Your Job is Not Your Career

which one will you choose?

Your job is not your career. Rasanya, kalimat semacam itu sering kali kita temui atau kita dengar dari orang lain. Terutama akhir-akhir ini, di mana orang merasa pekerjaan hanya sebagai alat. Alat pemenuh kebutuhan. Setidaknya, itulah yang dirasakan sebagian besar orang-orang di lingkungan saya berada. Mereka bekerja hanya sekadar untuk mendapatkan gaji bulanan yang kelak dipakai untuk membayar tagihan-tagihan setiap bulannya.

Tidak ada lagi rasa enjoy dalam pekerjaan mereka, tidak ada lagi antusiasme ketika berangkat bekerja. Tidak ada lagi kreativitas yang bisa mereka persembahkan untuk tempatnya bekerja. Jika kita sudah merasakan hal semacam itu, maka patutlah kita berpikir untuk mencari pekerjaan di luar sana. Yang jauh dari tempat kita bekerja, yang berlawanan dengan pekerjaan kita, yang sesuai dengan hati dan passion kita.

Do you?

Dengan begitu, kita tidak lagi hidup hanya untuk bekerja, melainkan hidup untuk mendapatkan achievement dalam hidup kita. Ketika pekerjaan kita memenuhi kebutuhan duniawi, maka karier kita seharusnya memenuhi kebutuhan spiritual dan akhirat.  Dan pada akhirnya, tidak akan ada lagi rasa ‘kurang’ dalam kehidupan kita ataupun rasa tertekan karena pekerjaan kita semata.

Namun, banyak orang yang masih belum sadar bahwa kesuksesan dan pencapaian dalam hidup bukan hanya dilihat dari karier di pekerjaan kita. Bukan dari seberapa tinggi jabatan yang dapat kita raih di perusahaan tempat kita bekerja, bukan dari seberapa banyak uang dalam tabungan kita, ataupun dari seberapa mewah hidup kita dibandingkan dengan yang lainnya.  Pencapaian yang sesungguhnya adalah seberapa bermanfaatnya kita bagi orang-orang di sekitar kita.  Mulailah bertanya pada diri kita sendiri, apakah ada orang lain yang kehidupannya menjadi lebih baik karena kehadiran kita? Jika jawabannya adalah “Ya”, maka patutlah kita berbahagia, karena itulah achievement kita dalam kehidupan.

Sekarang, tengok diri kita atau bercerminlah. Sudahkah kita mendapatkannya? Achievement in life. Jika belum, carilah… karena tidak pernah ada kata terlambat untuk mendapatkannya.

We are never too old to learn. Never too old to try something new. Never too old to face up challenges. Furthermore, we are never too old to chase our dreams.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s