dare (KBS2, 2013)
  • A Gentleman’s Dignity (SBS, 2012) cameo
  • You’ve Fallen for Me (MBC, 2011)
  • You’re Beautiful (SBS, 2009)
  1. Kang Min Hyuk of CN.Blue

kang min hyuk

  • The Heirs (SBS, 2013)
  • Unexpected You (KBS2, 2012)
  • You’ve Fallen for Me (MBC, 2011)
  • It’s Okay, Daddy’s Girl (SBS, 2010)
  1. Lee Hongki of FT. Island

lee hongki

  • Modern Farmer (SBS, 2014)
  • Bride of the Century (CSTV, 2014)
  • Noriko Goes to Seoul (KBS, 2011)
  • Muscle Girl (TBS, 2011)
  • My Girlfriend is a Nine-Tailed Fox (SBS, 2010)
  • More Charming by the Day (MBC, 2010)
  • You’re Beautiful (SBS, 2009)
  • Style (SBS, 2009)
  • On Air (SBS, 2008)
  • Unstoppable Marriage (KBS2, 2008)
  • Kkangsooni (EBS, 2005)
  • Neh Sontob Kkeuteh Bichi Nama Issuh (EBS, 2004)
  • Magic Kid Masuri (KBS2, 2002)
  1. TOP of BigBang

top

  • The Secret Message (NAVER tvcast, 2015)
  • IRIS (KBS2, 2009)
  • Musical Drama (SBS, 2007)
  • I’m Sam (KBS2, 2007)
  1. Choi Min Ho of Shinee

choi minho

  • Because It’s the First Time (Onstyle, 2015)
  • Medical Top Team (MBC, 2013)
  • To the Beautiful You (SBS, 2012)
  • Salamander Guru and the Gang (SBS, 2012)
  • Pianist (KBS2, 2010)
  1. Yook Sungjae of BTOB

yook sungjae

  • The Village: Achiara’s Secret (SBS, 2015)
  • School 2015: Who Are You? (KBS2, 2015)
  • Plus Nine Boys (tvN, 2014)
  • Reply 1994 (tvN, 2013)
  • The Heirs (SBS, 2013) cameo
  • When a Man Loves (MBC, 2013) cameo
  • Monstar (Mnet, 2013)
  1. Choi Si Won of Super Junior

siwon

  • She Was Pretty (MBC, 2015)
  • Masked Prosecutor (KBS2, 2015)
  • The King of Dramas (SBS, 2012)
  • Zhuan Shen Shuo Ai Ni (Hunan TV, 2012)
  • Skip-Beat! (FTV, 2011)
  • Poseidon (KBS2, 2011)
  • Athena: Goddess of War (SBS, 2010)
  • Oh My Lady (SBS, 2010)
  • Legend of Hyang Dan (MBC, 2007)
  • Spring Waltz (KBS, 2006)
  • 8 vs. 29 (KBS, 2005)
  • Precious Family (KBS2, 2004)
  1. Micky Yoochun of JYJ

yoochun

  • The Girl Who Can See Smells (SBS, 2015)
  • 3 Days (SBS, 2014)
  • Missing You @ I Miss You (MBC, 2012)
  • Rooftop Prince (SBS, 2012)
  • Miss Ripley (MBC, 2011)
  • Sungkyunkwan Scandal (KBS2, 2010)
  • Vacation (2006)
  • Rainbow Romance (MBC, 2005)
  • Banjun Drama (SBS, 2005)
  1. Kim Hyun Joong of SS501

kim hyun joong

  • Inspiring Generation (KBS2, 2014)
  • Dream High Season 1 (KBS2, 2011) cameo
  • Mischievous Kiss (MBC, 2010)
  • Boys Before Flowers (KBS2, 2008)
  • Spotlight (MBC, 2008, cameo)
  • Hotelier (TV Asahi, 2007, ep 7)
  • Can Love Be Refilled? (KBS2, 2005)
  • Nonstop 5 (MBC, 2005, ep 208)
  1. Cha Hak Yun of VIXX

cha hak yun

  • Sassy Go Go (KBS2, 2015)
  • The Family Is Coming (SBS, 2015)
  • Hotel King (MBC, 2014)
  • The Heirs (SBS, 2013)
  1. Hoya of Infinite

hoya

  • Mask (SBS, 2015)
  • She’s So Lovable (SBS, 2014)
  • Answer Me 1994 (tvN, 2013) cameo
  • Reply 1997 (tvN, 2012)
  1. Ok Taec Yeon of 2PM

ok-taecyeon

  • Assembly (KBS2, 2015)
  • Wonderful Days (KBS2, 2014)
  • Who Are You? (tvN, 2013)
  • Boku to Star no 99 Nichi (Fuji TV, 2011)
  • Dream High Season 1 (KBS2, 2011)
  • Cinderella’s Sister (KBS2, 2010)
  1. U-know Yunho of TVXQ

yunho

  • I Order For You (SBS Plus, 2015)
  • The Night Watchman (MBC, 2014)
  • Queen of Ambition (SBS, 2013)
  • I Live in Cheongdam Dong (jTBC, 2011) cameo
  • Poseidon (KBS2, 2011)
  • Welcome to the Show (SBS, 2011) cameo
  • Heading to the Ground (MBC, 2009)
  • Vacation (2006)
  • Rainbow Romance (MBC, 2005)
  • Banjun Drama (SBS, 2005)
  1. Noh Min Woo of TRAX (former member)

noh min woo

  • Eating Existence (NAVER tvcast, 2015)
  • My Unfortunate Boyfriend (MBC Dramanet, 2015)
  • Greatest Marriage (CSTV, 2014)
  • God’s Gift – 14 Days (SBS, 2014)
  • The Blade and Petal (KBS2, 2013)
  • Monstar (Mnet, 2013)
  • Full House Take 2 (SBS Plus, 2012)
  • Vampire Idol (MBN, 2011)
  • Midas (SBS, 2011)
  • Rock Rock Rock (KBS2, 2010)
  • My Girlfriend is a Nine-Tailed Fox (SBS, 2010)
  • Pasta (MBC, 2010)
  • Jung Yak Yong (OCN, 2009) cameo
  • Mrs. Town (tvN, 2009)
  • Tae Hee, Hye Kyo, Ji Hyun (MBC, 2009)
  • Detective Mr. Lee (tvN, 2008)
  1. L/ Kim Myung Soo of Infinite

L

  • The Time We Were Not In Love (SBS, 2015)
  • She’s So Lovable (SBS, 2014)
  • Cunning Single Lady (MBC, 2014)
  • The Master’s Sun (SBS, 2013)
  • What is Mom (MBC, 2012)
  • Salamander Guru and the Gang (SBS, 2012)
  • Shut Up Flower Boy Band (tvN, 2012)
  • Jiu (TV Asahi, 2011)
  1. Hyun Woo of 24/7

hyun woo

  • Awl (jTBC, 2015)
  • Yumi’s Room (O’live, 2015)
  • A Cat! Meow (KBS1, 2014)
  • Gap Dong (tvN, 2014)
  • Taste of Curry (KBS2, 2014)
  • Ugly Alert (SBS, 2013)
  • The Virus (OCN, 2013)
  • I Live in Cheongdam Dong (jTBC, 2011)
  • Deep Rooted Tree (SBS, 2011)
  • Hair Show (KBS2, 2011)
  • I’ll Teach You Love (MBC, 2010)
  • Call of the Country (KBS2, 2010)
  • Pasta (MBC, 2010)
  • Dream (SBS, 2009)
  • Tae Hee, Hye Kyo, Ji Hyun (MBC, 2009)
  1. Lee Jong Hyun of CN.Blue

lee jong hyun

  • Orange Marmalade (KBS2, 2015)
  • Adolescence Medley (KBS2, 2013)
  • A Gentleman’s Dignity (SBS, 2012)
  1. Kim Hyung Jun of SS501

kim hyun jun

  • Melody of Love (KBS1, 2013)
  • I Summon You, Gold! (MBC, 2013)
  • Love You (SBS Plus, 2012)
  • Glowing She (KBS Drama, 2012)
  • Pianissimo (TrendE, 2011)
  • Boys Before Flowers (KBS2, 2009) cameo
  • Spotlight (MBC, 2008) cameo
  • Hotelier (TV Asahi, 2007, ep.7) cameo
  • Nonstop 5 (MBC, 2005, ep.207) cameo
  1.  Park Hyung Sik of ZE:A

park hyun sik

  • High Society (SBS ,2015)
  • Persevere, Goo Hae Ra (Mnet, 2015)
  • What’s With This Family? (KBS2, 2014)
  • The Heirs (SBS, 2013)
  • Nine: 9 Times Time Travel (tvN, 2013)
  • Sirius (KBS2, 2013)
  • You Who Rolled In Unexpectedly (KBS 2012)
  • Dummy Mommy (SBS, 2012)
  • Gloria (MBC, 2010) cameo
  • Prosecutor Princess (SBS, 2010) cameo
  1. Si Wan of ZE:A

siwan

  • Misaeng (tvN, 2014)
  • Triangle (MBC, 2014)
  • Looking Forward to Romance (KBS2, 2013)
  • Pure Love (KBS2, 2013)
  • Reply 1997 (tvN, 2012) cameo
  • Standby (MBC, 2012)
  • The Equator Man (KBS2, 2012)
  • The Moon That Embraces the Sun (MBC, 2012)
  • Gloria (MBC, 2010) cameo
  • Prosecutor Princess (SBS, 2010) cameo
  1. Lee Joon of MBLAQ

lee joon

  • Heard It Through the Grapevine (SBS, 2015)
  • Pinocchio (SBS, 2014)
  • Mr. Back (MBC, 2014)
  • Gap Dong (tvN, 2014)
  • IRIS 2 (KBS2, 2013)
  • Ghost (SBS, 2012) cameo
  • I Need a Fairy (KBS2, 2012)
  • Salaryman Chohanji (SBS, 2012)
  • Jungle Fish 2 (KBS1, 2010)
  • Housewife Kim Kwang Ja’s Third Activities (MBC, 2010)
  1. Lee Seong Yeol of Infinite

lee seong yeol

  • D-Day (jTBC, 2015)
  • High School – Love On (KBS2, 2014)
  • Adolescence Medley (KBS2, 2013)
  • While You Were Sleeping (SBS, 2011)
  • Everybody Cha Cha Cha (KBS1, 2009) cameo
  • Good Job, Good Job (MBC, 2009) cameo
  1. Nam Woo Hyun of Infinite

nam wo hyun

  • High School – Love On (KBS2, 2014)
  • The Thousandth Man (MBC, 2012)

 

25 Film Bagi Para Penikmat Fashion

Event Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 sudah di depan mata. Event tersebut akan berlangsung di Senayan City dari tanggal 24 Oktober – 30 Oktober 2015. Jadi, dalam rangka menyambut JFW 2016, pas banget rasanya kalau saya posting sesuatu bertema fashion. Apalagi kalau bukan mengenai film * secara saya penikmat segala macam tontonan, termasuk film. *

Sepanjang saya menonton sebuah film, salah satu aspek yang saya perhatikan adalah wardrobenya alias pakaian, aksesoris, attitude, dan teman-temannya yang sering kali disebut sebagai fashion. Terlebih lagi jika disepanjang film tersebut kita dimanjakan dengan berbagai macam kostum yang indah dan unik. Makanya, bukan merupakan hal yang aneh lagi jika wardrobe para aktor dan aktris sebuah film terkadang menjadi ikon atau trendsetter fashion.

So, these are 25 movies worth to watch for their fashion * according to me, off course. do please remember, I am not one of those fashion expert out there. *  Jadi dari sekian banyak judul film, berikut ini 25 film yang menurut saya perlu di tonton buat penyuka fashion seperti saya.

1. Breakfast at Tiffany’s (1961)

Siapa yang tidak mengenal sosok Audrey Hepburn, seorang aktris yang terkenal tidak hanya dari aktingnya tapi juga hatinya. Sosok Audrey Hepburn di fim ini, dengan semua pakaian yang ia kenakan menjadi salah satu tren di dunia fashion. Di film inilah, “little black dress” pertama kali mendunia dan gaungnya terdengar hingga saat ini.

breakfast at tiffanys2 breakfast at tiffanys1 breakfast at tiffanys

2. Heather (1988)

Kalau ingin tahu bagaimana tren fashion remaja SMU tahun 80-an, film ini merupakan pilihan. And oh, I am a big fan of Winona Ryder, well, not that it is important to know.

heather 5 heather1 heather3 heather4 heathers2

3. An Education (2009)

Sebelum orang mengenal sosok Carey Mulligan booming melalui film The Great Gatsby. Saya telah lebih dulu mengenalnya melalui film ini. She is transform from highscool student into such a classy lady. I love all her dress, her coat, her glove, her accessories in this movie.

an education2 an education3 an education4 an education1

4. Clueless (1995)

Ah. I grew up with this movie. I love Alicia Silverstone during my teenage. Makanya pas banget ketika film ini tayang, saya langsung jatuh cinta sama semua pakaian yang ia kenakan. Film clueless ini juga ada versi dramanya. Jadi tidak heran jika film ini menjadi salah satu tren fashion di era 90an, terutama untuk anak remaja kala itu. I mean, who doesn’t want to be Cher?

clueless1 clueless3 clueless4 clueless5

5. Devils Wears Prada (2006)

Dari judulnya saja ada kata Prada, sudah jelas film ini ‘berbau’ fashion. Bagaimana tidak, film ini bercerita tentang kehidupan seorang asisten editor sebuah majalah fashion terkenal di dunia. Anne Hathaway dan Meryl Streep sense of fashion in this movie really blow my mind off.

Belum lagi fakta bahwa tokoh Andrea yang dimainkan Anne, pada awalnya adalah wanita ‘biasa.’ * Well, we even could call her “dork” thinking that she is working in fashion world * Film ini membuat para wanita percaya bahwa kita bisa menjadi seperti Andrea if we get the right job, the right clothes, and the right advice * hehe, that is solely my subjektif thinking. *

devil wears prada1 devil wear prada2 devil wear prada1

6. The Talented Mr. Ripley (1999)

Here is my bias Matt Damon. Menonton film ini karena Damon in it. But, again, fall in with love all the wardrobe in it.

the-talented-mr.-ripley4 the-talented-mr.-ripley2 the-talented-mr.-ripley2 the-talented-mr.-ripley1

7. Annie Hall (1977)

This is an iconic movie. I am deeply fallen for Annie’s (Diane Keaton) quirkiness. Film ini berhasil memperlihatkan fashion style of a smart, chic, and yet quirky eccentric women. This movie shown how men’s clothing and baggy looks perfect in women too.

8. Blow Up (1966)

Mengingat film ini mengenai kehiduan di sekitar fotografer fashion, maka tidak heran jika pastinya, kita disuguhi dengan banyak sekali hal-hal yang berhubungan dengan fashion.

blow up1 blow up2 blow up3

9. Breathless (1960)

Oooh, I love this movie. Suka banget sama film ini karena aktrisnya berambut pendek * lebih dikenal dengan nama pixie-cut style. I even tried this kind of hairstyle on me .* She looks so chic. Ditambah lagi dengan pakaian yang dikenakannya, yang kebanyakan berpola garis-garis alias stripe * which is also one of my favorite patterns. *

breathless breathless1

10. Funny Face (1957)

Film di mana kita dimanjakan oleh gaun-gaun nan indah yang dikenakan oleh Audrey.

funny face6 funny face5 funny face4 Audrey Hepburn in Funny Face funny face2 funny face1

11. Klute (1977)

All I can remember from this movie is Jane Fonda’s knee-high boots * and I really want one back then. *

klute2 klute3

12. Mary Antoinette (2006)

Secara pribadi, saya selalu suka dengan segala seuatu yang berhubungan dengan Mary Antoinette. Bisa dibilang, kisah sejarah yang membawa nama Mary hingga saat ini  meninggalkan bekas yang mendalam dalam ingatan saya. I love her story life.

Ketika film ini akan tayang, jelas saya sudah membayangkan indahnya gaun-gaun yang akan bermunculan. Dan ketika tayang, benar saja, saya dimanjakan dengan gaun-gaun khas ratu Prancis die ra itu, dengan berbagai warna pastel yang membuat saya berdecak kagum. Not to mention, Kirsten Dunst in it * love all her work since Jumanji till now. *

mary antoinette1 mary antoinette2 mary antoinette3 mary antoinette4

13. The Royal Tenenbaums (2001)

the-royal-tenenbaums the-royal-tenenbaums3

14. A Single Man (2009)

a single man2

15. Valley of The Dolls (1957)

valley of the doll3 valley of the doll2 valley of the doll1 valley of the doll

16. La Dolce Vita

17. Casino

Di film ini, saya mengenal bahan sequin * yang mahal itu * Sharon Stone terlihat sangat classy, elegan, mewah dengan gaun sequinnya.

casino4

casino2

 

18. Paradise Kiss

Siapa yang tidak tahu mengenai Fashion style orang-orang Jepang. Ratusan gaya dan tren mode bermunculan dari berbagai kota di Jepang. Sebut saja, harajuku style, mori girl style, lollita style, dan banyak lainnya.

Oleh karenanya, tidak heran jika banyak film Jepang yang menjadi tren dalam hal fashion. Salah satunya yang paling membekas di ingatan saya adalah film ini. Berawal dari manga, anime, lalu ke film. It’s all about fashion.

paradise kiss8 paradise kiss7 paradise kiss6 paradise kiss5 paradise kiss4 paradise kiss1

19. Royal Tailor

Saya akui kalau saya memang pecinta drama korea, namun tidak dengan film-film mereka * walaupun ada beberapa yang saya suka juga. * Jadi, jangan heran kalau 1 film dari Korea masuk ke dalam list saya ini.

Royal Tailor adalah sebuah film yang membuat saya terpukau dengan baju tradisional Korea yang disebut hanbok. Belum lagi, Park Shin Hye yang notabene aktris Korea favorit saya, yang mengenakan pakaian tersebut, semakin membuat saya jatuh hati dengan hanbok.

Salah satu hanbok yang menurut saya paling indah di film ini adalah hanbok berwarna Gold yang dikenakan Shin Hye dengan anggunnya ketika ia menghadap sang raja di sebuah pesta kerajaan.

royal tailor1 royal taylor2

20. Coco Before Chanel (2009)

Sepertinya film yang satu ini tidak perlu panjang lebar dibahas. Just look at the title. Chanel! what an iconic brand in fashion world.

coco before chanel5 coco before chanel3 coco before chanel2 coco before chanel1

21. Pretty Woman

pretty woman3 pretty woman2 pretty woman1

22. Confessions of Shopaholic (2009)

confession of a shopholic4 confession of a shopholic3 confession of a shopholic2 confession of a shopholic1

23. Sex and The City (2008)

No words to describe this movie since its pretty musch about their sense of fashion. Sebelum saya megenal film ini, saya terlebih dahulu mengenal drama serinya. Tidak terlalu terarik pada awalnya mengingat budaya AS jelas jauh berbeda dengan budaya Indonesia.

Tapi, melihat dari aspek fashion, I’m in love with this movie. Kita benar-benar dimanjakan dengan pakaian-pakaian indah, branded, dan mix n match yang keren. Belum lagi, nilai plus dari film ini, yaitu mengenai friendship between 4 of them, really make me envy.

sex and the city1 sex and the city2 sex and the city3

24. The Great Gatsby (2013)

Film yang diangkat dari sebuah novel ini memberikan visual yang benar-benar indah. Kita dimanjakan dengan berbagai gaun cantik berwarna nude dan pastel yang dikenakan oleh Carey Mulligan * I love her. *

greatgatsby1 greatgatsby2 greatgatsby3

25. Zoolander (2001)

zoolander1

Mengenal Bentuk Kerah

Menurut KBBI, ke·rah n leher baju (yang kaku).

Kerah pada baju, secara garis besar mempunyai 2 manfaat, yaitu dekoratif dan fungsional.

Fungsional: Kerah yang berfungsi untuk melindungi leher dan bahu dari sengatan sinar matahari maupun udara dingin dan juga menutupi kekurangan tubuh kita di bagian leher serta bahu. Misalnya, kerah turtle neck atau scarf.

Dekoratif: kerah yang berfungsi sebagai ‘pemanis.’ Adanya kerah pada pakaian akan menambah indah pakaian itu sendiri maupun si pemakainya. Kerah dekoratif juga dapat meminimalisir penggunaan aksesoris tambahan seperti kalung. Misalnya, kerah ruffle atau kerah bib.

Dilihat dari letaknya, kerah itu terbagi 3.

  1. Kerah tegak atau berdiri. Kerah ini ada yang terdiri dari 2 bagian dan ada yang hanya 1 bagian. Yang 2 bagian contohnya adalah kerah kemeja. Yang 1 bagian contohnya adalah kerah shanghai/ mandarin dan clerical.
  2. Kerah rebah atau datar. Kerah yang melekat atau sejajar pada bahu hingga ke sekeliling leher. contohnya adalah kerah peter pan.
  3. Kerah menggulung. Kerah yang berdiri tegak di bagian belakang leher kemudian menggulung atau membalik dibagian depan leher. Contohnya adalah kerah shawl.

Kalau kita sudah tahu mau kerah yang seperti apa, maka kita tinggal memilih pola kerah yang kita mau.

  • Kerah peter pan

peterpan collar

  • Kerah rebah pelaut atau kelasi

sailor collar 2 sailor collar 3 sailor collar

  • Kerah shawl atau selendang

hooded shawl collar shawl collar 1 shawl collar 4

  • Kerah rever

rever collar 2 rever collar 5

  • Kerah clerical

clerical collar 2 clerical collars

  • Kerah shanghai/ mandarin

mandarin collar 2 mandarin collar 3 mandarin collar button up

  • Kerah turtle neck/ kerah sweater

turtle neck collar 1 turtle neck collar

  • Kerah notched

 

notch collar

notch collar 2

  • Kerah bertha

bertha collar 2 bertha collar 3 bertha collar

  • kerah cape

cape collar 1 cape collar 2 cape collar 3

  • Kerah scarf

scarf collar 1 scarf collar 2 scarf collar 3 scarf collar

  • Kerah surplice

surplice collar 2 surplice collar

  • Kerah lapel

lapel collar 2 lapel collar

  • Kerah bib

bib collar 2 bib collar 3 bib collar 4 bib collar

  • Kerah Ruffle

ruffle colar ruffle collar 2 ruffle collar