Menengok Indonesia Travel Fair 2016

ITF-Kompas

Di Sabtu pagi yang Alhamdulillah cerah itu, akhirnya saya dan Dwi memutuskan untuk menengok Indonesia Travel Fair 2016, yang berlangsung di JCC. Setelah sehari sebelumnya tergoda dengan harga-harga tiket pesawat yang terpampang jelas dalam poster di atas.

Untuk dapat masuk ke dalam area pameran, kita diwajibkan membayar tiket masuk IDR 20.000 atau gratis kalau kita mempunyai kartu kredit keluaran BRI. Mengingat saya dan Dwi mengajukan diri untuk membuat KK BRI on the spot, jadilah kami gratis dapat tiket masuk.

Saat kami memasuki area pameran, terlihat lapang dan ‘agak sepi’ entah karena masih pagi atau memang seperti ini atmosfernya. Sambil berkeliling, kami sibuk tengok kanan kiri, depan belakang, mencari promo tiket, hotel atau trip murah. Pada akhirnya, yang paling menarik perhatian kami adalah tujuan Pahawang Lampung, Belitung, Bali,  Lombok, Pulau Komodo, Cruise ke beberapa negara, dan pastinya UMROH * kami memang planning untuk umroh tahun depan jadi semoga dimudahkan ya Allah, Aamiin. *

Kami pun segera beranjak pergi setelah puas mengelilingi, bertanya, dan mengumpulkan brosur untuk dikemudian hari * walaupun bisa dibilang kurang puas juga karena tenant yang mengisi pameran, menurut saya hanya sedikit dan kurang beragam. * Dari pengamatan, booth yang dipenuhi pengunjung adalah booth yang menawarkan Air Asia dan City Link. So, goodbye ITF, waiting for GTF di bulan April dan promo Air Asia selanjutnya.

Travelling and Umroh, here we come…

 

 

Indocraft 2013

indocraft_2013_1Waktu saya mendengar mengenai pameran ini, ingin sekali segera meluncur ke JCC. Penasaran dengan produk apa saja yang akan dipamerkan di sana. Dalam bayangan saya, pastinya banyak sekali produk Indonesia yang akan muncul di pameran ini. Apa yang bisa dikatakan, I LOVE INDONESIA.

After we arrive there, my eyes were spoiled with all te beautiful and artistic craft. Started with batik, tenun ikat, chopper, painting, accessories, jewelry etc. Ahhh… how I love Indonesia with all its culture and craft.

A beautiful handmade craft made of chopper

A beautiful handmade craft made of chopper

Clutch made of tenun ikat and crocodile leather. One piece for one design. How exclusive it is.

Clutch made of tenun ikat and crocodile leather. One piece for one design. How exclusive it is.

indocraft 2013 1 (3)

Would love to all this art

indocraft 2013 1 (4)

It is very colorful and soul free.

indocraft 2013 1 (7)

Subhanallah… It is soo pretty.

indocraft 2013 1 (8)

The crowd

indocraft 2013 1 (9)

Craft made of sand, sea shell etc

indocraft 2013 1 (10)

Handmade. Really inspiring. Want to make it by myself, can I?

indocraft 2013 1 (11)

Javanese Bride made of ceramics. Cut as pie.

indocraft 2013 1 (5) indocraft 2013 1 (6)

 

Pameran Peralatan Tempur TNI AD 2013

Bermula dari Pameran alutsista TNI AD tahun 2012  * yang saya pikir tidak akan diadakan lagi setelahnya, * saya dan keluarga memastikan bahwa kami akan mengunjungi pameran ini tiap tahunnya * kalau setiap tahun diadakan ya. * Maka jadilah, ketika kami melihat iklan di atas, kami putuskan untuk segera meluncur ke lokasi.

Let's go bro!

Let’s go bro!

Disambut Ondel-ondel khas Betawi.

Disambut Ondel-ondel khas Betawi.

Menurut saya pribadi, pameran tahun lalu jauh lebih menarik. Mungkin karena alutsista nya lebih banyak dan lebih lengkap * sepanjang ingatan saya. * Mungkin juga karena saat itu, saya datang ke pameran di hari kerja, sehingga pengunjung tidak terlalu padat dan saya bisa menikmati pameran lebih puas. Atau juga karena perasaan saya saja, hehehe.

First ride, panser.

First ride, panser.

Pasukan bekuda. Mmm.. sebenernya pengen nyobain naik, tappii ga muat kali ya kalo berdua..

Pasukan bekuda. Mmm.. sebenernya pengen nyobain naik, tappii ga muat kali ya kalo berdua..

Pameran alutsista tni ad 2013-5Pameran alutsista tni ad 2013-6Pameran alutsista tni ad 2013-7

Mama: "mas, emas yang di monas, kayanya emas 22 karat deh" hahahaha..

Mama: “mas, emas yang di monas, kayanya emas 22 karat deh” hahahaha..

Vintage and unik. Mobil RI 1 jaman baheula.

Vintage and unik. Mobil RI 1 jaman baheula.

Pas banget lagi panas-panasnya, nemu tukang es potong. Kirain es beginian udah punah, ternyata nemu di sini. rasa durian satu ya baaang :)

Pas banget lagi panas-panasnya, nemu tukang es potong. Kirain es beginian udah punah, ternyata nemu di sini. rasa durian satu ya baaang 🙂

Boooooooom!!!

Boooooooom!!!

Kopassus mania

Kopassus mania

Pura-pura jadi pajurit TNI AD. Pertama kali pake rompi anti peluru seberat 6 kg. Ckckckckc...

Pura-pura jadi pajurit TNI AD. Pertama kali pake rompi anti peluru seberat 6 kg. Ckckckckc…

Semangat bener ade saya mau coba tank yang satu ini.

Semangat bener ade saya mau coba tank yang satu ini.

Hoover driver

Hoover driver

meriam kuno

meriam kuno

Gayanya yang imut-imut aja ya. chibi chibi chibi!!!! cheeeseee!

Gayanya yang imut-imut aja ya. chibi chibi chibi!!!! cheeeseee!

Helicopter, sayang udah kesorean jadi ga sempet naik.

Helicopter, sayang udah kesorean jadi ga sempet naik.

Keramaian di pameran. Sayang ga sempet juga naik panser, rebutan euy...

Keramaian di pameran. Sayang ga sempet juga naik panser, rebutan euy…

tapi, biar bagaimanapun juga, saya sangat menghargai dan berterima kasih kepada TNI AD karena adanya pameran ini. Masyarakat jadi lebih tahu dan merasa lebih dekat dengan TNI AD. Anak-anak kecil menjadi bangga dan bermimpi bisa jadi anggota TNI AD.

Masyarakat awam, bisa lebih mengenal dan bertambah pengetahuannya mengenai TNI AD. Para fotografer bisa puas mengabadikan momen ini. Dan para prajurit bisa sedikit besantai dan menjadi selebritis dadakan dalam beberapa hari * maklum, kayanya ribuan orang minta foto bareng para prajurit TNI AD. Termasuk juga saya ^_^ *

IMG_6285 IMG_6353 IMG_6352 IMG_6351 IMG_6350

Sebelum pulang, Ini dia yang paling berkesan buat saya ^_^

Beratnya. Rompi anti pelurunya saja sudah 6 kg sendiri.

Now, waktunya pulang… belum puas rasanya…

Ga lengkap kalo ga berpose dengan background MONAS.

Ga lengkap kalo ga berpose dengan background MONAS.

Pameran alutsista tni ad 2013-19

Waiting for, Taksi...!!!

Waiting for, Taksi…!!!

Pameran Peranti Tata Saji Indonesia 2013

Mungkin tidak banyak orang Jakarta mengetahui even ini. Jujur, saya saja baru tahu ketika pameran telah menginjak hari ke 3. Itupun dari feed sebuah akun instagram milik williamwongso, yang dengan setia saya follow. Dan ada baiknya kalau kalian follow him. * He is such an inspirator, especially for his love through Indonesian food and Indonesian traditional market. *

Bergegaslah saya mengajak partner in crime saya alias my mom untuk menyambangi pameran tersebut. And what a surprise! Sesampainya disana, my eyes were spoiled with sooo many beautiful things. And it’s all made in Indonesia. How proud I am to be Indonesian. This exhibition is really worth it.

Pertama kali saya dimanjakan dengan penataan meja untuk jamuan makan dari beberapa daerah di Indonesia. And, damn, I just know it. Every province had their own table arrangement for special occasion. Can you imagine how many there are, since we have lots of islands and villages with different culture. Dan pastinya tidak kalah dengan penataan meja makan ala western.  Just look at these pictures.

Tata saji dari daerah Jawa Timur

Tata saji dari daerah Riau. cantik banget, sudah seperti gaya eropa.

Tata saji dari daerah Jambi.

Tata saji dari DKI Jakarta.

Ini dia penjelasannya. Ooo.. ternyata tumpeng itu bermakna pengharapan dan keselamatan.

Tata saji dari daerah Papua. Can’t you believe that the dark brown one is served as a plate.

Puas dengan keindahan peranti tata saji beberapa daerah, saya lanjut ke bagian peranti saji yang merupakan koleksi dari beberapa kolektor di Indonesia. Mulai dari peranti untuk menyajikan sirih, peranti memasak daerah Jawa dari puluhan tahun silam, hingga peranti untuk cuci tangan. Bahan pembuatnya pun berbeda, mulai dari kayu, rotan, bambu, kuningan, tembaga, bahkan emas!

It is from Bali.

Made of bamboo.

Eits, ini bukan teko untuk air minum yaaa. Ini teko untuk cuci tangan.

Tikar mendongdari Kalimantan.

Sebelum beranjak pergi ke bagian pameran yang lain, sempatkan diri untuk befoto. Tetap eksis bin narsis.

Look at her, she is soo happy.

So do I 🙂

Beranjak ke bagian hasil kerajinan tangan hampir semua daerah di Indonesia. Sekali lagi dimanjakan dengan berbagai pernak-pernik cantik  khas Indonesia * Oh God, please don’t let me be greedy today, that is my prayer. *  Bagaimana tidak, mulai dari peralatan rumah tangga, tas, sepatu, baju, kain tikar, makanan, just name it. It’s all there.

Ini hasil kerajinan dari Kalimantan. See, my mom really want to have tikar mendong.

Rattan and bamboo made. Okay, this one is definitely in my shopping list,

Ada juga hasil kerajinan yang berupa hasil daur ulang sampah.

Ada juga hasil kerajinan yang indah ini.

Terbuat dari kayu yang dilapisi kerang. Cantik nian.

Kalau yang ini, hasil kerajinan yang rasanya pengen saya bawa pulang.

Mom: “mama mau ni dibeliin yang ini” yeee, anaknya juga mau kali maa.. hehe

See, how rich our county are, with its culture. Make me love Indonesia, more and more. Sungguh saya sangat tidak menyesal mengunjungi pameran ini. Berharap tahun depan bisa datang lagi. Semoga pemerintah bisa mengadakan banyak pameran seperti ini. Gratis untuk masyarakat. Dan semoga publikasinya lebih gencar lagi, sebab sayang sekali jika banyak orang masih tidak tahu ada pameran semacam ini. Karena ini merupakan media pembelajaran yang sangat baik agar masyarakat umum, Indonesia khususnya, lebih mencintai negaranya dan produk dalam negrinya sendiri.

Selesai menjelajahi pameran peranti tata saji Indonesia, saya menyeberang ke pameran tetangga alias di sebelah. Kali ini adalah pameran produk dalam negri. Mulai dari perhiasan mutiara, giok, batu kristal, batu alam, kain tenun, kain batik, kain serat alami lainnya, kerajinan yang terbuat dari kulit, logam dll, bisa ditemukan di pameran ini.

So unique!

Once in a Lifetime Experience, The Exhibition of Alutsista TNI AD (Indonesian Army)

Date: Monday, October 8, 2012
Location: Monas (Monumen Nasional)

I finally decided to see the famous exhibition from TNI AD called Alutsista Arhanud TNI AD. For me, I think this is once in a lifetime experience. When will I see many weapons and army vehicle and even explore it in and out. First, some of you might be wondering what is Alutsista Arhanud TNI AD? Well, after did some browsing and asked a friend of mine, finally know the answer. Alutsista Arhanud TNI AD is Alat Utama Sistem Persenjataan Artileri Pertahanan Udara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. * Wow, that is a long one. *

Anyway, this is the first exhibition that was held by TNI AD. Kasubdis Penum TNI AD Letkol Zaenal M explained that this is a part of their responsibility to the citizen. It was a part of their wish to be more close with citizen. This exhibition was held on October 6-8, 2012 in Monas. It came from Kecabangan Perhubungan, Kecabangan Kavaleri, Kecabangan Penerbad, Kecabangan Zeni, Direktorat Kesehatan, Kopassus, Direktorat Perbekalan dan Angkutan, Industri Pertahanan Nasional, Kecabangan Peralatan, Kecabangan Infanteri, Kostrad, dan peralatan yang baru, Kecabangan Armed, and Kecabangan Arhanud.

OK, so I was very excited when I got there even though that day was so damn hot. And Thanks GOD, I had an off day from work, and since Monday is workday, so I hope there won’t be too much visitors. And I’m right. Well, not as many as Sunday, I guess. * At first, I was like… OMG. * This is not what I am expected. Not this many vehicle and weapons. Not to mention there are soldiers everywhere.

Welcoming gate

The crowd. Can’t imagine how crowded it was, during holiday.

Then I started to walk around, and I was like… * oowwww… woooow… * helicopter, panzer, tank, hover…. and I can explored them inside and outside??? * Woooooww…. * Then I, got crazy with my camera. Take picture here, there, and everywhere. While asking the soldier about all these things.

Truthfully, it took some courage of me, to take picture with a soldier, like this.

Truthfully, it took some courage of me, to take picture with a soldier, like this. * He is the first soldier I asked for, in this exhibition *

Pindad means Made In INDONESIA. yey!

Pindad means Made In INDONESIA. yey!

This one, is hard to get inside of it.

This one, is hard to get inside of it. And they said that there is space for 3 persons inside! it’s crazy!

This soldier as me to try to act like the operator.

This soldier told me to try acted like the operator.

My thought was, “can I operate this thing?” Even if I could, I just wish that it is for practice only, not for hurting others.

With all this amo, I don't think I want to ride in this vehicle

With all this ammo, I don’t think I want to be in this vehicle for a long time.

Salute! for the tank behind

Salute! for all the soldier and the tank behind

Stormer Tank (made in Alvis England)

Stormer Tank (made in Alvis England).

Kobra Modular air defence system (Battery Command Vehicle, 3D Multi-beam Search Radar, Missile Launcher) and Radar Giraffe

Cobra Modular air defense system (Battery Command Vehicle, 3D Multi-beam Search Radar, Missile Launcher) and Giraffe Radar. He explained how to perated this defense system.

Meriam 155 MM Caesar

Merriam 155 MM Caesar

Multiple Launcher Rocket System (MLRS) ASTROS II MK 6 (Made in AVIBRAS AEROSPACIAL Brazil]

Multiple Launcher Rocket System (MLRS) ASTROS II MK 6 (Made in AVIBRAS AEROSPACIAL Brazil]. These guys are the representative from the manufacturer from Brazil. After I asked them to have a picture with me, lots of people join in after me. I guess they are shy to asked them before.

This one is the “celebrity” in this exhibition. This is the newest weapons that we just bought from Brazil. And these guys were Brazil representative. It cost 405 million rupiah for each. * Wow… *
Rappiers, Bofors

Rapiers, Bofors

It’s quite scary to see all these ammo. Couldn’t imagine these things blow up right in front of us. Then I started to think about our brothers and sisters who still live with war around them. May God granted their live with PEACE.

Helicopter, our favorite!

Helicopter, our favorite!

The helicopter was visitors favorite. Just look at the crowd around it. Most of them are Kindergarten children. I even had no chance to go inside. The soldier who helped to go inside, looked very tired. They said, “it’s been three days now….” Well, take a rest then, change shift with other soldier. Then the problem is solved :p

Still with helicopter.

It's all inside the helicopter (pilot, helmet, missile, and rudal, except the one with hijab :p)

It’s all inside the helicopter (pilot, helmet, missile, and rudal, except the one with hijab :p)

These all real ammo. That is why the pilot was quite strict and scary when children approach and touch it or even try to play with it. They said, “please stay away, just look at it, it is dangerous.” Then I was like, “hush, hush, go, go, children… play in somewhere else...”

Random poses before going home ^_^

* Pfiuuuhh… * After all day long, I discover and explore almost all alutsista, It’s time to say goodbye. I am very satisfied, I even forgot how tired I am to walk around Monas. Quite proud with our TNI AD. We do have weapons, but I really hope that we won’t use it for real.

Since I prayer for PEACE, always. NO good things came from war. No matter how sophisticated and deadly our weapons are, It will be much better if We saw them for exhibition only. PEACE all the way.Thank you TNI AD, for protected our country and off course all of us all this time. I believe it is not an easy task.

Hopefully see you all in Next Year….. ^_^

Taking last Picture before Leaving the Exhibition site (See you Next year, Sir!!!!)

Taking last Picture before Leaving the Exhibition site * See you Next year, Sir! *