Belajar Itu Tidak Mudah!

Dulu, ketika saya masih sekolah, seringkali saya mendengar orangtua bilang kalau belajar itu mudah alias gampang. Masalahnya cuma kita ingin belajar atau tidak dan bagaimana usaha kita untuk belajar.

Yang susah itu, menghasilkan uang untuk membiayai kita sekolah. Intinya, bekerja lebih susah ketimbang cuma belajar.

Dari sudut pandang orangtua, tentu saja hal itu benar.

Tapi, pernahkah kita menempatkan diri sebagai anak-anak (usia dini terutama). Bagi mereka,

Belajar jelas bukan hal yang mudah.

dscn2979Bayangkan ketika kita pertama kali masuk sekolah. Entah itu TK, SD, SMP, SMA, bahkan Universitas. Pasti ada perasaan takut tersembunyi di dalam hati kita.

Sekarang, bayangkan kita adalah seorang anak berusia 1,5 – 2,5 tahun di hari pertama kita masuk sekolah.

Kita datang ke tempat yang baru, gedung yang baru pertama kali kita datangi, penuh oleh anak-anak dan orang dewasa yang asing bagi kita.

Kemudian masuk ke dalam ruangan yang penuh mainan, buku, dan fasilitas lain yang jelas bukan milik kita. Banyak sekali yang harus kita pelajari.

Bagaimana caranya supaya bisa kenal semua orang ini?

Bagaimana bergaul dengan mereka?

Bagaimana cara memainkan semua mainan ini?

Bagaimana cara membaca buku itu?

Bagaimana cara memakai semua fasilitas itu?

Bisakah kita melakukan semua itu?

Dan jutaan pertanyaan lain yang berkeliaran bebas di kepala kita, persis di hari pertama kita menginjakkan kaki di sekolah.

Untuk menjawab semua pertanyaan di atas. Cuma satu jawabannya.

Belajar.

Kita harus belajar.

Bagaimana caranya? Untuk belajar, kita harus memberanikan diri untuk masuk sekolah dan mencoba segala sesuatu yang baru di sepanjang perjalanan sekolah kita.

Belajar adalah kerja keras, dan mengambil resiko… akan kemungkinan untuk ditertawakan, disalahkan, tidak diacuhkan, atau ditolak. (Hyson, 2004)

Sekarang, siapa sih yang dengan sengaja berani untuk ditertawakan, disalahkan, tidak diacuhkan dan ditolak. Saya rasa tidak ada.

Selama kita tidak memiliki fondasi emosional yang kuat maka kita semua pasti akan menghindari hal tersebut. Yang berarti, kita tidak akan bisa mempelajari apapun juga.

Jadi, siapa bilang kalau belajar itu mudah?

Ya, belajar itu mudah. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Belajar tidak dibatasi oleh umur, kekayaan, ataupun jarak.

Akan tetapi, belajar itu juga tidak mudah. Belajar membutuhkan usaha dan kerja keras. Belajar juga membutuhkan keberanian, bahkan hanya untuk sekadar memulainya.

Dan bagi saya, bahkan untuk punya keberanian saja bukanlah perkara yang mudah.

Meskipun belajar bukan hal yang mudah, lantas bukan berarti kita jadi berhenti belajar atau malas belajar. Ini berarti kita harus menghargai sekecil apapun pengetahuan dan keahlian yang kita dapat melalui proses belajar.

Kita harus bersyukur bahwasanya kita masih diberi kesempatan untuk belajar sesulit apapun itu. Karena, percayalah, kalau banyak orang di luar sana, yang ingin belajar namun tidak punya kesempatan untuk belajar, melainkan hanya menjadi sebatas impian.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s