Mengenal Bahan Chiffon

chiffon silkApa itu Chiffon?

Chiffon merupakan jenis bahan yang ringan, licin, dan melayang. Nama chiffon sendiri berasal dari bahasa Perancis yang artinya pakaian. Perawatan bahan chiffon bisa dibilang cukup sulit karena bahan ini tipis dan mudah sekali untuk robek atau tertarik benangnya jika tersangkut sesuatu * misalnya saja, tersangkut kuku kita yang tajam * Chiffon ini ada yang hanya 1 warna, ombre, bahkan ada juga yang bermotif. Umumnya bahan chiffon digunakan untuk gaun malam, gaun pengantin, blus, pita, scarf, pakaian dalam, atau aksesori.

Sejarah mengenai chiffon.

Sejak tahun 1700 an Chiffon sutra sudah dikenal masyarakat Eropa. Bahkan penggunaan bahan ini menunjukkan satus dan kekayaan seseorang di masa itu. Baru pada tahun 1938, chiffon dibuat tidak hanya berbahan sutra tetapi juga Nylon. Dan pada tahun 1958, chiffon poliester mulai dikenal oleh masyarakat luas.

Chiffon di masa sekarang.

Bahan chiffon ini, sekarang sedang kembali digandrungi masyarakat, terutama dari kalangan wanita berhijab. Kenapa? Karena bahan ini jika digunakan memberikan efek ringan, jatuh, flowy, and like a princess. Bahkan, bahan ini tidak hanya digunakan sebagai bahan utama pakaian tapi juga menjadi hijab itu sendiri.

Ditambah dengan banyaknya pilihan warna, mulai dari yang berwarna terang hingga pastel seperti, mint, mocca, dusty pink, salem, dan lain sebagainya.

Saya pribadi, sangat menyukai jenis bahan ini. Sebagai hijab, bahan ini memberikan kesan sederhana tetapi elegan. Bahannya yang ringan membuat kepala terasa lebih nyaman bahkan bila saya memberikan efek draperi dalam pemakaiannya. Sebagai pakaian, jelas, saya menyukai efek alami bahan ini yang tampak melayang. Memberi kesan anggun bagi pemakainya.

Akan tetapi, mungkin sebagian masyarakat masih awam dengan bahan chiffon ini. Secara kasat mata, bahan yang tipis, halus, dan menerawang pasti langsung kita ‘judge’ sebagai bahan chiffon. Alhasil, terkadang kita salah membeli bahan sehingga hasil jahitan tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

Satu hal lagi, bahan chiffon ini sangat sulit untuk dijahit. Bisa dibilang, tingkat kesulitan dan resikonya tinggi * kata mama yang suka menjahit * Makanya, jangan heran jika penjahit mematok harga mahal untuk menjahit pakaian dengan menggunakan bahan chiffon.

Sepengetahuan saya, ada beberapa jenis bahan chiffon * kalau saya mengandalkan sentuhan tangan untk membedakan jenis chiffon ini * dengan harga yang tentunya berbeda-beda. Di antaranya adalah,

  • Chiffon sutra

Chiffon ini bisa dibilang chiffon kelas utama, yang artinya paling bagus dan paling mahal. Bahannya tentu saja sangat halus, ringan, dan sangat tipis (transparan). Kita bisa merasakan kehalusannya dengan hanya memegangnya. Tetapi, hati-hati, karena bahan ini mudah sekali robek jika terkena atau tersangkut benda tajam. Bahan ini menjadi pilihan utama jika kita ingin membuat gaun seperti tampilan para putri.

chiffon silk1

chiffon silk

  • Chiffon berbahan dasar Poliester atau Rayon.

Terkadang chiffon jenis ini disebut juga Poli chiffon, chiffon viscose, chiffon crepe, crincle chiffon, chiffon satin dll.

Chiffon semacam ini, lebih kuat dan lebih murah bila dibandingkan dengan chiffon sutra. Bahannya pun tidak mudah robek. Jika kita pegang, bahan ini memang masih tergolong halus, namun jika kita jeli, bahan ini masih terasa sedikit kasardan kaku bila dibandingkan dengan chiffon sutra. Sehingga ketika kita pakai, memberikan efek jatuh, tapi tidak se ‘jatuh’ chiffon sutra.

chiffon poliester.

chiffon poliester.

Crinkle Chiffon Polyester

Crinkle Chiffon Polyester

Chiffon viscose

Chiffon viscose

  • Chiffon berbahan dasar campuran (Chiffon blend)

Chiffon ini biasanya lebih kuat dibanding dua jenis chiffon di atas. bahkan beberapa, ada yang terkesan lebih elastis. Harganya pun masih lebih murah dibandingkan dengan chiffon sutra.

Chiffon campuran katun dan sutra.

Chiffon campuran katun dan sutra.

Rayon Silk Blend Crinkle Chiffon (campuran sutra dan rayon).

Rayon Silk Blend Crinkle Chiffon (campuran sutra dan rayon).

 

Advertisements

2 thoughts on “Mengenal Bahan Chiffon

  1. saya suka dengan crepe. lebih tebal dari chiffon sutra soalnya. hasil ‘jatuhnya’ kain emang gak semulus si sutra, tapi masih tetep cakep. kalo dipake buat bahan kemeja juga bagus :3

    Like

  2. Pingback: 5 Ide Penggunaan Bahan Chiffon | my30uplife

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s