[JFW2018 Day 7] Amazon Tokyo Fashion Week presents ROGGYKEI and UJOH

Last but not least, the most memorable and the hardest effort for a fashion show in my life, so far… 

Perjuangannya buat liat show Amazon Tokyo Fashion Week @roggykei dan @ujoh.official ini benar-benar tidak terbayangkan sebelumnya. 

Dari mulai persiapan di rumah lanjut perjalanan ke sency alias senayan city yang penuh drama. Bahkan bisa dibilang ngalahin drama korea. Sampai perjuangan hingga bisa duduk didalam fashion tent.

Bayangkan saja, mulai dari rencana pulang tenggo (dari sekolah) yang gagal. Kemudian, tepat sebelum kita berangkat, tersadar kalau invitationnya ketinggalan di loker sekolah. Alhasil saya jadi print undangan. Bagusnya lagi, printer di rumah sedang rusak. 

Mengingat waktu yang semakin dekat, kami putuskan untuk naik kereta ke palmerah baru lanjut taksi atau grab atau gojek. 

Sampai di palmerah, kami disambut kemacetan yang luaaarr biasa. Disaat kami siap memesan gojek (karena jam sudah menunjukkan 30 menit sebelum show), hujan turun dengan derasnya. 

Saat hujan mereda, aplikasi gojek saya error. Saya tidak bisa meng-cancel gojek yang memang keberadaannya masi jauh dari lokasi. 

Akhirnya memesan grab sambil terus mencoba cancel gojek. Saya pun pasrah, ketika akhirnya abang grab membawa saya entah lewat mana demi menghindari kemacetan yang menggila. 

Saat tiba di sency, saya pun didera rasa malu luar biasa. Kenapa? Karena saya lari dengan helm grab masih terpasang dengan manisnya di kepala saya, sementara si abang teriak-teriak meminta helm-nya. Malu… 

Disaat saya merasa lega, karena akhirnya sampai di lokasi dan mendengar kabar bahs show nya tertunda, saya dikejutkan dengan penuhnya fashion tent. Sampai-sampai sulit bagi saya hanya untuk sekadar masuk ke fashion tent. 

Mungkin karena ini show terakhir di Jakarta Fashion Week 2018 sebelum finale, yaitu Dewi Fashion Knights 2018, jadinya penontonnya super membludak. 

Plus, show ini mengusung tema Jepang.  Penasaran donk pastinya. Jadiiii, mau itu jalur VIP atau reguler, sama antri dan penuhnya. 

Saking penuhnya, AC yang biasanya super dingin itupun tak berasa.

Jadi makin penasaran donk ya. Bakalan kaya apa shownya. Dengan dalih mau bertanya, berhasil merangsek ke depan, percis pas di pintu scan. Tapi, antri lagi donk yaaa.

Pas pintu dibuka, baru kali ini mau liat fashion show kaya mau nonton apaan dah, grasak grusuk dorong-dorongan saking penuh dan antusiasnya plus kayanya pada takut ga dapat tempat duduk — Ini pada ga pernah liat fashion show live apa ya. Pikir saya. 

Hellooo, pasti dapet kali. 

And then, the show begin. Too fast, I think. Can’t get enough. 


Entah kenapa, show ini terasa sangat singkat. Seakan-akan terburu-buru. 

Apakah konsepnya seperti itu atau karena jadwal show yang sudah ngaret, sementara show final DFK 2017 sudah di depan mata. 
Atau karena perjuangan saya yang teramat berat dan penuh drama, sehingga membuatnya terasa sangat singkat. 

Entahlah… 

Padahal saya suka sekali dengan koleksi mereka. Lots of linen and cotton. Layer and oversize clothes. Love it! 

View this post on Instagram

Dear @jfwofficial . . Last but not least, the most memorable and the hardest… . Perjuangannya buat liat show #amazontokyofashionweek @roggykei @ujoh.official ini bener2 dah. Dari mulai perjalanan ke sency yang penuh drama yang bisa ngalahin drama korea, sampai perjuangan hingga bisa duduk didalam fashion tent. . Mungkin karena ini show terakhir di #jfw2018 sebelum finale, yaitu DFK2018, jadinya penontonnya super membludak. Plus katanya dari negri bunga sakura itu. Penasaran donk pastinya. Jadiiii, mau itu jalur VIP atau reguler, sama antri dan penuhnya, sampai pintu masuk tent mak. Saking penuhnya, AC yang biasanya super dingin itupun tak berasa. Jadi makin penasaran donk ya. ya. ya. Bakalan kaya apa shownya. Dengan dalih mau bertanya, berhasil merangsek ke depan, percis pas di pintu scan. Tapi, antri lagi donk yaaa. Pas pintu dibuka, baru kali ini mau liat fashion show kaya mau nonton apaan dah, grasak grusuk dorong-dorongan saking penuh dan antusiasnya plus kayanya pada takut ga dapat tempat duduk. Hellooo, pasti dapet kali. And then, the show begin. Too fast, I think. Can't get enough. . JFW2018 pun ditutup dengan penuh kenangan. #myJFWmoments #jfw10yrs

A post shared by Melly (@mel_ces) on

Dan, momen saya di JFW2018 pun ditutup dengan penuh kenangan.

See you next year dear Jakarta Fashion Week! 😘

Advertisements

[JFW2018 Day 6] Top White Coffee presents “Color Deconstructed” featuring Major Minor

Show yang paling saya tunggu di hari ke-6 ini, yaitu Major Minor. Kenapa? Tidak lain dan tidak bukan karena saya penasaran akan seperti apa koleksi yang ditampilkan salah satu brand yang masuk sebagai Dewi Fashion Knights 2017 di JFW 2018.

Meskipun kondisi badan tidak maksimal (saya sampai harus minum panadol), saya pun rela mengantri begitu panjang. 

Maklum, penontonnya membludak. Mungkin mereka sama penasarannya seperti saya. Mungkin juga mereka penggemar top white coffee. Atau loyal customer dari Major Minor. 

Ditambah lagi, banyaknya selebritis yang ikut menyaksikan show ini menjadi daya tarik tersendiri.

Begitu show dimulai, rasa penasaran hilang sudah. Major minor menampilkan koleksi pakaian mereka dengan detail kain yang dirangkai bak anyaman tikar dengan warna dominan putih.

Terakhir, kami dikejutkan dengan munculnya Ayushita dan Abimana yang turut menjadi model Major Minor di atas runway — Well, ga terlalu terkejut sih. Mengingat keduanya adalah brand ambassador top white coffee. Dan juga mengingat saat mengantri kami sempat bersebrangan dengan mereka. Bahkan Hanny sempat berfoto bersama Abimana. 

[JFW2018 Day 6] VIVO presents “VIVO V7+ Beyond Fashion” featuring Ats The Label and Monday to Sunday

Setelah melihat fashion show Major Minor di fashion tent, kami pun bergegas ke fashion atrium untuk melihat show Ats the Label dan Monday to Sunday.

Namun, sangat disayangkan kami terlambat sampai di lokasi — akibat show di fashion tent yang cukup telat dari jadwal.

Kami hanya sempat melihat finale dari fashion show kali ini. Padahal, saya ingin sekali melihat koleksi pakaian ready to wear mereka. 


[JFW2018 Day 6] Dekranasda present Artina, Batik Chic, Khanaan, dan Tandamata

Melaju ke Fashion Atrium di Senayan City, kami pun tiba tepat waktu – sebenarnya sudah telat kalau dari jadwal – untuk menyaksikan fashion show dari Dekranasda DKI Jakarta.

Pada kesempatan ini, kami pun melihat sosok Ibu Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ikut menyaksikan show ini. Makanya tidak heran kalau fashion atrium penuh sesak oleh para penonton dan juga jurnalis.

Show pun dimulai. Mengingat show in melibatkan beberapa brand binaan Dekranasda DKI Jakarta, maka dari itu kental sekali terasa suasana DKI Jakarta di dalam fashion Atrium. Hal ini dapat dilihat dari MC yang notabene abang dan none jakarta, pembukaan show oleh kepala dekranasda, hingga musik khas DKI Jakarta yang mengiringi  para model berjalan di catwalk.

Sementara brand binaan yang menampilkan karyanya adalah Artina,Batik Chic, Khanaan, dan Tandamata. Dari semua brand tersebut, I must say I love them all.

Masing-masing mempunyai keunikan tersendiri. Batik Chic yang didesain Novita Yunus dengan kebaya encim yang modern, 3D look, dan colorful. Khanaan hasil karya Khanaan Shamlan dengan warna nude dan aksen bulu-bulu – ditambah lagi diperagakan oleh Dwi Handayani Syah Putri dan Sarah Sofyan.

Berikut ini beberapa gambar yang berhasil tertangkap kamera kami.

Batik Chic

Khanaan

TandamataFinale…Lihat videonya dibawah ini,

 

 

 

 

 

[JFW2018 Day 6] Cherryn Lim

Setelah melewatkan hari ke-3, 4, dan 5 Jakarta Fashion Week 2018 karena kondisi kesehatan yang kurang baik dan juga padatnya kegiatan di sekolah, akhirnya saya berhasil mengajak Dwi dan Hanny untuk menghadiri JFW2018 hari ke-6.

Kali ini, fashion tent dipenuhi para penggemar karya desainer Caroline Lim yang dikenal dengan merk Cherryn Lim. Selama 30 menit, kami disuguhi sederetan gaun malam dan gaun pernikahan yang indahnya bukan main.

Mulai dari gaun malam berwarna pastel hingga berwarna yang lebih berani, seperti merah. Terakhir, gaun pengantin berwarna putih yang bertahtakan detail payet yang dipakai para model terlihat sangat indah dan bersahaja.

Lihat videonya di bawah ini,