Cara Mengurus KTP yang Hilang

23 Desember 2015, Rumah Pak RT

Ini dia, kartu yang paling penting sedunia. Makanya, kartu ini adalah prioritas nomor wahid untuk diurus secepatnya.

Untuk mengurus KTP atau Kartu Tanda Penduduk yang hilang, saya membutuhkan surat pengatar dari Pak RT.

Yang harus dibawa ke Pak RT:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)

GRATIS, tanpa biaya. Selembar surat keterangan sudah ditangan. Saya tinggal menuju Kelurahan.

Tapi, rencana tinggal rencana, Saya meminta surat tersebut di malam hari dengan maksud mengurus keesokan harinya. Tapi ternyata, it is long weekend. Saya lama tak tengok kalender hingga lupa kapan saja tanggal merahnya. terpaksa, menunggu hingga Senin tiba.

28 Desember 2015, Kelurahan Sawah

Saya start sebelum jam 08.00 pagi. Secepatnya, saya meluncur ke Kelurahan Sawah.

Yang harus dibawa ke Kelurahan:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  4. Surat Pengantar dari Pak RT

Saya langsung menuju loket pelayanan, bertemu dengan Ibu Ita (pesan dari pak RT) * ternyata Bu Ita ini juga membuatkan surat pengantar dari RW. Mungkin dimintai tolong sama pak RT kali ya. * Makasih Bu Ita * beliau sangat ramah, tutur katanya sopan, dan murah senyum. *

Ternyata, sekarang KTP balik lagi ke KTP elektronik alias e-KTP * aneh banget deh, sebelumnya saya e-KTP, ketika pindah  kelurahan eh ganti lagi jadi KTP biasa, eh sekarang suruh balik lagi jadi e-KTP. cape deh. * Alhasil, pupus sudah rencana, yang tadinya membayangkan KTP akan jadi dalam waktu seminggu, sekarang, dalam sebulan baru akan jadi * garuk-garuk pala Barbie *

Tidak lama kemudian, saya pun dipanggil dan diberikan satu berkas untuk selanjutnya dibawa ke Kecamatan * panjang ya bo. *

28 Desember 2015, Kecamatan Ciputat

Alhamdulillah, adalah kalimat pertama yang saya panjatkan. Kenapa? Karena kantor Kecamatan Ciputat berada tepat dibelakang kantor Kelurahan Sawah. Bahkan, ada jalan tembus yang mempersingkat waktu tempuh. sekali lagi, Alhamdulillah. Hemat waktu dan tenaga. * coba kalau kantornya jauh seperti dulu waktu saya belum pindah ke sini. *

Sesampainya di sana, kita jelaskan maksud kedatangan untuk kemudian diperiksa kelengkapan berkas-berkasnya dan diberikan nomor antrian. * kesan pertama, wow, kantornya lumayan juga, sudah dibuat loket-loket macam di kantor pajak. *

Yang harus dibawa ke Kecamatan:

  1. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
  2. Fotokopi KTP yang hilang
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  4. Surat pengantar dari Pak RT-RW
  5. Formulir F-1.21 dari Kelurahan
  6. 1 lembar Pas Foto ukuran 2×3 (tidak dijadikan 1 berkas, dibutuhkan untuk membuat surat keterangan KTP)

Yang harus dilakukan di Kecamatan:

1. Ambil Nomor Antrian.

Sekali lagi, datanglah sepagi mungkin, untuk menghindari antrian.

2. Proses Perekaman dan Verifikasi Berkas.

Setelah dipanggil, saya serahkan berkas tadi, untuk kemudian diproses.

Bagi yang belum pernah membuat e-KTP, maka akan dilakukan proses perekaman (foto, rekam ke sepuluh sidik jari tangan, dan rekam tanda tangan).

Bagi yang sudah pernah * seperti saya * pihak kecamatan akan mencoba mengecek data kita untuk kemudian dicocokkan kembali atau diperbaharui * seperti kasus saya, yang sekarang pindah alamat *

3. Minta Surat Keterangan Yang menyatakan KTP sedang dalam proses.

Bawa kembali berkas yang tadi menuju loket yang tersedia. Sampaikan bahwa kita membutuhkan surat keterangan sebagai pengganti KTP, mengingat e-KTP baru akan kita terima dalam jangka waktu kurang lebih 1 bulan. Surat ini juga diperlukan untuk mengambil e-KTP kita nantinya.

Tunggu beberapa saat hingga nama kita dipanggil, lalu serahkan 1 lembar pas foto ukuran 2×3 untuk selanjutnya dilem dan dicap oleh petugas.

Penting untuk diingat:

Sebelum meninggalkan tempat, baik di rumah pak RT, kelurahan, atau kecamatan. Kita HARUS mengecek kembali berkas yang dibutuhkan dan juga hasil ketikan di setiap dokumen atau formulir. Jangan sampai ada kesalahan penulisan atau ketikan (misal, namanya salah huruf, nomornya beda 1 angka, atau alamat tidak sesuai KTP dll.) Kesalahan akan mengakibatkan kita untuk mengulang kembali proses dari awal karena kita akan ditolak pada saat mengurus dokumen lainnya.

 

 

One thought on “Cara Mengurus KTP yang Hilang

  1. Pingback: Mengurus SIM yang Hilang | my30uplife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s