Mengelilingi Pulau Semak daun, Kepulauan Seribu

dsc00065

Pulau Semak Daun menjadi salah satu destinasi wisata di Kepulauan Seribu. Terakhir kali saya menginjakkan kaki di sini, tidak ada dermaga indah yang menyambut saya, terlebih lagi warung makanan. Pulau ini bisa dibilang tak berpenghuni.

dsc00064

Akan tetapi, sekarang telah dibangun dermaga yang rapi dan terdapat pula warung penjaja makan dan minum.  Pulau ini jadi terlihat ‘terawat.’ Penasaran dengan kondisi pulau semak daun terkini, saya pun mengelilingi pulau mengikuti garis pantai.

Kaget bukan main, di salah satu sudut pulau ini, terdapat tumpukan bahkan bisa dibilang gunungan sampah yang sebagian besar berisi sampah kardus makanan dan minuman. Sungguh amat disayangkan, pulau yang indah ini ternodai dengan keberadaan sampah.

Hal ini mengingatkan saya untuk menjadi wanderer yang bertanggung jawab. Wanderer yang tidak meninggalkan ‘jejak’ yang memberikan dampak negatif terhadap lingkungan yang dikunjunginya.

Salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah di tempat yang saya kunjungi terutama tempat yang tidak mempunyai tempat pembuangan sampah akhir atau pengolahan sampah. Solusinya adalah bawa kembali sampahmu!

Pernahkah Anda membawa kembali sampah dan membuangnya di tempat yang semestinya?

Bagaimana perasaan Anda ketika melakukannya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s