Dari Silangit ke Danau Toba, Sumatera Utara

It was one of many unforgettable moment in life. When I can see how beautiful my country is. North Sumatra, one of province in Indonesia which have lots of places to visit with their uniqueness and amazing view.

danau toba trip 2016 (63)Tujuan kami kali ini adalah Danau Toba dengan Pulau Samosirnya. Perjalanan dimulai dengan menaiki pesawat Sriwijaya Air dengan rute Soekarno Hatta (CGK) – Silangit (DTB). Bandara Silangit terletak di Siborong-borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.  Jarak dari pusat kota sekitar 7 km.danau toba trip 2016 (51)

Bandara Silangit dibangun pada masa penjajahan Jepang. Pembangunan kembali bandara ini mulai dilakukan sejak tahun 1995 dengan menambah landas pacu sepanjang 900 meter menjadi 1.400 meter. Pada Maret 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pengoperasian Bandara Silangit. Sejak saat itu pembangunan Bandara pun mulai dilakukan dengan gencar. Pada tahun 2011, Bandara Silangit akhirnya memiliki landas pacu sepanjang 2.400 meter. Pada tanggal 18 Januari 2011, Bandara Silangit didatangi oleh Presiden RI beserta rombongan yang menggunakan pesawat Boeing 737-500. Dengan kedatangan Presiden tersebut, dinyatakanlah bahwa Bandara SIlangit telah sanggup melayani pesawat sekelas B737. [Sumber: Silangit-airport.co.id]

Sebagai info tambahan, pesawat Sriwijaya Air yang kami naiki memberikan makan pagi di pesawat, * which is amaze me since we only have to fly for 2 hours. Well, good service if I may say.

Sesuai dengan namanya, Silangit, berada di bandara ini serasa kita dekat dengan langit. Udara yang amat dingin menyusup ke dalam kulit esaat kita menapakkan kaki di bandara ini. Hampir seperti dinginnya Dataran Tinggi Dieng di pagi hari atau Gunung Prau di siang hari.

Untuk menuju Danau Toba, tepatnya Kecamatan Muara, kami pun harus menempuh perjalanan lebih kurang 1 jam. Perjalanan yang dipenuhi dengan pemandangan indah di kanan kiri atas dan bawah. Sesekali, kami pun berhenti untuk mengabadikan momen ini.

See!

What a beautiful view, eventhough we taking it from the side road on our way to danau Toba.

Perjalanannya seharusnya memakan waktu lebih kurang 1 jam, terpaksa menjadi lebih lama karena saya terkagum-kagum dengan apa yang ada di depan mata saya * maklum, biasa lihat kemacetan dan gedung-gedung kaca beton menjulang ke langit *

Advertisements